Arsip

Archive for the ‘Indonesia’ Category

Lagu Andai Aku Jadi Gayus Tambunan (Sebuah Tamparan Bagi Penegak Hukum)

Januari 15, 2011 1 komentar

Kasus Gayus memang benar-benar membuat banyak pihak jengah. Bagaimana tidak, penegak hukum kita seolah dipecundangi oleh terdakwa kasus penggelapan pajak ini. Dengan uang yang dimilikinya, Gayus dapat dengan bebas nonton tenis di Bali atau plesiran sampai ke luar negeri. Padahal statusnya adalah sebagai tahanan. Caranya tentu saja dengan menyuap pihak-pihak terkait.

Fenomena gayus dan ilmu SUAP yang dimilikinya ini, menggelitik seorang seniman bernama Bona untuk membuat lagu sentilan. Berangkat dari pengalamannya sebagai seorang napi, dia berusaha menyampaikan betapa tidak adilnya perlakuan hukum di negeri ini bagi si kaya dan si miskin.

Lagu ini sangat menarik karena iramanya yang dibuat easy listening dan mengikuti tren masa kini. Terlebih lagi suara Bang bone menurut saya mirip dengan suara vokalis ST12 atau D’Bagindaz he he he.

Tertarik untuk menyanyikannya, monggo kerso masdab ini klip dan liriknya :

Andai Aku Jadi Gayus Tambunan

Sebelas Maret
Diriku masuk penjara
Awalku menjalani

Proses masa tahanan
Hidup di penjara
Sangat berat kurasakan
Badanku kurus
Karena beban pikiran

Kita orang yang lemah
Tak punya daya apa-apa
Tak bisa berbuat banyak

Seperti para koruptor
Andai ku Gayus Tambunan
Yang bisa pergi ke bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi
Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan

Tujuh Oktober
Ku bebas dari penjara
Menghirup udara segar
Lepaskan penderitaan
Wahai Saudara
Dan para sahabatku
Lakukan yang terbaik
Jangan Engkau salah arah

Andai ku Gayus Tambunan
Yang bisa pergi ke bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi
Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan

Biarlah semua menjadi kenangan
Kenangan pahit
Dalam hidup ini

Andai ku Gayus Tambunan
Yang bisa pergi ke bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi

Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah

Pasrah akan keadaan

 

Renungan Hari TNI : Jendral Sudirman

Oktober 5, 2010 5 komentar

Jendral Sudirman bergerilya dengan ditandu

Tandu mungkin adalah simbol kelemahan dan ketidakberdayaan. Namun di tangan Jendral Sudirman, tandu ibarat simbol kekuatan, keberanian, pantang menyerah, dan perlawanan terhadap agresor yang menginjak-injak harga diri bumi Pertiwi di tahun 1949. Dalam tandu itu duduk seorang Jendral yang ringkih kondisi tubuhnya. Hanya satu paru-paru yang membantu kerja pernafasannya.

Namun jangan lihat fisik yang ringkih itu. Tapi lihat cita-cita tulusnya menjaga keutuhan Republik ini. Pancaran semangatnya seolah membakar hati rakyat Indonesia untuk turut berjuang membela panji-panji negara. Baginya hanya ada dua pilihan, Hidup mulia atau mati sebagai Syuhada. Merdeka atau Mati.

KISAH HIDUP JENDRAL SUDIRMAN


Jenderal Sudirman merupakan salah satu tokoh besar di antara sedikit orang lainnya yang pernah dilahirkan oleh suatu revolusi. Saat usianya masih 31 tahun ia sudah menjadi seorang jenderal. Meski menderita sakit paru-paru yang parah, ia tetap bergerilya melawan Belanda. Ia berlatarbelakang seorang guru HIS Muhammadiyah di Cilacap dan giat di kepanduan Hizbul Wathan.

Ketika pendudukan Jepang, ia masuk tentara Pembela Tanah Air (Peta) di Bogor yang begitu tamat pendidikan, langsung menjadi Komandan Batalyon di Kroya. Menjadi Panglima Divisi V/Banyumas sesudah TKR terbentuk, dan akhirnya terpilih menjadi Panglima Angkatan Perang Republik Indonesia (Panglima TNI). Ia merupakan Pahlawan Pembela Kemerdekaan yang tidak perduli pada keadaan dirinya sendiri demi mempertahankan Republik Indonesia yang dicintainya. Ia tercatat sebagai Panglima sekaligus Jenderal pertama dan termuda Republik ini.

Sudirman merupakan salah satu pejuang dan pemimpin teladan bangsa ini. Pribadinya teguh pada prinsip dan keyakinan, selalu mengedepankan kepentingan masyarakat banyak dan bangsa di atas kepentingan pribadinya. Ia selalu konsisten dan konsekuen dalam membela kepentingan tanah air, bangsa, dan negara. Hal ini boleh dilihat ketika Agresi Militer II Belanda. Ia yang dalam keadaan lemah karena sakit tetap bertekad ikut terjun bergerilya walaupun harus ditandu. Dalam keadaan sakit, ia memimpin dan memberi semangat pada prajuritnya untuk melakukan perlawanan terhadap Belanda. Itulah sebabnya kenapa ia disebutkan merupakan salah satu tokoh besar yang dilahirkan oleh revolusi negeri ini.

Sudirman yang dilahirkan di Bodas Karangjati, Purbalingga, 24 Januari 1916, ini memperoleh pendidikan formal dari Sekolah Taman Siswa, sebuah sekolah yang terkenal berjiwa nasional yang tinggi. Kemudian ia melanjut ke HIK (sekolah guru) Muhammadiyah, Solo tapi tidak sampai tamat. Sudirman muda yang terkenal disiplin dan giat di organisasi Pramuka Hizbul Wathan ini kemudian  menjadi guru di sekolah HIS Muhammadiyah di Cilacap. Kedisiplinan, jiwa pendidik dan kepanduan itulah kemudian bekal pribadinya hingga bisa menjadi pemimpin tertinggi Angkatan Perang.

Sementara pendidikan militer diawalinya dengan mengikuti pendidikan tentara Pembela Tanah Air (Peta) di Bogor. Setelah selesai pendidikan, ia diangkat menjadi Komandan Batalyon di Kroya. Ketika itu, pria yang memiliki sikap tegas ini sering memprotes tindakan tentara Jepang  yang berbuat sewenang-wenang dan bertindak kasar terhadap anak buahnya. Karena sikap tegasnya itu, suatu kali dirinya hampir saja dibunuh oleh tentara Jepang.

Setelah Indonesia merdeka, dalam suatu pertempuran dengan pasukan Jepang, ia berhasil merebut senjata pasukan Jepang di Banyumas. Itulah jasa pertamanya sebagai tentara pasca kemerdekaan Indonesia. Sesudah Tentara Keamanan Rakyat (TKR) terbentuk, ia kemudian diangkat menjadi Panglima Divisi V/Banyumas dengan pangkat Kolonel. Dan melalui Konferensi TKR tanggal 2 Nopember 1945, ia terpilih menjadi Panglima Besar TKR/Panglima Angkatan Perang Republik Indonesia. Selanjutnya pada tanggal 18 Desember 1945,  pangkat Jenderal diberikan padanya lewat pelantikan Presiden. Jadi ia memperoleh pangkat Jenderal tidak melalui Akademi Militer atau pendidikan tinggi lainnya sebagaimana lazimnya, tapi karena prestasinya.

Ketika pasukan sekutu datang ke Indonesia dengan alasan untuk melucuti tentara Jepang, ternyata tentara Belanda ikut dibonceng. Karenanya, TKR akhirnya terlibat pertempuran dengan tentara sekutu. Demikianlah pada Desember 1945, pasukan TKR yang dipimpin oleh Sudirman terlibat pertempuran melawan tentara Inggris di Ambarawa. Dan pada tanggal 12 Desember tahun yang sama, dilancarkanlah serangan serentak terhadap semua kedudukan Inggris. Pertempuran yang berkobar selama lima hari itu akhirnya memaksa pasukan Inggris mengundurkan diri ke Semarang.

Pada saat pasukan Belanda kembali melakukan agresinya atau yang lebih dikenal dengan Agresi Militer II Belanda, Ibukota Negara RI berada di Yogyakarta sebab Kota Jakarta sebelumnya sudah dikuasai. Jenderal Sudirman yang saat itu berada di Yogyakarta sedang sakit. Keadaannya sangat lemah akibat paru-parunya yang hanya tingggal satu yang berfungsi.

Dalam Agresi Militer II Belanda itu, Yogyakarta pun kemudian berhasil dikuasai Belanda. Bung Karno dan Bung Hatta serta beberapa anggota kabinet juga sudah ditawan. Melihat keadaan itu, walaupun Presiden Soekarno sebelumnya telah menganjurkannya untuk tetap tinggal dalam kota untuk melakukan perawatan. Namun anjuran itu tidak bisa dipenuhinya karena dorongan hatinya untuk melakukan perlawanan pada Belanda serta mengingat akan tanggungjawabnya sebagai pemimpin tentara.

Maka dengan ditandu, ia berangkat memimpin pasukan untuk melakukan perang gerilya. Kurang lebih selama tujuh bulan ia berpindah-pindah dari hutan yang satu ke hutan yang lain, dari gunung ke gunung dalam keadaan sakit dan lemah sekali sementara obat juga hampir-hampir tidak ada. Tapi kepada pasukannya ia selalu memberi semangat dan petunjuk seakan dia sendiri tidak merasakan penyakitnya. Namun akhirnya ia harus pulang dari medan gerilya, ia tidak bisa lagi memimpin Angkatan Perang secara langsung, tapi pemikirannya selalu dibutuhkan.

Sudirman yang pada masa pendudukan Jepang menjadi anggota Badan Pengurus Makanan Rakyat dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Keresidenan Banyumas, ini pernah mendirikan koperasi untuk menolong rakyat dari bahaya kelaparan. Jenderal yang mempunyai jiwa sosial yang tinggi, ini akhirnya harus meninggal pada usia yang masih relatif muda, 34 tahun.

Pada tangal 29 Januari 1950, Panglima Besar ini meninggal dunia di Magelang dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Semaki, Yogyakarta. Ia dinobatkan sebagai Pahlawan Pembela Kemerdekaan.

NASEHAT-NASEHAT JENDRAL SUDIRMAN


1. Jogjakarta, 12 Nopember 1945

Tentara hanya mempunyai kewajiban satu, ialah mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya, sudah cukup kalau tentara teguh memegang kewajiban ini, lagi pula sebagai tentara, disiplin harus dipegang teguh.

Tentara tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau orang siapapun juga.

2. Jogjakarta, 1 Januari 1946

Tentara bukan merupakan suatu golongan diluar masyarakat, bukan suatu kasta yg berdiri diatas masyarakat, tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu.

3. Jogjakarta, 17 Pebruari 1946

Kami tentara Republik Indonesia akan timbul dan tenggelam bersama negara.

4. Jogjakarta, 25 Mei 1946

Sanggup mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan negara Republik Indonesia, yang telah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, sampai titik darah penghabisan.

5. Jogjakarta, 27 Nopember 1946

Karena kewajiban kamulan untuk tetap pada pendirian semula, mempertahankan dan mengorbankan jiwa untuk kedaulatan negara dan bangsa kita seluruhnya.

6. Jogjakarta, 5 Oktober 1949

Pelihara TNI, pelihara angkatan perang kita, jangan sampai tni dikuasai oleh partai politik manapun juga.

Ingatlah, bahwa prajurit kita bukan prajurit sewaan, bukan parjurit yang mudah dibelokkan haluannya, kita masuk dalam tentara, karena keinsyafan jiwa dan sedia berkorban bagi bangsa dan negara.

7. Jogjakarta, Januari 1948

Bahwa kemerdekaan satu negara, yang didirikan diatas timbunan runtuhan ribuan jiwa-harta-benda dari rakyat dan bangsanya, tidak akan dapat dilenyapkan oleh manusia siapapun juga.

8. Jogjakarta, 17 Agustus 1948

Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih, akan tetap hidup, tetap menuntu bela, siapapun lawan yang aku hadapi.

9. Jagjakarta, 1 Agustus 1949

Bahwa satu-satunya hak milik nasional/republic yang masih utuh tidak berubah-ubah, meskipun harus mengalami segala macam soal dan perubahan, hanyalah angkatan perang Republik Indonesia (Tentara Nasional Indonesia)

10. Jogjakarta, 4 Oktober 1949

Jangan mudah tergelincir dalam saat-saat seperti ini, segala tipu muslihat dan provokasi-provokasi yang tampak atau tersembunyi dapat dilalui dengan selamat, kalau kita waspada dan bertindak sebagai patriot.

Angkatan perang Republik Indonesia lahir dik medan perjuangan kemerdekaan nasional. Ditengah-tengah dan dari revolusirakyat dalam pergolakan membela kemerdekaan itu, karena itu angkatan perang Republik Indonesia adalah :

1. Tentara Nasional.

2. Tentara Rakyat.

3. Tentara Revolusi.

Esensinya adalah bahwa Prajurit TNI harus memiliki militansi sbb:

1. Memiliki keunggulan moral dan moril.

2. Pantang menyerah dan rela berkorban.

3. Senantiasa bersama-sama rakyat.

SUDIRMAN DALAM NAGA BONAR



Lagu Wali Band Dibuat Versi Eropa

Agustus 4, 2010 5 komentar

Liputan6.com, Jakarta: Lagu Cari Jodoh yang dinyanyikan grup musik Wali tengah populer di Eropa. Lagu mereka dibawakan oleh Fabrizio Faniello, seorang musisi asal Republik Malta dalam bahasa Inggris. Cari Jodoh pun berubah menjadi I No Can Do.

Lirik I No Can Do ditulis oleh Mary Susan Applegate, musisi pencipta tembang The Power of Love yang dipopulerkan Celine Dion. Selain Cari Jodoh, rupanya Fabrizio juga menyadur ulang Baik-Baik Sayang milik Wali. Dan kali ini judulnya berubah menjadi My Heart is Asking You.

Vokalis Wali, Faank, tidak pernah menyangka lagunya bakal dinyanyikan Fabrizio. “Kita nggak pernah nyangka yah. Hanya saja kita coba bikin lagu yang jujur dan apa adanya. Dinyanyiin pengamen aja seneng kok. Apalagi sama orang luar negeri,” katanya dalam tayangan Halo Selebritis, Rabu (4/8).

Sementara itu, produser Fabrizio yakin kedua lagu Wali yang diaransemen ulang versi Inggris bakal menjadi raja di tangga lagu Eropa. “Saya pernah ke indonesia sebelumnya dan saya tahu jika lagu Wali dinyanyikan di Eropa bakal meledak. Wali termasuk grup musik yang lagunya paling banyak diunduh,” ucapnya.

Video I No Can Do (Cari Jodoh)

(video lainnya menyusul kalo nemu)

JANGAN MAU KALAH, AYO BIKIN VIDEO HEBOH SENDIRI :)

Juni 10, 2010 2 komentar

Apa yang bisa anda lakukan dengan kamera HP, web cam, ato camera digital??? Jawaban terbanyak dan pertamax yang terlintas di pikiran pasti “foto-foto”. Entah itu foto gaya sok manis, sok imut, sok garang, sok manyun, ga masalah. Yang penting bisa diupload di FB dan di tag kesana-kemari.

Itu kalo kita bicara soal fungsi kamera untuk mengambil gambar tidak bergerak. Trus pertanyaannya kalau kamera itu difungsikan untuk mengambil gambar bergerak alias video bagaimana? Kalo ini bisa jadi agak susah jawabnya. Memang sih, fungsi kamera sebagai perekam gambar video masih jarang dimaksimalkan di Indonesia. Malahan beberapa orang menyalahkan gunakan untuk merekam adegan tidak senonoh. Adegan tidak senonoh ini meliputi adegan mesum, ngintip orang, atau merekam tindakan-tindakan anarkis.

Sangatlah disesalkan, ketika teknologi tidak digunakan sebagai mana mestinya. Kata guru saya di SMA dulu, teknologi diciptakan untuk membuat manusia semakin produktif. Produktif di sini tentunya bersifat positif. Bukan malah sebaliknya. Mungkin sudah saatnya kita belajar dari masyarakat Amerika, Jepang, atau Korea yang mampu memaksimalkan teknologi (termasuk kamera) justru untuk mengasah talenta.

Tentu nama Justin Bieber sudah tak asing lagi bagi peminat jagad hiburan. Namun tahukah anda, ketenaran Justin Bieber didapat karena seringnya dia mengupload videonya saat bernyanyi, di YOUTUBE. Bermula dari situ, salah sorang pencari bakat langsung melihat potensi bintang dalam dirinya. Dan hasilnya… Taraaaaa… Justin kini menjadi salah satu penyanyi paling tenar di dunia. Bahkan di twitter konon dia menguasai arus twit sampai 10%.

Kembali lagi soal fungsi kamera di negara kita. Kita perlu mengadaptasi budaya positif negara lain terkait dengan penggunaan kamera ini. Di beberapa akun Youtube milik orang Jepang dan Korea, kita bisa menyaksikan banyak sekali remaja-remaja yang mengabadikan bakatnya. Dance, Menyanyi, Memasak, bermain musik, akrobat, bahkan sampai bakat unik seperti mengambil jarum dengan kelopak mata :hammer:. Walaupun diupload hanya untuk sekedar senang-senang, tapi tak jarang juga bisa mendapatkan penghasilan dikarenakan bakatnya dilirik oleh media entertainment.

Ksimpulannya…. Daripada kita Bugil di depan kamera dan bikin video mesum, mending buat video yang bermutu. Anda yang ahli main gitar, rekam permainan gitar anda! Anda yang ahli ndalang, rekam juga! Anda yang bisa tari Jaipong atau Remo, rekam tarian anda!Atau anda yang bisa nulis dengan kedua tangan dan kaki bersamaan, jangan malu…rekam juga talenta unik anda. Biarkan dunia tahu. Kalau orang Indonesia tidak hanya bisa mempopulerkan PETERP**N saja. Tapi Indonesia juga bisa menunjukkanpada dunia bahwa masyarakatnya punya Bakat yang tak bisa dibayangkan oleh bangsa lain.

Ditulis untuk mensupport gerakan #remarkableIndonesia di twitter.

Indonesia, Kita Ini Kenapa?

“Nak kalo pipis jangan di jalan! Malu dilihat banyak orang!”

“Le, ojo ngintip! Ngko timbilen!” (Nak Jangan ngintip nanti bintitan!)

“Jangan dua-duaan! Nenek bilang itu berbahaya!”

Saya kira sudah banyak nasehat soal moral yang sering dilontarkan oleh pinisepuh jaman doeloe kala. Baik itu bapak, ibu, nenek, kakek, pak Kyai, guru sekolah, dll. Dan gara-gara nasehat itu kita jadi mengartikan kalo lihat sesuatu yang tidak pada tempatnya maka sudah sepantasnya kita malu dan menundukkan pandangan. Sebagai contoh kalau tiba-tiba lewat cewek cantik, pakaian pating mecotot, ketat gak karuan, sampai bagian tubuhnya pada menonjol maka tindakan kita  adalah mengalihkan pandangan. Bukan malah menikmati tiap centi dan kemudian memasukkan dalam otak dan kemudian turun entah kemana.

Namun jaman sekarang sepertinya beda ya? Ato saya memang yang ketinggalan jaman? Organ vital yang saat saya menempuh pendidikan itu diajarkan untuk dijaga dari khalayak ramai, ternyata saat ini boleh diumbar kemana-mana. Anak smp dan sma main cinta sampai ke ranjang malah sudah biasa. Bahkan lebih afdol kalo direkam dan disebar di internet. Lumayan….. bisa tenar mendadak he he he he.

Lah, ngomong-ngmong soal merekam adegan kompor saat ini, kebetulan lagi anget-angetnya berita Ariel Peterporn eh Peter Pan. Maklum si Don Juan itu tersandung kasus video porno mirip dirinya dengan dua presenter papan atas sekaligus. Tak pelak, dunia maya (maya disini internet maksudnya, bukan mantannya si Ahmad Dhani) pun merespon dengan luar biasa. Nyang namanya di twitter, Ariel melejit jadi trending topic. Namanya pun berubah dikit jadi Ariel Peterporn (plesetan dari PeterPan). Sampe-sampe Justin Bieber, Paris Hilton dan Lady Gaga artis tersohor dari amrik sono tanya di twitter-nya : Who or what is Ariel Peterporn? Tau yang nanya artis nomor wahid dari luar negeri, pada keranjingan deh orang-orang kita kalau ariel itu artis yang tengah kesandung video tak senonoh.

Uniknya di twitter juga ada beberapa tanggapan dari anak usia remaja baik cewek maupun cowok, yang asik memperbincangkan itu video itu. Ada sih yang mengecam tapi tak sedikit yang saling bertukar link download. Bahkan beberapa juga dengan santai bilang kalau mereka sudah nonton.

Tak berhenti disitu saja, pas tadi saya makan Bakso bakar ada seorang cowok yang sempat kirim file itu ke temen ceweknya. Nah loh…..

Pertanyaannya sekarang, kita sebenernya kenapa ya??? Walaupun bukan termasuk orang alim dan beriman bak ustadz tapi saya kok kurang sepakat kalo urusan “beginian” dibawa ke ranah publik. Ato dengan kata lain dosa ya kita pelihara sendiri lah! Gak usah ikut-ikutan ngajak yang laen.

Perilaku pemeran video mesum itu boleh jadi telah dikutuk dan dihujat habis-habisan. Tapi kok bagi saya pribadi, perilaku para penghujat tidak kalah menjijikkan. Coba bayangkan, di salah satu berita, diperlihatkan sekelompok pelajar, pegawai negeri, dan mahasiswa dengan enjoy menikmati video ini beramai-ramai (laki perempuan).

Nah mas-mas dan mbak-mbak yang terhormat…. Itu yang ditonton barang pribadi loh. Dimana bentuknya bisa jadi mirip dengan yang kita punya. Gimana kalo pas nonton bareng Om Iblis mbisikin kita bwt berangan-angan kalo pelaku itu adalah orang yang ikut nonton di sebelah kita?

Kalo memang kita masih memandang Pancasila sebagai falsafah kehidupan berbangsa, mbok ya mari kita iling (ingat)! Sila pertama kita itu Ketuhanan. Apapun agama kita, pasti diajarkan untuk tidak menyebar aib orang lain khan?

Setelahnya, sila kedua itu Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab loh. Bukan kemanusiaan yang Labil dan Biadab. Jadi masa sih kita tega terus-terusan mengangkat Skandal jepit ini sampai berlarut-larut. Khan katanya beradab? Ayolah kita cari topik yang lebih manfaat. Soal tips cari duit kek, link kerja kek, atau soal wisata kuliner setempat (sambil bantu UKM ceritanya).

Masa sih kita mau terkenal gara-gara jadi negara dengan pengakses situs basah terbesar, ato gara-gara Ariel peterporn jadi Trending Topics nomor wahid….? Saya kira nggak toh… Ayo angkat sesuatu yang positif dari negara ini! Indonesia masih punya banyak hal baik dan luar biasa yang bisa dibanggakan.

TANAH AIR BETA

Aliena kembali menyuguhkan sebuah film dengan latar belakang daerah yang jarang terekspose. Kali ini NTT tempatnya. Setting ceritanya mengambil di kamp pengungsian pasca Timor-timur berpisah dari NKRI.

Ketika Timor-Timur berpisah dari Indonesia, perisahan harus terjadi, terhadap dua kakak beradik yang saling menyayangi, mereka terpaksa harus hidup dalam kondisi dan lokasi yang berbeda, dikarenakan kepentingan yang sangat tidak mereka mengerti, menjadikan Merry (10 th) harus tinggal berdua saja dengan ibunya…Tatiana (29 th) disebuah kamp pengungsian  di Kupang NTT. Sementara kakak laki-lakinya Mauro (12 th)  tinggal bersama pamannya… di Timor Leste!

Tatiana dan anaknya…Merry, hidup di sebuah kamp pengungsian bersama ratusan ribu orang pengungsi lainnya. Di antaranya Abubakar seorang keturunan Arab yang sudah turun temurun hidup dan tinggal di Timor-Timur

Tatiana mengajar di sekolah darurat di kamp tersebut. Merry juga bersekolah di tempat itu bersama Carlo seorang anak laki-laki yang sangat jail dan suka menggangu Merry, itu dikarenakan Carlo ingin sekali  mempunyai seorang adik dan merasakan kembali cinta kasih  keluarga

Kehidupan yang sangat berat di sebuah kamp pengugsian dan di tengah ketidakpastian akan keberadaan anak laki-lakinya, tidak membuat Tatiana menjadi lemah. Kerinduan Merry akan kakaknya dan penderitaan yang begitu mendalam dari sang ibu…menjadikan Merry, anak perempuan yang cerdas dan nekad.
Suatu hari Dari seorang petugas relawan, Tatiana mendapatkan informasi bahwa ada kemungkinan ia bisa bertemu dengan anak laki-lakinya

Dapatkah Tatiana bertemu anak laki-lakinya? Dapatkah Merry berkumpul dengan Mauro kakaknya? Saksikan di film !! ”TANAH AIR BETA”

Trailer :

Kenapa Topic Indonesia Sering Jadi Trending di Twitter?

Bagi anda pengguna twitter, apakah sadar kalau akhir-akhir ini topik dari Indonesia sering sekali jadi trending di twitter? Bermula saat piala Thomas/Uber kemarin, hingga saat ini hampir tiap hari topik-topik dari negara kita selalu bertengger.

Memang kejayaan Indonesia di trending topics bukanlah yang pertama kali. Namun kemunculan yang terlalu sering, bahkan bisa sampe leih dari satu topic, itu menunjukkan hal yang luar biasa. Apakah mungkin Harmoni SCTV, IMB, atau Scary Job bisa mengalahkan kepopuleran Bustin Jieber…? he he he he Justin Bieber maksudnya.

Hal ini ternyata dipengaruhi oleh sistem algoritma baru yang diterapkan pada trending topics. Dulu twitter mengidentifikasi topik yang telah menjadi populer sehari-harinya, namun kini algoritme yang baru akan mengindentifikasi topik-topik yang dengan cepat menjadi populer, yang berarti sedang dibicarakan olah banyak user di Twitter.

Twitter yang berisi data realtime, yang digunakan untuk membangun percakapan, berbagi informasi baik itu link atau gambar adalah tentang apa yang terjadi saat ini, dan Trending Topic pun sudah selayaknya meng-capture itu semua, dengan parubahan perubahan ini Twitter kini berusaha untuk membuat Trending Topic menjadi relevan kembali dan berusaha membuatnya menangkap apa yang tengah menjadi topik, yang bukan hanya ‘paling’ banyak dibicarakan tapi yang ’sedang’ banyak dibicarakan di seluruh dunia.

Kalau sudah seperti ini, harusnya pengguna twitter harus jauh lebih aktif dan kreatif dalam mengomentari isu-isu positif yang terjadi di dalam negeri. Karena saat isu tersebut menjadi trending topics, tidak mustahil bisa membuat orang luar akan tertarik dengan Indonesia. Kalo perlu ajak orang satu rumah, kampung, desa, propinsi, dst untuk bikin akun twitter dan janjian untuk ngebahas topic-topic menarik di daerah kita.

Visit Indonesia 2010 (Iklan Pariwasata Indonesia)

Soal urusan iklan pariwisata, boleh jadi kita kalah dengan negara tetangga. Bahkan saking rajinnya ngejar target wisatawan, si negara tetangga itu meng-klaim beberapa kebudayaan Indonesia.

BTW, saya kira tak perlu panjang lebar bahas soal kali mengklaim itu. Alangkah jauh lebih baik, kalo negara kita bikin Iklan pariwisata untuk mengenalkanpotensi wisata kita yang seabrek banyaknya. Namun, perlu diingat, bahwa jangan samapi iklan yang dibuat justru tidak menampilkan Indonesia sebagai bangsa yang kaya budaya, adat, dan panorama alam. Percuma donk kalo yang kita liatain mall, atau lapangan golf yang mungkin di negara lainnya udah pada banyak.

Tampilkan saja keunikan Indonesia dengan jujur. Bahkan bis bagong atau kopaja yang terkenal parah pun bisa kita jadikan sarana penarik wisatawan karena nilai petualangannya. Coba kita pikir, kalo bisa nyaman mah udah kebanyakan. Namun di mana lagi kita bisa naik bis yang campur ayam, kambing, bahkan sapi, ditambah live performance dari artis jalanan, serta uji nyali bila ada copet atau jambret (yg terakhir sebaiknya jangan deh). Jarang-jarang kan orang negara maju ngerasain hal-hal model begitu.

Nah kebetulan di youtube kemaren diluncurkan iklan pariwisata Indonesia yang keren banget. Iklan ini betul-betul membuat saya tak henti-hentinya tersenyum. Bukan karena lucu, tapi karena saya seolah melihat Indonesia yang begitu menarik di iklan ini. Walaupun kenyataannya saya tinggal di negeri ini.

Dalam iklan ini juga digambarkan bahwa dari kalangan borju sampai pengembara pun bisa mencari jenis wisata yang mereka idamkan di Indonesia. Dengan kata lain, Indonesia welcome untuk semua. So bagi anda turis asing….. please visit Indonesia…!!!!!

Video Visit Indonesia 2010

Indonesia OUR HOMELAND..
Indonesia OUR INSPIRATION..

BE READY TO HAVE A JOURNEY TO THE BEAUTY OF EQUATORIAL EMERALD..

ITS TIME TO VISIT INDONESIA

\(^_^)/

——————————————-

sight seeing di video ini :

Bali : terminal ubung, bandara ngurah rai, dreamland, balongan beach, ubud, kuta, pasar sukawati, tanah lot

Jabar : green canyon (pangandaran), atv (lembang bandung), parasailing (puncak)

Jatim : bromo, suku tengger, reoq ponorogo

Jogja : malioboro, paris (parangtritis beach), keraton

Jakarta : monas, kota tua, bundaran HI, museum fatahillah, mille (duh)

NTT : pulau komodo

Sulawesi : bunaken / wakatobi (not sure)

Daftar Peringkat Universitas di Indonesia

April 16, 2010 21 komentar

Daftar Peringkat Berdasarkan Web Ranking

1 Institut Teknologi Bandung
2 Universitas Indonesia
3 Universitas Gadjah Mada
4 Institut Teknologi Sepuluh November
5 Universitas Padjadjaran
6 Universitas Brawijaya
7 Universitas Bina Nusantara
8 Universitas Kristen Petra
9 Universitas Gunadarma
10 Universitas Pendidikan Indonesia
11 Universitas Sebelas Maret
12 Universitas Sumatera Utara
13 Universitas Airlangga
14 Institut Pertanian Bogor
15 Universitas Islam Indonesia
16 Universitas Diponegoro
17 Universitas Negeri Malang
18 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
19 Universitas Sriwijaya
20 Universitas Mercu Buana
21 Universitas Muhammadiyah Surakarta
22 Universitas Udayana
23 Universitas Surabaya
24 Universitas Hasanuddin
25 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
26 Universitas Katolik Parahyangan
27 Universitas Negeri Padang
28 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
29 Universitas Trisakti
30 Universitas Riau
31 Universitas Andalas
32 Universitas Mulawarman
33 Universitas Negeri Surabaya
34 Universitas Tanjungpura
35 Universitas Lambung Mangkurat
36 Universitas Cenderawasih
37 Universitas Negeri Semarang
38 Universitas Lampung
39 Universitas Ahmad Dahlan
40 Universitas Kristen Duta Wacana
41 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
42 Universitas Jember
43 Universitas Widyatama
44 Universitas Negeri Medan
45 Universitas Pelita Harapan
46 Universitas Bangka Belitung
47 Universitas Muhammadiyah Malang
48 Universitas Tarumanagara
49 Universitas Komputer Indonesia
50 Universitas Negeri Jakarta
51 Universitas Islam Sultan Agung
52 Universitas Jenderal Soedirman
53 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
54 Universitas INDONUSA Esa Unggul
55 Universitas Kristen Maranatha
56 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta
57 Universitas Katolik Soegijapranata
58 Universitas Kristen Satya Wacana
59 Universitas Paramadina Mulya
60 Universitas Sam Ratulangi
61 Universitas Malikussaleh
62 Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
63 Universitas Darma Persada
64 Universitas Islam Bandung
65 Universitas Yarsi
66 Universitas Trunojoyo
67 Universitas Swiss German
68 Universitas Al Azhar Indonesia
69 Universitas Negeri Makassar
70 Universitas Nasional
71 Universitas Jambi
72 Universitas Mataram
73 Institut Teknologi Nasional
74 Universitas Haluoleo
75 Universitas Widya Gama
76 Universitas Merdeka Malang
77 Universitas Negeri Gorontalo
78 Universitas Kristen Krida Wacana
79 Universitas Pakuan
80 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
81 Universitas Siliwangi
82 Universitas Palangka Raya
83 Universitas Jenderal Achmad Yani
84 Universitas Kristen Indonesia
85 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
86 Universitas Jayabaya
87 Universitas Tadulako
88 Universitas Negeri Papua
89 Universitas Krisnadwipayana
90 Universitas Islam Riau
91 Universitas Negeri Manado
92 Universitas Negeri Yogyakarta
93 Universitas Bengkulu
94 Universitas Islam Jakarta
95 Universitas Kanjuruhan
96 Universitas Dr. Soetomo
97 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jatim
98 Universitas Slamet Riyadi
99 Universitas Persada Indonesia YAI
100 Universitas Indraprasta PGRI
101 Universitas Muhammadiyah Purworejo
102 Universitas Pasundan
103 Universitas Muhammadiyah Jakarta
104 Universitas Syiah Kuala
105 Universitas Semarang
106 Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
107 Universitas Teknologi Yogyakarta
108 Universitas Surakarta
109 Universitas Widya Kartika
110 Universitas Borneo
111 Universitas Muria Kudus
112 Universitas Klabat
113 Universitas Ibn Khaldun
114 Universitas Islam Lamongan
115 Universitas Respati Indonesia
116 Universitas Balikpapan
117 Universitas Muhammadiyah Makassar
118 Universitas Narotama
119 Universitas 17 Agustus 1945
120 Universitas Islam Sumatera Utara
121 Universitas Islam Nusantara
122 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
123 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang
124 Universitas Atma Jaya Makassar
125 Universitas Musamus Merauke
126 Universitas Muhammadiyah Cirebon
127 Universitas Nusa Bangsa
128 Universitas Suryadarma
129 Universitas Muslim Indonesia
130 Universitas Nusantara Manado
131 Universitas Bung Hatta
132 Universitas Muhammadiyah Purwokerto
133 Universitas Djuanda
134 Universitas Advent Indonesia
135 Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
136 Universitas Batanghari
137 Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
138 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
139 Universitas Islam Syekh-Yusuf
140 Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan Lamongan
141 Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Sumber : http://www.4icu.org/id/

Peringkat Universitas di Indonesia berdasar Webometrics

Peringkat Universitas Dunia Webometrics (Inggris: Webometrics Ranking of World Universities) adalah inisiatif untuk mempromosikan dan membuka akses publikasi ilmiah guna meningkatkan kehadiran akademik dan lembaga-lembaga penelitian di Situs Web. Peringkatan dimulai pada tahun 2004 dan didasarkan pada gabungan indikator yang memperhitungkan baik volume maupun isi Web, visibilitas dan dampak dari publikasi web sesuai dengan jumlah pranala luar yang diterima. Peringkat ini diperbaharui setiap bulan Januari dan Juli, penyedia Web indikator universitas dan pusat penelitian di seluruh dunia. Pendekatan yang mempertimbangkan berbagai kegiatan ilmiah diwakili di situs akademik yang sering diwakilkan dengan penggunaan indikator bibliometrik.


1 Institut Teknologi Bandung
2 Universitas Indonesia
3 Universitas Gadjah Mada
4 Institut Teknologi Sepuluh November
5 Universitas Padjadjaran
6 Universitas Brawijaya
7 Universitas Bina Nusantara
8 Universitas Kristen Petra
9 Universitas Gunadarma
10 Universitas Pendidikan Indonesia
11 Universitas Sebelas Maret
12 Universitas Sumatera Utara
13 Universitas Airlangga
14 Institut Pertanian Bogor
15 Universitas Islam Indonesia
16 Universitas Diponegoro
17 Universitas Negeri Malang
18 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
19 Universitas Sriwijaya
20 Universitas Mercu Buana
21 Universitas Muhammadiyah Surakarta
22 Universitas Udayana
23 Universitas Surabaya
24 Universitas Hasanuddin
25 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
26 Universitas Katolik Parahyangan
27 Universitas Negeri Padang
28 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
29 Universitas Trisakti
30 Universitas Riau
31 Universitas Andalas
32 Universitas Mulawarman
33 Universitas Negeri Surabaya
34 Universitas Tanjungpura
35 Universitas Lambung Mangkurat
36 Universitas Cenderawasih
37 Universitas Negeri Semarang
38 Universitas Lampung
39 Universitas Ahmad Dahlan
40 Universitas Kristen Duta Wacana
41 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
42 Universitas Jember
43 Universitas Widyatama
44 Universitas Negeri Medan
45 Universitas Pelita Harapan
46 Universitas Bangka Belitung
47 Universitas Muhammadiyah Malang
48 Universitas Tarumanagara
49 Universitas Komputer Indonesia
50 Universitas Negeri Jakarta
51 Universitas Islam Sultan Agung
52 Universitas Jenderal Soedirman
53 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
54 Universitas INDONUSA Esa Unggul
55 Universitas Kristen Maranatha
56 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta
57 Universitas Katolik Soegijapranata
58 Universitas Kristen Satya Wacana
59 Universitas Paramadina Mulya
60 Universitas Sam Ratulangi
61 Universitas Malikussaleh
62 Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
63 Universitas Darma Persada
64 Universitas Islam Bandung
65 Universitas Yarsi
66 Universitas Trunojoyo
67 Universitas Swiss German
68 Universitas Al Azhar Indonesia
69 Universitas Negeri Makassar
70 Universitas Nasional
71 Universitas Jambi
72 Universitas Mataram
73 Institut Teknologi Nasional
74 Universitas Haluoleo
75 Universitas Widya Gama
76 Universitas Merdeka Malang
77 Universitas Negeri Gorontalo
78 Universitas Kristen Krida Wacana
79 Universitas Pakuan
80 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
81 Universitas Siliwangi
82 Universitas Palangka Raya
83 Universitas Jenderal Achmad Yani
84 Universitas Kristen Indonesia
85 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
86 Universitas Jayabaya
87 Universitas Tadulako
88 Universitas Negeri Papua
89 Universitas Krisnadwipayana
90 Universitas Islam Riau
91 Universitas Negeri Manado
92 Universitas Negeri Yogyakarta
93 Universitas Bengkulu
94 Universitas Islam Jakarta
95 Universitas Kanjuruhan
96 Universitas Dr. Soetomo
97 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jatim
98 Universitas Slamet Riyadi
99 Universitas Persada Indonesia YAI
100 Universitas Indraprasta PGRI
101 Universitas Muhammadiyah Purworejo
102 Universitas Pasundan
103 Universitas Muhammadiyah Jakarta
104 Universitas Syiah Kuala
105 Universitas Semarang
106 Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
107 Universitas Teknologi Yogyakarta
108 Universitas Surakarta
109 Universitas Widya Kartika
110 Universitas Borneo
111 Universitas Muria Kudus
112 Universitas Klabat
113 Universitas Ibn Khaldun
114 Universitas Islam Lamongan
115 Universitas Respati Indonesia
116 Universitas Balikpapan
117 Universitas Muhammadiyah Makassar
118 Universitas Narotama
119 Universitas 17 Agustus 1945
120 Universitas Islam Sumatera Utara
121 Universitas Islam Nusantara
122 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
123 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang
124 Universitas Atma Jaya Makassar
125 Universitas Musamus Merauke
126 Universitas Muhammadiyah Cirebon
127 Universitas Nusa Bangsa
128 Universitas Suryadarma
129 Universitas Muslim Indonesia
130 Universitas Nusantara Manado
131 Universitas Bung Hatta
132 Universitas Muhammadiyah Purwokerto
133 Universitas Djuanda
134 Universitas Advent Indonesia
135 Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
136 Universitas Batanghari
137 Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
138 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
139 Universitas Islam Syekh-Yusuf
140 Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan Lamongan
141 Universitas Tribhuwana Tunggadewi

We Are The World (new Version)

Februari 13, 2010 Tinggalkan Komentar

Pasca gempa Haiti dunia berbondong-bondong memberikan bantuan. Termasuk juga musisi-musisi top di luar. Salah satu caranya adalah dengan mengaransemen ulang lagu yang pernah ngetop di tahun 80-an, We Are The World.

Coba dengarkan pada menit 7:21. Di sana kita kan mendengar nama Indonesia disebut…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 775 pengikut lainnya.