Arsip

Archive for the ‘religi’ Category

Miss Hannah, “Islam Can Be Stylish”

November 16, 2010 4 komentar

Semenjak Miss Hannah memeluk Islam 4 tahun lalu, dia gelisah memikirkan bagaimana beratnya menjadi seorang muslimah di negara barat. Apalagi sebagai seorang Muslimah harus berpakaian dengan menutup aurat yang berbanding terbalik dengan gaya barat yang sangat terbuka.

Atas dasar itulah, Miss Hannah kemudian memutar otak bagaimana menciptakan fashion style yang menutup aurat namun bisa diterima di mata orang barat. Dia menginovasikan busana muslimah eropa dan muslimah yang tinggal di negara non muslim lainnya. Di sana para muslimah bisa tampil dengan modis sekaligus tetap dalam koridor norma agama sehingga mereka secara nyaman bisa bersosialisasi dengan masyarakat sekitarnya (yup ini menjelaskan bahwa Islam bukan anti-sosial).

Kini Miss Hannah bersama suaminya (ea..pupus dah harapan) membuka usaha kecil-kecilan, sebuah web fashion company yg namanya maysaa.com.

Berikut ini contoh rancangan Miss Hannah :

Miss Hannah 1
Miss Hannah 2
Miss Hannah 3
Miss Hannah 4
Miss Hannah 5
Miss Hannah 6
Miss Hannah 7
Miss Hannah 8
Miss Hanah 9
Miss Hannah 10
Miss Hannah 11
Miss Hannah 12
Miss Hannah 13
Miss Hannah 14
Miss Hannah 15
Miss Hannah 16
Miss Hannah 17
SUMBER :

Biarkan Kelemahan Itu Membuat Anda Hebat

November 4, 2010 Tinggalkan Komentar

Pernah tidak kita merasa sangat kekurangan dan tidak sempurna? Bahkan karena kekurangan itu kita mendapat cemoohan yang sangat menyakitkan hati. Kita tidak sanggup membalas karena di satu sisi, apa yang dihinakan pada kita adalah sebuah kenyataan. Kenyataan pahit yang terpaksa kita terima. Dunia pun seakan enggan memberikan pembelaannya. Saat itu kita mulai bertanya, apakah memang kita diciptakan untuk sendiri? Tanpa satu pihakpun yang menghargai kita apa adanya?

Namun selang beberapa lama kita mulai kebal dengan komentar miring orang lain. Tanpa disadari kita mampu menemukan sebuah cara tersendiri dalam menyikapi sesuatu yang dianggap kebanyakan manusia adalah “hina”. Kekurangan yang kita miliki menuntun pada sesuatu yang disebut dengan bakat dan kelebihan. Kita menjadi sesosok manusia baru yang bahkan lebih hebat dari kebanyakan orang.

Lihatlah bukankah telah banyak contoh orang yang mampu menyapa kejayaannya walaupun bagi kebanyakan orang mereka tidak sempurna. Garincha, pesepak bola asal Brazil yang kakinya tidak sama panjang, justru dia merupakan penemu tendangan pisang yang terkenal itu. Liu Wei juara China’s Got Talent, adalah seseorang yang tak punya lengan namun dapat bermain piano menggunakan kedua kakinya dengan begitu indah. Atau Mark Zuckerberg pencipta Facebook yang ternyata adalah seorang buta warna. Dan masih banyak lagi.

Kini, tinggal kita. Seseorang yang merasa dirinya sangat kurang dibanding orang lain. Kita memang tak bisa memilih untuk jadi manusia yang utuh tanpa cacat. Tapi kita bisa memilih untuk menjadikan kekurangan yang kita miliki sebagai sebuah kehabatan yang tak pernah dibayangkan.

Sejenak mari kita merenung bahkan menangis, dalam menikmati tayangan dibawah ini. Namun setelahnya biarkan semangat kita menuntun pada keinginan untuk bangkit.

 

QUOTES


Sesungguhnya KAMI telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya (QS 95:4)

 

Allah tidak menciptakan manusia itu ada yang pandai dan yang ada yang bodoh. Sebaliknya Allah itu menciptakan manusia itu berbeda-beda kepandaiannya (di bidang yang berbeda). Keberhasilan seseorang akan datang saat dia mengenali potensi dirinya (Abu Saif)

 

You Need to believe!!

(Master Ooguay, Kungfu Panda)

Hari Gini Sholat….???

Oktober 6, 2010 3 komentar

Saat adzan berkumandang di negeri kita tercinta dan kemudian ada ajakan sholat, inilah jawaban yang mungkin kita berikan :

  • Ah ntar aja di rumah
  • Wah celana kayaknya kotor, dan gak bawa sarung
  • Ga bawa mukenah, trus gimana donk
  • Halah nanggung banyak kerjaan
  • Sholat kan nomor dua, yang pertama sahadat he he he he
  • Ibadah yang penting di hati… syariat urusan belakangan…..
  • Aduh lagi halangan (khusu wanita)
  • Wah aku juga halangan (padahal laki-laki)
  • Males……
  • Halah, ngapain sholat. Toh banyak orang sholat tapi tetep aja kelakuan bejat.
  • Sholat gak sholat itu kan urusan gue, ngapain lu ikut-ikut sih.
  • (tak ngomong apapun, sambil pasang wajah masam)
  • (dan sejuta alasan lainnya yang penting ujung-ujungnya gak sholat).

He he he… itulah fenomena yang terjadi di masyarakat Indonesia. Negeri yang konon (ingat saya bilang konon) peduduknya sebagian besar umat Islam. Tak perlu heran! Karena inilah memang nyatanya.

Saya disini tak akan menjastifikasi mana yang benar dan mana yang salah. Yang sholatkah atau yang tak sholatkah. Boleh atau tidaknya meninggalkan sholat silahkan anda cari jawabannya sendiri! Soal pilihan akhir itu terserah masing-masing kita.

Hanya saja saya ingin berbagi gambar untuk kita renungkan bersama :

Muslim Khazakstan Mengerjakan Sholat Di Tengah Salju

Muslim Itali di kota Milan

Muslim India di Kota Mumbai

Muslim di Kota Yerussalem sholat dengan pengawasan ketat tentara Israel

Umat Muslim Amerika

Sholat di perahu

Tidak masalah, puing-puing bangunan pun jadi tempat yang layak untuk berjamaah

Sedikit tempat berpijak

Memang Penyelam yang bertugas Tidak Boleh Menghadap???

Kekurangan Fisik Tak Menjadi Halangan Untuk Menghadap-NYA

Mengerjakan Sholat di Perjalanan Udara

No Parking khan... bukan No Sholat

Luasnya Gurun Pasir tak sebanding dengan Luasnya Pengampunan-MU

Mendekatkan diri di hamparan rerumputan yang hijau

Sujud di tengah keramaian

Trotoar jadi salah satu pilihan bila tak menemukan masjid

Tubuh tak tegak karena cacat. Tapi orang ini tetap punya ssemangat untuk menegakkan tiang agama

Apa gunanya sehat jasmani kalau tak sehat rohani?

Semoga perdagangannya diberkahi

Sisihkan waktu saat bersenang-senang di taman kota

Sulitnya medan tak jadi hambatan

Di hadapan-NYA kita sama

Di Golden Gate

Selama menutup aurat kenapa tudak?

Benarkah seturan bakal seret kalau meluangkan waktu sejenak untuk ibadah yang satu ini?

Sholat berjamaah di sebelah kereta

Harusnya sel narapidana adalahtempat untuk memperbaiki diri

Kalau yang masjidnya gedhe dan banyak, tapi shof-nya lowong dan bolong-bolong tahu kan di mana?

Masjid Istiqlal

Categories: religi Tag:, , , ,

Puasa, Bulan Penuh Kejahatan…???

September 7, 2010 2 komentar

Gambar diambil dari acehforum.or.id

Sudah sering kita dengar para khotib yang mengatakan kalau semakin mendekati lebaran, maka shof solat berjamaah akan mengalami kemajuan yang signifikan. Dalam arti barisannya makin maju karena jamaahnya banyak yang menghilang entah kemana. Lucunya guyonan ini justru muncul di Indonesia yang ‘katanya’ sebagian besar penduduknya adalah beragama Muslim. Dan tentu saja guyonan ini tidak serta merta muncul begitu saja. Namun muncul karena pada kenyataannya itulah yang memang terjadi di negeri ini.

Hal ini cukup berbeda 180⁰ dengan kondisi di negeri barat seperti Australia, Amerika, dan inggris yang jamaah sholatnya ‘stabil’ dari awal puasa hingga Lebaran tiba. Itu masih ditambah dengan aktivitas keseharian mereka saat bulan Puasa yang luar biasa padatnya. Bayangkan, penganut Muslim di negara-negara barat, tetap harus bekerja seperti hari-hari biasanya. Hal ini dikarenakan sistem mereka yang tidak mengenal dispensasi untuk berpuasa bagi umat Muslim, sebagaimana yang terjadi di Indonesia. Tidak cukup hanya disitu, mereka juga menyibukkan diri dengan mengikuti kajian/seminar di Islamic Center terdekat. Jangankan amalan Wajib, amalan Sunnah pun mendapat porsi yang begitu diperhatikan.

Tak jarang umat Muslim di negeri barat menyempatkan diri menjadi sukarelawan untuk mensyiarkan Islam, ketika bulan Romadhon. Hal ini menarik, karena mereka dituntut untuk berinteraksi dengan masyarakat yang tidak semuanya bisa menerima Islam. Untuk itulah mereka dituntut untuk mengenal dan mempelajari secara mendalam tentang risalah Muhammad SAW ini. Dengan pengetahuan yang mendalam, diharapkan mereka mampu memberikan gambaran Islam secara untuh dan objektif. Sehingga dengan sendirinya itu akan menjadi dakwah yang efektif.

Logika ‘kuwalik’ (terbalik), malah terjadi di negeri kita tercinta ini. Korupsi, terorisme, anarkisme, liberalisme, kapitalisme, yang tidak hanya dilakukan hampir disemua kalangan. Contohnya gak perlu jauh-jauh seperti di tipi-tipi kelir (TV berwarna). Kita coba ambil contoh khasusnya di sekitar kita saja.

Soal korupsi misalnya. Sudah bukan rahasia umum, sebagian besar mahasiswa selalu minta kiriman ‘lebih’ dari orang tuanya. Alasannya buat kuliah, tapi jatuh-jatuhnya juga kebanyakan buat memenuhi gaya hidup. Ini juga sering terjadi di level rumah tangga, dimana istri minta uang belanja lebih. Tentu kelebihan itu dipakai untuk adu prestis dengan ibu-ibu tetangga, yang bisa jadi perhiasannya lebih mentereng. Biasanya kebutuhan akan gaya hidup di Bulan Puasa (apalagi mendekai Lebaran) akan jauh meningkat dari bulan-bulan lainnya. Jadi bisa disimpulkan nilai korupsi di bulan ini malah lebih gedhe.

Untuk urusan Terorisme, tak perlu menunggu Nurdin M.Top beraksi. Di jalan-jalan perkampungan, kita juga sudah sering Jantungan gara-gara “Bom Low Explosive” yang disebut petasan atau mercon. Herannya kalo pemain petasan ini ditegur (kebanyakan anak kecil), eh bapaknya malah balik memarahi kita sambil bawa parang.

Gambar diambil dari : sosbud.kompasiana.com

Lalu apakah anda ingat peristi 11 September 2001 saat beberapa teroris menabrakkan pesawat ke gedung WTC? Hal yang sama juga bisa terjadi di jalan raya negara kita. Apalagi kalau jamnya mendekati waktu berbuka. Namun bedanya, yang digunakan para terosri kali ini adalah motor atau mobil. Baik Motor maupun Mobil seketika itu juga jadi mesin pembunuh yang siap membuat jiwa orang melayang, dikarenakan kebut-kebutan. Alasan ngebut pun ‘gak penting’. Supaya pas adzan sudah ada di rumah untuk berbuka puasa. Tapi karena alasan gak penting itu juga banyak orang yang bisa menjadi korban kebiadaban teroris yang mengatasnamakan agama model begini.

Belum lagi kalo pas adu cepat sampai di rumah itu, diwarnai srempetan antar pengendara. Kemaren saja (26 jam sebelum tulisan ini dibuat), 2 orang pengendara berantem hebat bahkan sampai mau bunuh-bunuhan di perempatan Ciliwung (kota Malang). Dan lucunya perkelahian konyol itu terjadi pas bulan puasa. Apa mereka puasa? Muslim…? Tau dah…. Bagi mereka bodo amat soal ajaran agama untuk saling menahan diri. Yang penting anarkis dan anarkis (Gak perlu ikut ormas kan untuk bisa berbuat anarkis?).

Dan puncaknya, pada akhir bulan puasa dihadapan kita akan disuguhi praktik konsumtif yang luar biasa dahsyatnya. Umat muslim berbondong-bondong pergi ke “Kuil Penebar Impian” bernama Mall. Mereka sibuk dengan “ritual” membeli baju, celana, aksesoris, dan perlengkapan lebaran yang bermerk serta trendi. Data sementara menunjukkan, mal-mal di kota besar (Jakarta, Surabaya, Jogja, Medan, dll) mengalami peningkatan pengunjung terutama pada malam hari.

Mal semakin ramai hingga tengah malam karena ada diskon midnight hingga 70% yang ditawarkan oleh konter-konter pakaian. Akibatnya masjid yang seharusnya dipergunakan untuk itikaf dan tadarus secara intensif menjelang 10 hari terakhir tampak sepi, sedangkan mal tampak padat merayap.

Ada sebuah proses INCEPTION pada iklan-iklan komersial yang berhasil merubah cara pandang masyarakat pada alam bawah sadarnya. Fungsi pakaian sebagai penutup aurot beralih menjadi “benda magis” sebagai simbol kekayaan, kesuksesan, borjuis, dan kemapanan.

Perlahan-lahan pertanyaan demi pertanyaan mulai menjangkiti pikiran sebagian orang. Inikah ajaran agama yang katanya begitu luhur? Inikah ajaran agama yang mengajarkan orang-orangnya untuk punya rasa empati dan kepedulian sosial? Inikah agama yang mengajarkan pemeluknya untuk bisa mengendalikan diri? Ataukah memang kita sendiri sebagai umat Muslim yang benar-benar tak (mau) mengenal agamanya sendiri.

Diakui atau tidak tujuan utama Ramadhan yang kalo kata Gusti ALLAH agar manusia bertakwa, rupanya belum bisa kita wujudkan. Sumber Daya Manusia kita yang masih silau dengan “pencitraan” semu inilah yang bikin tujuan berpuasa ini jadi kemana-mana. Ritual sebulan penuh untuk mengkoreksi dan memperbaiki diri agar 11 bulan berikutnya bisa jadi manusia lebih baik, ternyata disalah gunakan. Bulan Ramadhan kita ubah menjadi bulan ‘perayaan’ dan ‘penimbunan’ nafsu secara menggila. Momen-momen seperti ini juga yang dimanfaatkan oleh para setan kapitalis untuk mengeruk keuntungan dari manusia yang jadi korban “pencitraan”.

Sepertinya sudah saatnya kita mulai merubah cara pandang berfikir tentang pelaksanaan ajaran agama. Orang barat yang notabene banyak mualafnya ternyata jauh lebih mampu menjadi pribadi mukmin yang utuh, daripada kita yang bermodalkan warisan dari orang tua. Kegigihan orang-orang di barat yang haus akan ilmu dan pengetahuan tentang agama yang mereka anut, telah menjadikan mereka lagi-lagi lebih mengungguli kita. Bagi mereka agama tidak hanya sekedar ritual di masjid. Tapi telah menjadi pedoman pelaksanaan teknis dalam kehidupan sehari-hari. Knowing Is Not Enough, We Must Apply ! Willing is not enough, We Must Do!!!!

Yah…. Mungkin memang benar, di akhir zaman matahari akan terbit dari barat. Bukan dari timur…..

DILEMATIKA BUKBER MASA KINI

Agustus 25, 2010 5 komentar

Tahu Bukber kan…? Yang jelas beda jauh dengan Puber. Dan semakin gak nyambung kalo anda mengaitkannya dengan penyanyi remaja yang sedang tenar, Justin Bukber (Bieber kaleeee). Bukber yang saya maksud disini adalah singkatan dari Buka Bersama. Sebuah acara yang tampaknya sudah menjadi tradisi saat bulan puasa tiba.

Entah sejak kapan tradisi ini mulai muncul. Namun Bukber telah menjadi kebiasaan sekelompok masyarakat dari berbagai macam profesi. Mulai dari teman sekolah, rekan seprofesi, teman satu pengajian, teman satu organisasi, dll. Kalangan pejabat pun telah menjadikan Buka Bersama sebagai sarana untuk merangkul dan mendinginkan suhu politik yang biasanya memanas. Bahkan Presiden Obama (preesidennya Amrik) mengadakan pula Buka Bersama dengan perwakilan kaum muslim sambil menyatakan dukungannya untuk mendirikan Masjid di Ground Zero.

Buka Bersama memang memiliki sebuah nilai yang positif dan luar biasa saat dilakukan dengan cerdas dan baik. Bukber dapat menjadi ajang silaturahmi bagi orang-orang yang sebelumnya sangat sulit bertemu. Buka bersama juga bisa menjadi pelepas ketegangan dari rutinitas pekerjaan atau sekolah yang kadang menjemukan.

Namun tak selamanya buka bersama bernilai positif. Akhir-akhir ini saya malah melihat bahwa Buka Bersama tidak lagi menjadi ajang yang menyejukkan. Banyak alasan kenapa saya bilang “tak lagi menyejukkan”. Entah itu ditinjau dari sisi tempat pelaksanaan, dari banyaknya uang yang dikeluarkan, dan tentu saja konsep acara yang terkadang jadi ajang adu prestis sebagian orang.

Dari sisi tempat selalu saja tempat-tempat “wah” yang dipilih. Entah itu Café, restoran mahal, ato restoran cepat saji. Dan tentu saja saja pilihan lokasi akan berimbas cukup berat pada ongkos. Bagi orang yang mampu dan punya penghasilan gedhe, okelah hal itu tidak akan jadi masalah. Tapi bagi seorang yang berpengasilan kecil atau bahkan Jobless ini bisa jadi kiamat Sughro. Ibarat memakan buah simalakama tak ikut khawatir dianggap sombong dan akhirnya dikucilkan, kalo ikut mungkin jatah Buka kali itu digabung dengan jatah sahur atau bahkan buka esoknya.

Dilihat dari sisi konsep, seringnya Buka Bersama pada masa kini hanya sekedar berkutat pada 3 hal. Datang, ngobrol, dan makan. Tak ada misi-misi “unik” dan “menantang”, apalagi mengingat acara ini diadakan di bulan Ramdhan. Seolah tak ada bedanya Buka Bersama dengan Makan Bersama di hari-hari biasa.

Saya teringat beberapa tahun yang lalu, atau tepatnya di tahun 2006. Puasa tahun 2006 merupakan salah satu bulan puasa paling mengesankan bagi saya. Saat itu saya masih terdaftar sebagai mahasiswa D3 Politeknik Negeri Malang.

Suatu saat kakak tingkat saya mengajak saya dan salah seorang teman saya untuk ikut Buka Bersama dengannya. Awalnya saya mengira itu adalah buka bersama seperti biasa dimana acaranya sebatas makan-makan dan kumpul-kumpul. Namun saya mulai heran ketika menuju TKP kami mengambil dua nasi bungkus sebanyak dua keresek besar penuh. Aneh karena jarang-jarang menu makan Bukber adalah nasi bungkus.

Dan keheranan saya pun menjadi-jadi saat tiba di lokasi tujuan yang ternyata adalah Panti Asuhan. Rupanya kakak tingkat saya itu, sengaja mengadakan acara Bukber ini sebagai wujud syukurnya karena sesaat lagi dia akan menghadapi Ujian Akhir.

Buka bersama itu berlangsung sederhana. Hanya dibuka sedikit sambutan dari kepala panti dan dari kakak tingkat saya. Serta tak lupa lantunan ayat suci yang dibacakan dengan indah oleh salah seorang anak panti. Namun, acara itu berubah menjadi sebuah pengalaman spirituil yang mengesankan di saat kami semua mulai menyantap Nasi Bungkus yang disuguhkan. Salah seorang anak panti yang berumur 11-12 tahun terlihat menangis tersedu-sedu. Alasannya karena baru kali ini dia makan sepotong ayam dan telur dadar yang besar dalam waktu bersamaan. Biasanya mereka hanya makan sepotong kecil ayam dengan sayur bayam. Atau malah hanya dengan tahu tempe dan sop. Dan kalau keuangan panti sedang seret tak jarang hanya nasi putih dan tempe.

Entah kenapa saya dan teman saya ikut sesegukan. Nasi bungkus Mak Cus yang sudah sering kami makan, tiba-tiba saja berasa seperti masakan mahal di resoran terkenal gara-gara peristiwa tadi. Dan itulah nasi bungkus terenak yang pernah saya rasakan hingga saat ini.

Saya salut dengan apa yang dilakukan kakak tingkat saya. Membuat sebuah momen Buka Bersama menjadi wisata spiritual yang tak terduga. Dan momen seperti inilah yang betul-betul saya rindukan.

Rekan-rekan sekalian, salah satu hikmah puasa adalah agar kita bisa merasakan dan berempati dengan apa yang dirasakan kaum dhuafa. Bila kita mampu mendapati hikmah itu, jalan untuk menjadi manusia yang bersyukur akan terbuka lebar. Dan bukankah Allah mencintai orang-orang yang bersyukur.

Tidaklah dilarang mengadakan buka puasa bersama. Namun kenapa kita tak mencoba menjadikan momen itu sebagai sarana yang justru mendekatkan kita pada Sang Pemberi Nikmat dan juga orang-orang tak mampu di sekitar kita…..

(Ditulis karena pembicaraan dengan seorang kawan baik)

Sekilas Soal Pergeseran Kiblat

Akhir-akhir ini banyak dibicarakan di media-media soal pergeseran kiblat solat umat Muslim. Yup… saya bilang pergeseran bukan pergantian. Kalo kiblat mah dari jaman syariat ini disempurnakan era Rasulullah 14 abad silam ya tetep disitu-situ aja, di Ka’bah. Nah… pergeseran ini bisa jadi disebabkan karena lempeng bumi senantiasa bergeser tiap saat. Jadi jangan kaget, kalo arah kiblat juga harus diupdate dengan berkala. Maklum orang ibadah kalo mendekati sempurna kan lebih berasa enak… tul gak?

Nah terkait soal tata cara mengetahui arah kiblat kita saya ambil langsung dari http://www.voa-islam.com/. Insya Allah yang nulis adalah orang yang ahli dibidangnya. Kalo saya yang nulis…. waduh bisa sesat ntar he he he he.

Monggo disimak :

Inilah Cara Meluruskan Qiblat 14-18 Juli Pukul 16.27 WIB

APAKAH arah kiblat masjid bisa berubah atau bergeser akibat gempa bumi maupun bergeraknya lempeng Bumi seperti isu yang tengah berkembang? Jawabannya tentu TIDAK! Artinya pengukuran sebelumnya memang yang membuat arah kiblat masjid tersebut tidak tepat. Dan para pakar geologi menegaskan bahwa kiblat tidak akan bergeser karena gempa maupun pergeseran lempeng Bumi.

Apakah arah kiblat cukup ke BARAT, sebagaimana yang difatwakan oleh MUI beberapa waktu yang lalu? Jawabannya tentu TIDAK! Sebab di zaman sekarang menentukan arah kiblat semudah membalik telapak tangan, karena saking mudahnya alias tidak sulit.

“Dan dari mana saja engkau keluar (untuk shalat), maka hadapkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram (Ka’bah), dan sesungguhnya perintah berkiblat ke Ka’bah itu adalah benar dari Tuhanmu. Dan (ingatlah), Allah tidak sekali-kali lalai akan segala apa yang kamu lakukan.” (QS. Al-Baqarah : 149)

“Baitullah (Ka’bah) adalah kiblat bagi orang-orang di dalam Masjid Al-Haram dan Masjid Al-Haram adalah kiblat bagi orang-orang yang tinggal di Tanah Haram (Makkah) dan Makkah adalah qiblat bagi seluruh penduduk bumi Timur dan Barat dari umatku” (HR. Al-Baihaqi)

“Jika kamu mendirikan shalat, maka sempurnakanlah wudhu, kemudian menghadap kiblat, lalu takbir, kemudian bacalah apa yang kamu hafal dari qur’an, lalu ruku’ sampai sempurna, kemudian i’tidal sampai sempurna, kemudian sujud sampai sempurna, kemudian duduk di antara dua sujud sampai sempurna, kemudian sujud sampai sempurna, lakukanlah yang demikian itu setiap rekaat.” (HR. Abu Hurairah)

…Sebab di zaman sekarang menentukan arah kiblat semudah membalik telapak tangan karena saking mudahnya. Alatnya hanya jam dan tongkat atau seutas benang…

Dalam ajaran Islam, menghadap ke arah kiblat atau bangunan Ka’bah yang berada di Masjidil Haram adalah merupakan tuntutan syariah dalam melaksanakan ibadah tertentu. Berkiblat wajib dilakukan ketika hendak mengerjakan shalat dan menguburkan jenazah Muslim. Menghadap kiblat juga merupakan ibadah sunah ketika tengah azan, berdoa, berzikir, membaca Al-Quran, menyembelih binatang dan sebagainya.

Mengukur Arah Qiblat yang Murah, Praktis, Akurat dan Ilmiah

Lantas apakah bisa mengukur arah kiblat secara presisi dengan biaya yang murah? Jawabannya adalah BISA! Yaitu dengan menggunakan fenomena astronomis yang terjadi pada hari yang disebut sebagai yaumul rashdil qiblat atau hari meluruskan arah kiblat karena saat itu Matahari tepat di atas Ka’bah. Fenomena yang terjadi 2 kali selama setahun ini dikenal juga dengan istilah “Transit Utama” atau “Istiwa A’dhom.” Pada tanggal 28 Mei dan 16 Juli 2010 Matahari tepat berada di atas Ka’bah.

Istiwa, dalam bahasa astronomi adalah transit yaitu fenomena saat posisi Matahari melintasi di meridian langit. Dalam penentuan waktu shalat, istiwa digunakan sebagai pertanda masuknya waktu shalat Zuhur. Setiap hari dalam wilayah Zona Tropis yaitu wilayah sekitar garis Khatulistiwa antara 23,5˚ LU sampai 23,5˚ LS posisi Matahari saat istiwa’ selalu berubah, terkadang di Utara dan disaat lain di Selatan sepanjang garis Meridian. Hingga pada saat tertentu sebuah tempat akan mengalami peristiwa yang disebut Istiwa A’dhom yaitu saat Matahari berada tepat di atas kepala pengamat di lokasi tersebut.

Hal ini bisa dipahami sebab akibat gerakan semu Matahari yang disebut sebagai gerak tahunan Matahari. Ini diakibatkan selama Bumi beredar mengelilingi Matahari sumbu Bumi miring 66,5˚ terhadap bidang edarnya sehingga selama setahun Matahari terlihat mengalami pergeseran antara 23,5˚ LU sampai 23,5˚ LS. Pada saat nilai azimuth Matahari sama dengan nilai azimuth lintang geografis sebuah tempat maka di tempat tersebut terjadiIstiwa A’dhom yaitu melintasnya Matahari melewati zenit lokasi setempat.

Demikian halnya Ka’bah yang berada pada koordinat 21,4° LU dan 39,8° BT dalam setahun juga akan mengalami 2 kali peristiwa Istiwa A’dhom yaitu setiap tanggal 28 Mei sekitar pukul 12.18 waktu setempat dan 16 Juli sekitar pukul 12.27 waktu setempat. Jika waktu tersebut dikonversi maka di Indonesia peristiwanya terjadi pada 28 Mei pukul 16.18 WIB dan 16 Juli pukul 16.27 WIB. Dengan adanya peristiwa Matahari tepat di atas Ka’bah tersebut maka umat Islam yang berada jauh dan berbeda waktu tidak lebih dari 5 atau 6 jam dapat menentukan arah kiblat secara presisi menggunakan teknik bayangan Matahari.

…Konsep mengukur arah kiblat ini sangat sederhana. Pada tanggal 16 Juli 2010 pukul 16:27 WIB, matahari tepat berada di atas Ka’bah. Maka Posisi Matahari adalah Arah Kiblat, dan Bayangan Matahari adalah Arah Kiblat…

Konsepnya sederhana!

Konsep mengukur arah kiblat ini sangat sederhana.

1. Saat Matahari di atas Ka’bah maka semua bayangan benda tegak akan mengarah ke Ka’bah.

2. Pada tanggal 28 Mei 2010 pukul 16:18 WIB dan 16 Juli 2010 pukul 16:27 WIB, Matahari tepat berada di atas Ka’bah

3. Posisi Matahari = Arah Kiblat

4. Bayangan Matahari = Arah Kiblat

Inilah cara menera (mengukur) arah Qiblat dengan tepat:

1. Penentuan arah kiblat menggunakan fenomena Istiwa A’dhomhanya berlaku untuk tempat-tempat yang pada saat peristiwa itu terjadi (tanggal 16 Juli 2010 pukul 16:27 WIB), dapat melihat matahari secara langsung.

2. Siapkan jam atau arloji yang sudah dicocokkan (dikalibrasi) waktunya secara tepat sesuai dengan radio, televisi, internet atau telepon ke 103.

3. Tentukan lokasi masjid, musholla, surau atau rumah yang akan diluruskan arah kiblatnya.

4. Sediakan tongkat lurus panjang minimal 1 meter. Akan lebih bagus jika menggunakan benang besar yang diberi bandul sehingga tegak benar.

5. Tentukan lokasi pengukuran; di dalam masjid (diutamakan) atau di sisi Selatan Masjid atau di sisi Utara atau di halaman depan masjid. Yang penting tempat tersebut datar dan masih mendapatkan penyinaran Matahari saat peristiwa Istiwa A’dhom(matahari di atas Ka’bah) sedang berlangsung.

6. Pasang tongkat secara tegak dengan bantuan lot tukang (jika menggunakan tongkat) atau pasang benang lengkap dengan bandul serta penyangganya di tempat tersebut. (Persiapan jangan terlalu mendekati waktu terjadinya fenomena agar tidak terburu-buru)

7. Tunggu sampai saat Istiwa A’dhom terjadi dan amatilah bayangan Matahari yang terjadi. Berilah tanda menggunakan spidol, benang, lakban, penggaris atau alat lain yang dapat membuat tanda lurus. Maka itulah arah kiblat yang sebenarnya

8. Gunakan benang, sambungan pada tegel lantai, atau teknik lain yang dapat meluruskan arah kiblat ini ini ke dalam masjid. Intinya yang hendak kita ukur sebenarnya adalah garis shaff yang posisinya tegak lurus (90°) terhadap arah kiblat. Maka setelah garis arah kiblat kita dapatkan untuk membuat garis shaff dapat dilakukan dengan mengukur arah sikunya dengan bantuan benda-benda yang memiliki sudut siku misalnya lembaran triplek atau kertas karton.

9. Sebaiknya bukan hanya masjid atau mushalla atau surau saja yang perlu diluruskan arah kiblatnya. Mungkin kiblat di rumah kita sendiri selama ini juga saat kita shalat belum tepat menghadap ke arah yang benar. Sehingga saat peristiwa tersebut ada baiknya kita juga bisa melakukan pelurusan arah kiblat di rumah masing-masing. Semoga cuaca cerah.

10. Jika anda khawatir gagal karena Matahari terhalang oleh mendung (atau kendala lainya), maka toleransi pengukuran dapat dilakukan pada H-2 hingga H+2 (tanggal 14 sd 18 Juli 2010), dengan cara menambah 3 menit perhari sesudahnya (tanggal 17-18 Juli), dan mengurangi 3 menit per hari sebelumnya (tanggal 14-15 Juli).

Semoga dengan lurusnya arah kiblat kita, ibadah shalat yang kita kerjakan menjadi lebih afdhal dan doanya lebih dikabulkan. Amin. [taz/voa-islam.com]

Dicuplik dari artikel “Rashdul Kiblat 2010” karya Mutoha Arkanuddin dalam rukyatulhilal.org.

Sumber : http://www.voa-islam.com/news/indonesia/2010/07/15/8196/inilah-cara-meluruskan-qiblat-14-18-juli-pukul-16.27-wib/

NB : Mas bro dan Mbak Sis sekalian… kalo ada pertanyaan langsung ke website bersangkutan oke..??? Maklumlah kita bukan ahli fiqh dan mempost artikel ini murni sebagai informasi saja. Semoga bermanfaat.

Categories: religi Tag:, , ,

BUMI CINTA karya Habiburrahman Elshirazy

Maret 3, 2010 71 komentar

Sinopsis Umum

Apa jadinya, jika seorang santri salaf bernama Muhammad Ayyas, hidup d negeri paling menjunjung tinggi SEX bebas dan pornografi, yaitu Rusia ???
Akankah iman dan kehormatannya dipertaruhkan demi memenuhi hasrat duniawi nonik-nonik Moscow, yang kecantikannya tiada tara ?

Setelah berselancar dila dan mampir ke sarang Mbah Google kebetulan saya mendapatkan resensi cerita yang cukup lengkap. Resensi ini dibuat oleh IMAN SULAIMAN di Blognya http://imanmenulis.blogspot.com :

Dan novel yang ditunggu-tunggu para penggemar karya Habiburrahman El Shirazy atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kang Abik ini pun terbit juga. Novel yang bertajuk Bumi Cinta ini masih merupakan novel dengan kisah romansa relijius yang tetap mengusung predikat sebagai novel pembangun jiwa, sebagaimana novel-novel Kang Abik sebelumnya yaitu Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih (KCB). Bahkan baik Ayat-Ayat Cinta dan KCB keduanya telah dilayarlebarkan. Namun tidak seperti novel sebelumnya yang bersetting di Mesir, kali ini Kang Abik mencoba mengeksplorasi keindahan bumi Rusia, khususnya kota Moskow.CERITADan tersebutkah seorang pemuda Indonesia bernama Muhammad Ayyas, seorang mahasiswa pasca sarjana di Delhi, India yang juga seorang santri. Muhammad Ayyas yang sebelumnya kuliah di Madinah ini berniat ingin mengerjakan tugas penelitian dari Dosen pembimbingnya yaitu mengenai Kehidupan Umat Islam di Rusia pada masa pemerintahan Stallin.Tibalah ia di Rusia dengan disambut oleh teman lamanya David. David inilah yang mencarikan apartemen tempat tinggal untuk Ayyas. Dengan alasan keterbatasan budget yang dimiliki Ayyas dan lokasi apartemen yang strategis ternyata David hanya bisa mendapatkan sebuah apartemen yang berbagi dengan orang lain. Parahnya teman seapartemennya itu adalah dua orang wanita Rusia yang jelita. Serangkaian masalah bagi Ayyas pun bermula dari sini.

Yelena seorang pelacur kelas atas dan Linor seorang pemain biola yang akhirnya diketahui sebagai agen rahasia Mossad adalah 2 wanita yang menjadi teman seapartemen Ayyas. Apartemen yang memiliki 3 kamar ini mengharuskan Ayyas harus selalu berinteraksi dengan keduanya di ruang tamu, dapur, dan ruang keluarga. Sungguh ini merupakan godaan keimanan yang dahsyat bagi Ayyas yang mencoba menjaga kesucian dirinya sebagai muslim.

Godaan bagi Ayyas tidak hanya sampai di situ, dosen pembimbing yang dirujuk oleh dosennya di Delhi tidak bisa melakukan bimbingan ke Ayyas karena sesuatu hal, dia menyerahkan tugas bimbingan ini kepada asistennya. Dan ternyata sang asisten adalah seorang gadis muda jelita bernama Anastasia, seorang penganut kristen ortodoks yang sangat taat.

Interaksi yang intens sang asisten dengan Ayyas menimbulkan rasa simpati yang lebih di hati Anastasia kepada Ayyas. Ketertarikan itu pun kian hari kian menguat. Di lain pihak Yelena tengah dilanda konflik dengan sang mucikari dan Linor sang agen Mossad tengah menyiapkan rencana jahat kepada Ayyas, yaitu menyiapkan rekayasa fitnah sebuah pengeboman yang diarahkan agar Ayyas sebagai pelakunya.

Tiga wanita inilah yang mendominasi jalannya kisah dalam Bumi Cinta. Tidak ada konflik yang sedemikian hebat dalam kisah ini sebagaimana kita temui pada sosok Fahri yang sempat masuk penjara di Mesir, atau tokoh Furqon yang sempat terkena virus HIV. Di sini tokoh Ayyas hanya “nyaris” dipenjara karena difitnah melakukan pengeboman di Hotel Metropole oleh Linor.

Kisah ini juga dilengkapi dengan peristiwa pembantaian Zionis terhadap muslim Palestina di Sabra dan Sathila. Nuansa romansa memang terasa sangat kental di sini. Tiap halaman akan kita jumpai gejolak perasaan Ayyas atas wanita-wanita jelita yang dijumpainya.

KEKURANGAN

Lagi-lagi Kang Abik menampilkan tokoh yang terlalu sempurna di sini. Muhammad Ayyas memang dikisahkan tidak tampan dan juga tidak jelek, namun ia sangatlah cerdas, saleh, tawadhu, memiliki kepekaan sosial yang luar biasa, sangat romantis dan sifat-sifat baik lainnya. Bahkan berkali-kali Ayyas digambarkan menangis akan hal-hal yang ia anggap merupakan dosa atau mendekati dosa.

Banyak terdapat dialog-dialog yang sangat panjang yang jika kita bayangkan dalam dunia nyata ini akan sangat tidak realistis. Kang Abik dalam hal ini kurang halus dalam menyusupkan nilai-nilai dakwah. Tidak seperti dalam Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih, dialog-dialog bermuatan dakwah dalam novel ini ada kesan menggurui dan terlalu berpanjang-panjang.

Plot cerita terasa sangat datar. Ketika peristiwa pengeboman terjadi saya berharap ini menjadi klimaks cerita tentang kedzaliman yang harus dihadapi Ayyas, namun sayang ini sekali ini tidak kita jumpai. Tokoh Ayyas di sini tidak menghadapi konflik yang berarti alias bahagia-bahagia saja sepanjang cerita.

Mengapa yang terpikat kepada Ayyas seluruhnya merupakan wanita-wanita cantik? walau pun dengan ragam latar belakang yang berbeda tetap ini merupakan gangguan buat saya pribadi ketika membacanya.

KELEBIHAN

Sebagaimana novel sebelumnya, Bumi Cinta sarat degan muatan dakwah. Kisah romansa berbalut nilai dakwah ini disajikan dengan apik dan asyik untuk dinikmati. kang Abik juga menyelipkan kisah Sabra dan Sathila yang merupakan kisah pembantaian Zionis atas muslim Palestina.

Kang Abik menggambarkan kota Moskow dengan amat sangat detail, dari lokasi-lokasi strategis, gedung-gedung bersejarah, makanan khas Rusia, metro yang merupakan kebanggaan masyarakat Moskow, gaya hidup masyarakat di sana serta hal lainnya. Semua digambarkan dengan sangat jelas dan detail. Kutipan-kutipan bahasa Rusia juga benar-benar mampu menghanyutkan pembaca seakan benar-benar berada di negeri Rusia.

Akhir kisah yang menggantung, yaitu ketika Linor ditembak oleh agen Mossad setelah ia berhijrah ke Islam. Hingga halaman terakhir tidak diketahui apakah Linor ini akan mati atau selamat. Terus terang ini sangat membuat penasaran.

KESIMPULANBumi Cinta sebagaimana novel Kang Abik sebelumnya memang menawarkan sebuah kisah romansa yang sangat indah dengan tetap dibalut nilai-nilai Islami. Novel ini mampu membangunkan jiwa-jiwa terlelap akan kelalaian mensyukuri nikmat Tuhan. Sangat layak dibaca dan dikoleksi :) Sumber :http://imanmenulis.blogspot.com/2010/03/review-novel-bumi-cinta-karya.html

Penulis :

IMAN SULAIMAN

Categories: religi, roman Tag:,

Tahlilan Jacko Dirumah Ketua NU, Tepat 7 Hari Kematian Jacko

Juli 4, 2009 2 komentar

surya-edisi-cetak-04-juli-2Probolinggo-Surya - Sebagai Solidaritas Sesama Muslim. Jarak ribuan kilometer antara Jatim dan Los Angeles, Amerika Serikat (AS), bukanlah suatu penghalang bagi para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Zainul Hasan Genggong, untuk mendoakan mendiang superstar pop dunia, Michael Jackson.

Pada Kamis (2/7) malam lalu, ratusan santri putra dan putri ponpes yang terletak di Kemacatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo itu menggelar tahlilan rutin, yang di antaranya dimaksudkan untuk mendoakan mendiang Jacko (panggilan akrab Michael Jackson).

Mereka mengaku ikut berduka cita atas meninggalnya Jacko. “Kami juga penggemarnya. Makanya, kami ikut berdoa, supaya dia masuk surga,” ujar salah seorang santri bernama Andi kepada Surya.
Pelaksanaan tahlil di ponpes yang pengasuh utamanya adalah KH Hasan Mutawakkil Alallah yang juga Ketua Pengurus Wilayah NU Jatim itu, dilakukan di dua tempat terpisah. Untuk santri putra di masjid ponpes, sedangkan santri putri dilakukan di dalam musala asrama putri.

Pengasuh ponpes putri Hj Diana Susilowaty mengakui bahwa dari ribuan santri Ponpes Genggong, sebagian memang fans Michael Jackson.

“Tidak sedikit yang menjadi penggemarnya,” kata kakak kandung KH Mutawakkil ini.
Doa bersama itu, imbuh Hj Diana, dilakukan sebagai wujud solidaritas sesama muslim karena sebelum mengembuskan napas terakhirnya, Jacko diyakini menganut Islam.
“Ini bentuk penghargaan terhadap sesama muslim. Tidak cuma dia (Jacko), semua umat muslim juga kita doakan,” tandas Hj Diana.

Secara terpisah, pengasuh utama Ponpes Genggong, KH Hasan Mutawakkil Alallah, menambahkan bahwa di antara yang ikut tahlilan adalah para santri yatim dari Yayasan Arrohmah yang diasuh Hj Diana. “Doa anak yatim itu mustajabah, manjur,” katanya.

Mengenai tahlilan terhadap Jacko, KH Mutawakkil mengatakan hal tersebut tidak ditujukan kepada Jacko sebagai seorang superstar atau artis dunia. Melainkan kepada Jacko sebagai seorang muslim.
“Kami meyakini informasi di media, salah satunya yang diberitakan Surya, bahwa Michael Jackson sudah masuk Islam. Sehingga, jika demikian, maka dia meninggal dengan baik atau khusnul khotimah,” jelas KH Mutawakkil.

Itu sebabnya, imbuh dia, para santri Ponpes Genggong menggelar tahlilan.
Mutawakkil menerangkan, tahlilan merupakan doa sekaligus kiriman doa kepada Jacko. Tahlil itu sendiri, menurut dia, merupakan ajaran yang dibenarkan oleh Islam dan sudah umum di kalangan jemaah NU atau nahdliyin.

“Seandainya Michael Jackson ternyata bukan muslim, maka tahlil itu juga tidak ada ruginya. Karena yang berdoa tetap dapat pahala, cuma kiriman doanya tidak sampai kepada yang meninggal,” tandasnya.

Seperti diketahui, Jacko yang dijuluki King of Pop (Raja Pop), meninggal di rumahnya di Los Angeles (AS) pada Kamis sore 25 Juni lalu, atau Jumat 26 Juni subuh WIB. Dengan demikian, waktu tahlilan yang diadakan di Ponpes Zainul Hasan Genggong tersebut bertepatan dengan 7 hari kematian Jacko.

Karena wafat sebagai mualaf (orang yang baru masuk islam), keluarga Jacko telah merencanakan pemakaman penyanyi kelahiran 29 Agustus 1958 itu secara Islam. Jacko akan dimakamkan pada 7 Juli nanti.
Jacko, yang sebelumnya dibesarkan dalam keyakinan Saksi-Saksi Yehuwah, mengucapkan dua kalimat syahadat untuk memeluk Islam pada 21 November 2008 lalu.

Dengan duduk bersila di lantai di rumah sahabatnya Steve Porcaro di Los Angeles, Jacko mengucapkan kalimat syahadat di depan seorang imam masjid yang dipanggil secara khusus. Saat itu Jacko juga mengenakan peci, dan kemudian memilih nama muslim Mikhaeel.

Porcaro adalah pemain keyboard yang menggubah musik dalam album Jacko yang paling meledak di dunia, Thriller, pada 1982 –yang terjual 27 juta kopi.

Selain dari kakaknya Jermaine Jackson, tentang keislaman, Jacko banyak pula mendapat masukan dari David Wharnsby (seorang penulis lirik lagu asal Kanada) dan Philip Bubal (seorang produser), yang keduanya adalah mualaf. Mereka mulai memberitahu Jacko tentang ajaran Islam dan bagaimana mereka sendiri menjadi manusia yang lebih baik setelah masuk Islam.

“Ketika saya pulang haji tahun 2008 lalu, saya bawakan Michael banyak buku tentang Islam. Dia menanyaiku banyak hal tentang agama saya itu. Kukatakan padanya bahwa Islam itu damai dan indah,” kata Jermaine, yang masuk Islam sejak 1989 dan memiliki nama muslim Muhammad Abdul-Aziz.
“Ia membaca banyak hal dan bangga padaku bahwa diriku telah menemukan sesuatu yang memberiku kekuatan batin dan kedamaian. Saya kira, inilah yang sangat mungkin membuat Michael masuk Islam,” tambah Jermaine, yang begitu dekat dengan Jacko.

11.000 Orang Akan Hadir

Kehebatan sosok seorang Jacko dapat dilihat dari rencana pemakamannya yang juga penuh sensasi. Keluarga Jacko menyediakan 11.000 tiket masuk secara gratis bagi penggemar yang ingin mengikuti upacara pelepasan jenazah Jacko di stadion Staples Center, Los Angeles, pada Selasa (7/7) waktu setempat.

Ken Sunshine, perwakilan keluarga Jackson, mengatakan Staples Center dipilih karena itu tempat Jacko melakukan gladi bersih untuk persiapan 50 konsernya dua hari sebelum dia meninggal. Rencananya, tiket masuk akan didistribusikan pukul 10.00.

Detail bagaimana tiket dapat diperoleh dan format pemakaman masih didiskusikan Randy Phillips dengan ibu Jacko, Katherine. Randy adalah eksekutif AEG Live selaku promotor konser Jackson.

Menurut TMZ.com, keluarga menyediakan peti mati seharga 25.000 dolar AS (Rp 255 juta) yang disebut promethean. Peti mati istimewa dan sangat langka ini dipesan dari Batesville Casket Company.
Peti ini terbuat dari perunggu dan dilapisi emas 14 karat. Interiornya dilapisi beludru berwarna biru. Bagian luarnya sangat cemerlang sampai-sampai kita bisa bercermin. Legenda musik soul James Brown juga dimakamkan dengan peti mati serupa.

Hanya saja, jika dimakamkan secara Islam, Jacko tak akan dikubur bersama petinya.

Selanjutnya, keluarga Jacko berharap pemakamannya berlangsung untuk kalangan terbatas setelah upacara pelepasan di Staples Center. Namun, tempat Jacko akan dimakamkan masih simpang siur.
Tersiar kabar bahwa pelantun lagu Heal The World itu akan dimakamkan di Forest Lawn Mortuary, Hollywood Hills. Namun, Jermaine Jackson, kakak Jacko, berharap adiknya dimakamkan di Neverland Ranch sesuai keinginan almarhum.

Pejabat kota Los Angeles memperkirakan acara akan berlangsung riuh karena bakal ada ribuan penggemar yang tidak kebagian tiket masuk. Maka, mereka ingin segera mendapat kepastian siapa yang akan menanggung semua biaya pengamanan dan logistik selama acara berlangsung.

Diperkirakan, perlu disiagakan ribuan petugas serta biaya 2 juta dolar AS (sekitar Rp 20 miliar) untuk perjalanan dari Staples Center ke tempat pemakaman. Padahal, para petugas kepolisian Los Angeles saat ini sudah terkonsentrasi tenaganya untuk perayaan Hari Kemerdekaan AS, 4 Juli 2009.

Menurut berita di situs X17, Jacko akan dimakamkan secara Islam. Keluarga akan mengikuti pemakaman secara Islam karena yakin Jacko ingin dimakamkan sesuai keimanan yang baru dianutnya.
“Kakaknya, Jermaine, yang memberi petunjuk soal prosesi secara Islam itu,” tulis X17 mengutip sumber dekat keluarga Jacko.st4/kis

Jacko Wafat sebagai Muslim

Juni 27, 2009 1 komentar

- Kena Serangan Jantung – Napas Buatan Lebih 1 Jam – Di Usia 50 Tahun

Los Angeles-Surya – Raja pop dunia asal Amerika Serikat (AS), Michael Jackson, meninggal dunia dalam usia mendekati 51 tahun karena jantungnya tiba-tiba berhenti berdetak (cardiac arrest). Jacko, demikian panggilan populer Michael Jackson, menghembuskan nafas terakhir saat dibawa ke rumah sakit (RS) UCLA, Westwood, Los Angeles (LA), dari kediamannya di kawasan elite Holmby Hills di barat LA. Ia meninggal tepat pukul 14.26 sore Kamis (25/6) waktu setempat atau Jumat (26/6) pukul 04.26 WIB.

Berita meninggalnya Jacko memperoleh kepastian setelah kakak lelakinya yang juga sesama selebritis, Jermaine Jackson, memastikan hal tersebut. “Ini berat (untuk dikatakan),” kata Jermaine dengan lirih dalam jumpa wartawan di UCLA Medical Center seperti dikutip LA Times.

“Saudaraku, `Raja Pop` legendaris meninggal dunia pada pukul 14.26 siang ini. Ia meninggal karena gagal jantung. Semoga Allah selalu bersamamu, Michael. Kami menyayangimu,” ucap Jermaine, yang terdengar beberapa kali menarik nafas saat memberi keterangan.

Jermaine adalah salah-satu saudara kandung yang dianggap Jacko begitu dekat dengannya. Bahkan, Jermaine yang menjadi muslim sejak 1989, merupakan di antara beberapa orang yang mengilhami Jacko berpindah memeluk Islam pada November 2008 lalu.

Dari berbagai sumber berita yang dihimpun, masih belum ada penjelasan dari pihak keluarga atau manajemen Jacko tentang bagaimana tata cara pemakaman Jacko, yang memiliki nama muslim Mikaeel itu.

Namun demikian, hampir bisa dipastikan bahwa Jacko wafat sebagai muslim. Pasalnya sejak dia mengucapkan dua kalimat syahadat untuk memeluk Islam pada 21 November lalu, belum ada satupun berita baru yang menyatakan bahwa keimanannya itu berubah. Bahkan, media kemarin masih menyebut Jacko sebagai mualaf (orang yang baru masuk Islam), dan menyamakannya dengan petinju legendaris Muhammad Ali yang juga seorang mualaf.

Pantauan dari siaran televisi BBC makin menguatkan. Jenazah Jacko ternyata hanya dibungkus kain putih seperti kafan (yang biasanya membungkus jenazah seorang muslim). Jenazahnya juga tidak dimasukkan dalam peti tatkala dibawa menuju mobil ambulans saat hendak dibawa ke tempat otopsi.
Jacko, yang sebelumnya dibesarkan dalam keyakinan Saksi Yehovah, menyatakan diri sebagai muslim dalam sebuah seremoni pada 21 November 2008.

Diberitakan bahwa Jacko duduk di lantai dan mengenakan peci sewaktu mengucapkan kalimat syahadat di depan seorang imam di kediaman sahabatnya Steve Porcaro di Los Angeles. Porcaro adalah pemain keyboard yang menggubah musik dalam album Jacko yang paling meledak di dunia, Thriller, pada 1982 -yang terjual 27 juta kopi.

Menurut koran Inggris The Sun, tentang keislaman, Jacko banyak pula mendapat masukan dari David Wharnsby (seorang penulis lirik lagu asal Kanada) dan Philip Bubal (seorang produser) yang keduanya adalah mualaf.

“Mereka mulai memberitahu Jackson tentang ajaran-ajaran Islam dan bagaimana mereka sendiri menjadi manusia yang lebih baik setelah masuk Islam. Jackson menyambut hangat gagasan mereka,” kata sebuah sumber seperti dikutip The Sun.

Jermaine Jackson sendiri sudah mengisyaratkan tahun lalu bahwa saudaranya itu akan berpindah agama, setelah tertarik pada Islam sejak Jermaine menjadi mualaf pada tahun 1989.
“Ketika saya pulang dari Makkah, saya bawakan dia banyak buku (tentang Islam) dan dia menanyaiku banyak hal tentang agama saya. Kukatakan pada dia (Jacko) bahwa Islam itu damai dan indah,” kata Jermaine.
“Ia membaca banyak hal dan bangga padaku bahwa diriku telah menemukan sesuatu yang memberiku kekuatan batin dan kedamaian. Saya kira inilah yang sangat mungkin membuat Jackson masuk Islam.”
Nafas Buatan 1 Jam
Sebelum dilarikan ke RS, Jackson pingsan di rumah kontrakannya di kawasan Holmby Hills, LA. Menurut Randy Jackson saudaranya, saat itu Jacko yang kelahiran 29 Agustus 1958 itu mendadak terkena serangan jantung.

Setelah menghubungi dinas darurat lewat telepon 911, Jacko langsung dilarikan ke RS UCLA. Di RS, para petugas medis berusaha memberinya pernapasan buatan (resusitasi) selama lebih dari satu jam tetapi mereka gagal.

Hingga kemarin, penyebab serangan jantung yang menimpa penghibur terbesar abad ke-20 itu belum diketahui. Sebab, otopsi jenazah belum selesai.

Jacko meninggalkan dua anak kandung. Perkawinan pertama Jackson dengan Lisa Marie Presley, putri mendiang penyanyi rock n roll Elvis Presley, tak membuahkan momongan. Dua tahun setelah menikah, pada Januari 1996 Jacko-Lisa bercerai.

Perkawinan dengan Lisa itu disebut-sebut untuk mengalihkan perhatian publik yang menyorot Jacko, setelah ia didakwa melakukan pelecehan seksual terhadap seorang anak lelaki 13 tahun, Jordan Chandler. Kasus itu membuat Jacko stres berat dan ketagihan obat penenang namun Lisa kemudian banyak menghiburnya. Kasus dengan Chandler berhasil di atas namun Jacko harus membayar ganti rugi sekitar Rp 220 miliar.

Jacko mendapatkan anak pertama, diberi nama Prince Michael, dari perkawinannya pada November 1996 dengan Debbie Rowe, perawat yang lama mendampingi setelah Jacko menderita vitiligo atau penyakit yang membuat kulitnya yang hitam itu berubah putih.

Anak kedua mereka Paris Michael Katherine. Seperti dengan Lisa, perkawinan Jacko dengan Debbie juga bubar setelah 3 tahun. Mereka cerai pada 1999.

Selain anak-anak dan mantan istri, Jacko juga meninggalkan ayah-ibu serta 8 saudara kandungnya -antara lain Janet Jackson, Randy, Jermaine dan La Toya Jackson. Jackco yang lahir di kota Gary, negara bagian Indiana, adalah nomor 7 dari 9 anak pasangan Joseph Walter dan Katherine Esther.
Kematian penyanyi dengan aksi panggung dan suara khas itu tentu sangat mengejutkan meskipun dalam beberapa bulan terakhir berbagai spekulasi tentang kondisi kesehatannya berseliweran.

Apalagi mulai 13 Juli mendatang, Jacko akan memulai tur konser comeback-nya di London. Tak tanggung-tanggung, dia akan mengadakan 10 kali show di ibukota Inggris itu. Belakangan, jumlah konsernya bertambah menjadi 50 kali.

Konser yang didukung AEG Live itu bertajuk This Is It. Konser ini disebut-sebut yang termahal, investasinya mencapai 20 juta dolar AS (sekitar Rp 200 miliar) karena didukung teknologi canggih. Tiketnya langsung terjual habis. Di Eropa, nama Michael Jackson memang masih besar. Apalagi ini konser pertamanya setelah ia bertahun-tahun absen.

Demi bisa tampil seperti dulu, Jacko diberitakan berlatih keras. Dia secara khusus mengadakan audisi untuk memilih 12 penari latar. Belakangan, konser itu akhirnya diumumkan ditunda hingga 2010. Ini menimbulkan gosip bahwa penundaan itu berkaitan dengan kesehatan Jacko yang terus menurun dan kemungkinan dia terkena kanker kulit yang ganas. Rumor itu langsung dibantah CEO AEG Live, Randy Phillips. “Michael sangat sehat. Jadi tidak ada masalah kesehatan sama sekali.”

Tetapi, Brian Oxman, pengacara keluarga Jackson, mengatakan beberapa bulan belakangan Jackson mengonsumsi banyak obat untuk menguatkan tubuhnya demi konser itu. Artinya, memang benar bahwa persiapan konser itulah yang menjadi penyebab mundurnya kesehatan Jacko.

“Dia sangat serius berlatih. Tetapi ketergantungan Jackson pada obat-obatan anti nyeri serta cederanya menjadi penghalang. Kakinya pernah cedera gara-gara jatuh dari panggung. Saya tidak tahu seberapa banyak obat yang dikonsumsinya. Menurut informasi yang diterima keluarga, sangat banyak,” jelas Oxman saat mendampingi saudara-saudara Jackson, La Toya, Randy, dan Jermaine di RS UCLA.

Jutaan penggemarnya dari seluruh dunia, termasuk para selebritis dunia, terkejut atas kematian mendadak mega bintang yang gemar operasi plastik untuk mengubah wajahnya itu.

Sejak absen cukup lama dari konser dan pembuatan album akibat sakit yang kerap menderanya, kekayaan Jacko dikabarkan tergerogoti. Apalagi kasus-kasus hukum telah menguras banyak uangnya. Saat meninggal, Jacko dikabarkan punya hutang Rp 4 triliun. cnn/mail/lat/kis/sko
Sumber Berita : http://surya.co.id

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 775 pengikut lainnya.