Arsip

Posts Tagged ‘Celotehan’

Pesan Rahasia Di Balik Iklan Lowongan Kerja

Desember 7, 2009 Alfan F 4 komentar
Bila membaca iklan lowongan kerja di surat kabar, pamflet, majalah, dll., cobalah Anda artikan dulu setiap kalimat yang dituliskannya sebagai persyaratan pelamar kerja. Berikut ini terjemahan bebas dari beberapa kalimat tersebut:
- Dibutuhkan tenaga kerja muda, pengalaman tidak mutlak.
artinya: Dibutuhkan tenaga kerja yang siap digaji di bawah standar.

- Menyukai tantangan.
artinya: Akan menghadapi pekerjaan/tugas sulit dimana tidak/belum ada seorang pun di perusahaan tersebut yang sanggup membantu untuk menyelesaikan/ mencari solusinya.

- Bersedia Berkeja di bawah tekanan/work underpressure
artinya: siap-siap jadi sapi perah, bisa kerja rodi/romusha, work hournya bisa 12-16 jam.

- Berkendaraan sendiri.
artinya: Perusahaan tidak cukup modal untuk menyediakan kendaraan dan ongkos transportasi operasional.

- Memiliki SIM.
artinya: Siap-siap merangkap jadi supir pribadi bos.

- Tinggal tidak jauh dari lokasi perusahaan.
artinya: Siap-siap mondar-mandir ke kantor, tak peduli tengah malam, hari libur, atau lagi sakit.

- Berwawasan luas.
artinya: Bidang pekerjaan yang ditawarkan tidak spesifik, siap-siap jadi tukang apa aja atau seksi sibuk sekali.

- Dibutuhkan tenaga wanita, single, menarik.
artinya: Dibutuhkan wanita yang siap “bupati” dan pamer “sekwilda” untuk boss-boss (cantik dan seksi only dan berani diapa-apain ditanggung bayaran tinggi)

- Dibutuhkan pria/wanita
artinya: Bila kemampuannya hampir sama, maka wanita yang diterima.

- Menjalani masa percobaan selama 3 bulan.
artinya: Pihak perusahaan meragukan kemampuan para pelamar kerja untuk menempati posisi yang ditawarkan. Atau untuk menghancurkan kompetitor dengan menarik keyperson perusahaan kompetitor dengan tawaran 3x lipat gaji tapi mesti melewati probation 3 bulan, setelah itu dipecat dengan alasan tidak perform. Mati luh…

- Mau bekerja dengan sistem deadline.
artinya: Perusahaan sudah memiliki proyek yang harus segera diselesaikan oleh pelamar kerja bila diterima dan siap kerja siang malam sampe matek (dead).

- Mau bekerja dengan sistem kontrak.
artinya: Perusahaan hanya membutuhkan Anda sementara waktu.

- Mau bekerja dengan sistem bagi hasil.
artinya: Perusahaan tidak sudi memodali Anda dan tidak mau menanggung resiko atas kegagalan Anda (resiko tanggung sendiri).

- Jujur.
artinya: Pegawai perusahaan yang sebelumnya menempati posisi yang ditawarkan telah membawa lari uang perusahaan, alias posisinya basah.

- Berat dan tinggi badan ideal.
artinya: Kerja di front office/customer service.

- Menguasai Bahasa Asing (inggris., perancis., …).
artinya: Perusahaan memiliki masalah komunikasi internal & external.

- Dapat bekerja dalam tim.
artinya: Siap ngajarin sesuatu kepada karyawan lain yang belum mengusai sesuatu tsb.

- Siap ditempatkan di luar kota.
artinya: Get a new life in a new neighbourhood!

- Berpengalaman kerja di bidang yang sama.
artinya: Perusahaan tidak mengerti apa saja yang menjadi tugas Anda nantinya, diharapkan Anda yang mengajari mereka.

- Menguasai MsWord, Power Point,
artinya: Hanya itu yang mampu dibeli/disediakan perusahaan.

- Freelance dan tidak mengikat waktu
artinya : pasti MLM

SUMBER

Innocent, Lagu Jepang Pertama di Dhamysoga Music Festival

Juli 27, 2009 Alfan F 2 komentar

Donna ni hanarete itemo… (Di nyanyikan bersama-sama dengan suara 1, suara dua, dan suara setan)

Hey! (bersama-sama berteriak hingga suara yang terdengar mirip punya penyanyi cadas yang kras, berkualitas, dan berkelas)

Miageta sora Kimi wa tooi basho de
Onaji keshiki Mitsumete iru no ka na

Todokanai omoi o
Mune ni kizamitsuke hashitteta nda

Bokutachi ga yumemita ashita ni
Hibiku yo Kimi no warai goe
Dakara bokutachi ga atarashii kaze o
Okosou Mujaki na mama de

Te o tsunaide Hashaida omoide wa
Kioku no naka Kiete shimaisou de

Me no mae no genjitsu
Nagasarenai you ni furimuita nda

Bokutachi wa shinjita mirai o
Chikara ni kaete yukeru yo ne
Soshite bokutachi wa mata aeru hazu sa
Kokoro wa sugu soba ni iru

Donna ni hanarete itemo…

Itulah penggalan lagu yang dibawakan dengan semangat oleh 6 orang remaja yang walau tak tau malu tapi cukup percaya diri. Mereka tergabung dalam sebuah group band yang bernama “Soya Bean Project”. Band ini tergolong unik, atau bahkan bisa disebut langka (atau aneh). Hal ini bisa dilihat dari kostum yang digunakan. Atasan baju bola, dan bawah pakai sarung. Untuk aliran musik, entah musik dari genre apa yang mereka usung. Kalau dilihat dari type vocal dua front man (vokalis)-nya yang parau dan berat sepertinya lebih cenderung mendekati Punk Rock. Tapi dilihat dari dua gitarisnya yang dengan nekat menukar peran, sepertinya masuk dalam kategori Pop alternative. Menukar peran di sini maksudnya, yang bagian melodi pakai gitar rhythm dan yang seharusnya rhythm malah pake melodi. Selain itu warna mencolok juga nampak dari betotan sang bassis yang menambahkan usnur dangdut jazz, sehingga kadang musiknya kemana, bass-nya kemana. Terakhir adalah soal drummer. Drummernya terkenal emosional dan temperamental. Karena kalo dipikir-pikir juga drum-nya dipukuli terus pake tongkat gitu.

Namun kehadiran mereka seperti mendapat tempat di tengah band-band berkualitas yang tampil. Semua penonton bergoyang, semua penonton bernyanyi walau tidak jelas apa yang mereka nyanyikan. Yang penting enjoy….. Apalagi kesuksesan berlanjut saat keesokan harinya banyak siswa di sekolah mereka yang bertanya-tanya kapan sekiranya kaset dari band itu akan dirilis…. Wo ho ho ho ho ho

Seminggu Sebelumnya (The Real Story)

“Ini adalah saat terakhir…. Bayangkan 3 tahun sekolah, kita belum pernah manggung sekalipun. Gimana…mau coba?” ujar Dhanie seraya meyakinkan. Sebenarnya saya sendiri cukup ragu-ragu untuk menerima tawaran itu. Namun melihat matanya yang berapi-api bak megaloman itu terpaksalah saya mengiyakan.

“Trus, ente pegang gitar… ane teriak-teriak di depan. Yang mukuli dram, nyubit gitar, dan nyolekin bass siapa?” ganti saya bertanya.

“Ah itu gampang…. Aku sudah ngrekruit anak-anak “ jawab dhanie enteng.

“Hendro pada drum, Jitu pada gitar, Dedy di bass, lah nanti kamu ajak si Gogon buat bantuin vocal atau pegang setrum” lanjutnya. Alhasil saya pun terjebak dalam bujuk rayu yang menyesatkan. Entah apa yang saya dan teman-teman pikirkan pada waktu itu. Hampir semuanya pengalaman minus. Ditambah skill pun antara parah menuju pas-pasan. Tapi karena berpegang pada prisnsip Dhanie yang Harus Coba Biat Telat dan Mepet itu akhirnya kami mau tidak mau menjalaninya. Kami harus ikut DMF a.k.a. Dhamysoga Music Festival.

Untuk lagu, sejak dari awal Jitu dan Dhanie ngebet ingin menggarap lagu Innocent / Mujaki na mama de, yang juga ending pertama dari serial Digimon Frontier. Karena soundtrack jadinya lagu ini pake bahasa Jepang. Boleh jadi mungkin kamilah yang pertama membawakan lagu dari negeri sakura itu di DMF. Wa ha ha ha ha ha (bangga chuy).

Namun saat-saat latihan bukan tanpa masalah. Malahan sangat bermasalah. Karena tidak tahu caranya memakai studio, kami malah sering keasikan ngobrol dan cek cok di studio. Bisa ditebak…. 15 ribu melayang sia-sia. Padahal jaman segitu uang 15 ribu itu buanyak banget. Kalo jajan pangsit dikantin dapat 15 mangko. Beli gorengan dapat 45 biji. Main PS juga bisa sampai 10 jam.

Dan herannya kebiasaan ngawur itu tetep kami pertahankan sampai H-1. Sampai-sampai kami lupa kalau kami Cuma bisa 1 lagu thok. Itu bun juga sedikit kacau. Namun memang bener kata pepatah. Bisa kalau Kepepet. Dan tiba-tiba saja ide untuk menggarap lagu ShinChan muncul. Latihannya pun tidak memakan waktu cukup lama. Hanya sekitar 30 menit saja. Setelaha itu kami mematangkan Innocent (walau jadinya setengah matang).

Jreng…jreng…. Saat yang paling tidak ditunggu pun dimulai. Hari dimana kami tampil telah tiba. Kebetulan saat itu dapat giliran nomer 10. Sehingga ada kesempaan untuk melihat peserta yang lainnya dulu. Namun tindakan kami ini sepertinya blunder. Penampilan band-band awal yang luar biasa membuat saya dan yang lainnya pusing tujuh keliling. Bahkan berencana beli bodrex segala untuk meredakan nyeri kepala. Hampir semua wajah personil SBP ditekuk. Saya tidak bisa bayangkan seperti apa nanti kami jadinya.

Dan perlahan tapi pasti, waktu itu tiba juga. Kostum nyleneh yang kami persiapkan nekat dipakai. Dan saat nama SBP dipanggil, jantung rasanya mau copot. Tapi bagaimanapun juga nasi sudah menjadi bubur. Tinggal bagaimana caranya jadi bubur ayam abah Odil. Bismillah kami pun maju ke atas panggung dengan kepedean.

Melihat penonton sedikit lenggang dan banyak yang lebih memilih ngiyup (berteduh), kami jadi garing juga akhirnya. Namun entah bagaimana ide sedikit nekat muncul. Kami berusaha menyapa penonton dengan ucapan salam. Walau tidak nyambung, tapi ternyata cukup efektif juga. Penonton tiba-tiba saja memenuhi tempat entah dari mana asalnya. Bahkan banyak juga yang dari sekolah lain. Semangat pun mulai muncul.

Kemudian, sang MC mulai memperkenalkan kami satu per satu. Dan bisa ditebak siapa yang paling banyak dapat applaus dan penggemar. Yang jelas bukan saya, Dhanie, gogon, Dedy, atau Hendro melainkan Jitu. Yah demi popularitas band kami maafkan lah ada yang punya penggemar lebih banyak he he he he he he.

Setelah perkenalan selesai, lagu pertama pun dikumandangkan. Sengaja pada mulanya tidak kami sebutkan judul lagu biar surprise. Intro pun kami samarkan dengan pola mirip lagu Aku Rindu milik Farid Harza. Tapi begitu masuk di lagu mereka langsung menganga, karena ternyata lagu yang dibawakan adalah lagu Shin Chan. Mungkin mereka terheran-heran hingga menganga seperti itu gara-gara Gogon. Bayangkan coba, bagaimana bisa Preman tapi nyanyi Shinchan. Sehingga sepertinya tak sinkron antara muka dan suara. Tapi karena dibawakan dengan sepenuh hati, akhirnya penonton mulai terbius dan ikut bergoyang.

Dan lagu kedua menjadi puncak sebuah perhelatan. Lagu yang mungkin dalam sejarah DMF adalah lagu jepang pertama. Dan dengan semangat menggelora, suara yang carut marut, dan bunyi gitar yang tertukar antara rhythm dan melodi (Dasar apa yang dipikirkan Dhanie dan Jitu?), penonton lagi-lagi terbius. Mereka enjoy aja tuh…. Heran.

Pada akhirnya cobaan yang berat telah dilalui. Dua lagu kami telah bawakan. Dan di akhir penampilan saya tidak lupa menyampaikan kalau kaset dan CD dari lagu-lagu itu bisa didapatkan di toko terdekat. Tahu efeknya apa dari perkataan itu? Esoknya kami ditanyai sana-sini, apa CD dan Kasetnya sudah terbit…. Hoh menggila.

Tapi bagaimanapun juga, itu adalah sebuah pengalam unik waktu SMA. Usia buat coba-coba. Untung soal minyak kayu putih saya tidak coba-coba. Tetep minyak kayu putih Cap Lang.

Silahkan kalau mau download lagu kami he he he he he:

download-iconDownload Mujaki Na Mama De

10 Sinetron Terbaik (Menurut Penulis)

Juni 16, 2009 Alfan F 45 komentar

Berikut ini saya ingin menuliskan 10 sinetron terbaik menurut saya. Penilaiannya terbesar diambil dari pendapat pribadi dan sisanya saya browsing komentar-komentar di internet. Jadi saya pikir tidak perlulah menjadi perdebatan. Karena bisa jadi apa yang saya sukai berbeda dengan apa yang anda senangi. Namun penilaian pribadi saya tidak hanya saya dasari dari pandangan subjektif. Karena saya jarang sekali melihat kwalitas sebuah sinetron dari artis yang berperan. Sebagai contoh kalau ada sinetronnya Jessica Iskandar (salah satu artis favorit saya) maka tidak serta merta menilai bahwa film atau sinetron yang dibintanginya itu selalu bagus.

Pandangan pribadi di sini lebih saya dasari dari penilaian secara objektif. Apa idealisme yang dibawa di sinetron itu, bagaimana sinematografi-nya, bagaimana kekuatan ceritanya, dan juga seperti apa kwalitas acting para pelakunya. Namun sekali lagi, peringkat ini saya dasarkan dari sudut pandang pribadi saya dimana pasti mana yang lebih nyaman saya tonton juga akan mempengaruhi peringkat. Jadi mohon maaf kalau memang ada perbedaan pendapat diantara kita.

Berikut 10 Sinetron terbaik menurut saya dimulai dari perngkat paling buncit.

Sinetron Terbaik ke 10, Jomblo The series (RCTI), Pemeran : Christian Sugiono, Dennis Adhiswara, Rizky Hanggono,dan Ringgo Agus Rahman.

396116650_1ebc980cc5Jomblo adalah film tentang empat cowok yang mencoba mencari makna cinta. Disini dikisahkan dimana mereka mencoba menyikapi cinta dalam berbagai macam cara dari sisi pandang keempat orang cowok yaitu Agus, Doni, Bimo dan Olip.

Catatan penulis dari sinetron ini : Film ini termasuk film komedi romantis paling menghibur menurut saya. Guyonan-guyonan yang ditampilkan khas Mahasiswa sekali. Alur cerita menarik dan tidak berlebihan seperti kebanyakan sinetron sekarang.

Ada satu karakter favorit saya di Jomblo. Namanya Rahmat (saya lupa nama asli pemerannya). Dia merupakan teman Agus di kampus yang ahli dalam menciptakan alat-alat baru. Kalau boleh menganalogikan, Rahmat ini seperti Q di James Bond. Namun sayangnya alat yang dibuat Rahmat ini bukannya membuat rencana Agus berjalan mulus. Tapi seringnya sang alat berfungsi ganda, sehingga malah mengacaukan keadaan.

Sinetron Terbaik ke 9, Kepompong (SCTV), Pemeran : Derby Romero, Aryani Fitri, Mikha Tambayong, Dinda Kirana, dan Tania Putri.

1z37cdzKepompong mengisahkan persahabatan lima orang remaja satu cowok bernama Indra dan empat cewek, Chacha, Tasya, Beby, dan Helen. Seperti remaja pada umumnya, mereka diadapkan oleh problematika dalam dunia ABG. Ada tentang kesetiakawanan, percintaan, serta hubungan sosial.

Catatan Penulis dari sinetron ini: Bisa jadi sinetron ini adalah satu-satunya sinetron yang saya tonton saat ini. Alasannya cerita yang ditawarkan betul-betul fresh. Dan permasalahan remaja hampir semua terakomodir di sinetron ini. Banyak sekali pesan sosial dalam dunia remaja yang di ulas sehingga menjadikan sinetron ini punya nilai plus diantara sinetron yang lainnya pada saat ini.

Sinetron Terbaik ke 8, Keluarga Cemara (RCTI), Pemeran : Adi Kuri, Lia Warokka, Ceria HD, Anisa Fujianti, dan Pudji Lestari.

kel_cemaraSinetron ini menceritakan seorang yang kaya raya kemudian jatuh miskin karena penipuan. Hampir semua harta bendanya di rampas oleh pengadilan. Namun dengan kondisi yang sudah miskin tersebut Abah (begitu dia biasa dipangil oleh keluarganya) tidak mau menyerah. Dia berusaha menyambung hidup dengan mengayuh becak. Sedangkan istrinya membuat opak yang kemudian didistribusikan oleh Euis, anak tertua. Abah meminta seluruh anggota keluarga untuk tetap bersabar dan tidak patah arang dalam menghadapi kemiskinan. Dan Abah juga memperhatikan betul pendidikan anak-anaknya.

Catatan Penulis dari Sinetron ini : Sinetron itu menawarkan kesahajaan yang dikemas tanpa rasa iba”dibuat-buat” secara berlebihan. Walaupun tidak menawarkan hedonisme kehidupan keluarga dan sekolah di remaja sekarang seperti sekarang, sinetron ini cukup menghibur. Namun mungkin jika sinetron Keluarga Cemara itu diputar di jaman sekarang seperti tertelan ditengah industri sinetron yang menawarkan percintaan, relaity show keluarga dan lain sebagainya.

Sinetron Terbaik ke 7, Jendela Rumah Kita (TVRI), Pemeran : Dede Yusuf, W.D. Mochtar, Desy Ratnasari.

frpd_kris_dayanti_16Jendela Rumah Kita adalah serial televisi drama Indonesia. Serial ini disutradai oleh Dedi Setiadi, dengan durasi 60 menit (16 episode). Film ini ditayangkan oleh TVRI. Film ini dibintangi oleh Dede Yusuf, yang namanya melambung setelah bermain sebagai Jojo dalam film ini. Krisdayanti muda juga berperan dalam salah satu episode serial ini, “Gadis Manis dalam Gerimis”.

Catatan Penulis dari Sinetron ini : Sinetron ini adalah sinetron favorit saya sewaktu masih belum sekolah hingga TK. Dulu saya paling menunggu kalao si JOJO (Dede Yusuf) beraksi dengan menunjukkan tendangan khas Tae Kwon Do miliknya.

Sinetron Terbaik ke 6, Sarana Angkutan Rakyat (RCTI), Pemeran : Basuki, Nunung, Didik Ninitowok, Barkah, dan Pak Bendot.

Salah satu karya dari Rano Karno yang menceritakan tentang perjuangan seorang guru bernama Pak Sarmun. Pak Sarmun selain menjadi guru juga nyambi menjadi tukang ojek. Hal ini dia lakukan untuk menghadapi tantangan biaya hidup di Jakarta yang tidak main-main. Terkadang banyak cemoohan dari tetangga, rekan guru, dan orang tua wali murid Pak Sarmun karena profesi gandanya ini. Namun Pak Sarmun tidak terlalu memusingkan hal itu. Baginya yang penting dia telah menjalani perannya sebagai guru dengan baik dan tidak memakan uang yang tidak jelas.

Catatan Penulis dari Sinetron ini : Di sinetron inilah kita bisa melihat betul kualitas acting dari Basuki dan Nunung (keduanya jebolan Srimulat). Mungkin banyak orang akan beranggapan kalau Basuki dan Nunung hanya bisa memerankan peran banyolan saja. Tapi di sinetron ini saya jamin kita melihat Basuki dan Nunung yang lain. Di sinetron ini peran mereka serius sekali. Bahkan tidak jarang saya yang waktu itu masih SD ikut menangis saat melihat masalah yang menghadapi mereka.

Sinetron Terbaik ke 5, Jangan Ada Dusta (SCTV), Pemeran : Inneke Koesherawati, Aji Pangestu, dan Rico Tampatty

Bagaimana bila seorang suami (Rico Tampatty) yang terlanjur menceraikan istrinya berbalik sadar kalau sebenarnya istrinya itu (Inneke) adalah wanita yang tepat baginya. Sehingga dia berusaha keras agar mencari cara untuk bisa menikahi istrinya itu. Untuk itu dia mencoba mengakali aturan agama, dengan cara meminta Istrinya untuk menikah dengan salah seorang temannya (Aji Pangestu). Pernikahan ini dalam perjanjian dilakukan dalam beberapa bulan, dan setelah itu Aji Pangestu diminte menceraikan Inneke agar Rico dapat menikahinya lagi. Namun dalam perjalanannya Aji dan Inneke jatuh cinta betulan. Mereka pun memutuskan untuk mempertahankan pernikahan yang awalnya cuman unuk akal-akalan itu.

Catatan Penulis dari Sinetron ini : Sinetron ini walaupun bukan sinetron religi namun pesan tentang nilai-nilai agama sangat kental didalamnya. Bahkan dalam sinetron ini digambarkan betul bagaimana manusia itu hanya bisa berencana dan berusaha, namun jalan akhir tetap di tangan Pencipta.

Sinetron Terbaik ke 4, Lorong Waktu (SCTV), Pemeran: Deddy Mizwar, Jourast Jordy, Aji Pangestu/Dicky Chandra/Hefri Olivian, Chrsty Jusung/Aditya Novika/Zaskia, Oppie Kumis, dan Qubil AJ

Lorong Waktu adalah salah satu serial TV bulan Ramadhan di Indonesia. Banyak orang yang menyebutkan bahwa basis serial ini adalah film Back to The Future di era 1980-an karya Steven Spielberg. Dengan menampilkan sebuah mesin waktu yang memakai komputer canggih. Ide mesin waktu ini sendiri agak berbeda dengan yang digambarkan di film The Time Machine.

Lorong Waktu pertama kali di putar di layar TV Indonesia (melalui stasiun TV SCTV) pada Ramadhan 1999. Setelah itu dilanjutkan dalam beberapa sekuel, dari mulai Lorong Waktu 2 (2000), Lorong Waktu 3 (2002), Lorong Waktu 4 (2003), Lorong Waktu 5 (2004), dan Lorong Waktu 6 (2006).

Catatan Penulis dari Sinetron ini : Dulu benar-benar hampa rasanya acara televise di saat bulan Ramadhan tanpa acara ini. Ringan, sarat dengan nilai-nilai religi, dan menghibur. Tiga kata yang pantas disandangkan dalam sinetron ini.

Sinetron Terbaik ke 3, Sahabat Pilihan (RCTI), Pemeran: – (maaf datanya tidak dapat).

Berkisah tentang dua sahabat Ading dan Dado. Mereka berdua adalah sahabat yang tiap harinya bekerja sebagai tukang loper Koran. Meski berbeda kelas dan usia, Ading dan Dado sangat akrab. Dalam keseharian mereka selalu saja dihadapkan dalam permasalahan remaja saat iu. Namun dengan persahabaan mereka akhirnya mereka dapat menyelesaikan masalah-masalah yang melanda.

Catatan Penulis dari Sinetron ini : Kalu diminta memilih antara “Sahabat Pilihan” atau “Kepompong”? saya akan memilih Sahabat Pilihan. Alasannya cukup simple, Sahabat Pilihan lebih dan sangat realistis.

Sinetron Terbaik ke 2, Si Doel Anak Sekolahan (RCTI dan Indosiar), Pemeran : Rano Karno, Almarhum Benyamin S, Aminah Cendrakasih, Mandra, Suti Karno, Cornelia Agatha, Maudy Koesnady, dan Basuki.

si-doelCeritanya adalah versi modern dari novel Si Doel Anak Betawi karya Aman Datuk Majoindo dan film berjudul sama yang disutradarai Sjumandjaja di tahun 1972. Dalam versi film, Rano Karno juga berperan sebagai si Doel dan Benyamin S memainkan Sabeni.
SDAS ketika pertama ditayangkan melejit menjadi salah satu acara paling terkenal dan mengalahkan popularitas produksi-produksi asing yang saat itu mendominasi televisi Indonesia.

Catatan Penulis dari Sinetron ini : Siapa yang tak kenal Si Doel. Sinetron ini hingga saat ini masih memegang rekor rating tertinggi di dunia per-sinetron-an Indonesia. Salah satu nilai plus dari Si Doel ini adalah pengangkatan salah satu budaya bangsa (budaya masyarakat Betawi) yang jarang sekali dimunculkan sinetron jaman sekarang. Mungkin sinetron jaman sekarang yang membuat bukan orang Indonesia, maka daripada itu budaya liar dan beringas lebih mereka tonjolkan.

The Best Sinetron Ever…….. Para Pencari Tuhan Jilid 1 & 2 (SCTV), Pemeran : Deddy Mizwar, TRIO BAJAJ, Zaskia Adia Mecca, Agus Kuncoro, Akri Patrio, dll.

080908.m.20684Para Pencari Tuhan bercerita tentang kehidupan seorang merbot (penjaga mushala) bernama Bang Jack (Deddy Mizwar) dan ketiga muridnya yang mantan narapidana yaitu Chelsea (Melki Bajaj), Barong (Aden Bajaj), dan Juki (Isa Bajaj). Setelah keluar dari penjara, Barong diusir dari komplotan curanmor lantaran sering menyanyi di pengadilan. Setali tiga uang, Juki yang mantan copet, ditolak mentah-mentah saat kembali ke rumah ibunya. Nasib Chelsea agak berbeda. Ketika akan mengajak rujuk kembali dengan mantan istrinya, Marni (Anggia Jelita). Ternyata sang istri sudah menikah dengan Sumarno, polisi yang menjebloskannya ke penjara.

Akhirnya mereka bertiga secara tak sengaja bertemu dan luntang lantung menyusuri Jakarta yang tak lagi ramah. Seharian mereka menjumpai warung tutup. Hati mereka makin sakit, merasa dunia sudah benar-benar menutup diri bagi mereka. Mereka baru tersadar saat ada yang memberitahu bahwa hari ini adalah hari pertama bulan puasa, sehingga tak ada orang makan di warung.

Ketiganya kemudian terdampar di sebuah mushala bernama At-Taufiq. Di sana ada Bang Jack, penjaga mushala yang fanatik dengan bedug. Dia tak mau adzan jika belum menabuh bedug. Mantan tukang jagal ini akhirnya tak hanya menerima ketiga narapidana tersebut tapi sekaligus sudi membimbing mereka ke jalan yang benar. Sebenarnya ilmu agama Bang Jack sendiri pas-pasan sehingga dalam penerapan agama sering keliru. Untunglah ada Aya (Zaskia Adya Mecca) yang membantunya. Gadis cantik penjual kolak dan pengelola perpustakaan gratis ini paham soal agama. Aya adalah adik ipar Ustad Ferry (Akri Patrio), sang ketua pengurus mushala, yang pamornya tengah menanjak setelah menjadi komentator di sebuah televisi. Belakangan pupolaritasnya tersaingi oleh istrinya sendiri, Haifa (Annisa Suci Wulandari).

Dalam sinetron ini juga ditampilkan hubungan yang unik antara Bang Udin (Udin Nganga), seorang hansip, dan sahabatnya Asrul (Asrul), seorang pria beristri satu beranak empat, dengan Pak Jalal (Jarwo Kuat). Bang Udin dan Asrul sering merasa kesal dengan Pak Jalal yang merupakan orang paling kaya di kampungnya. Sekesal apapun mereka tetap mendatangi Pak Jalal untuk diberikan pekerjaan pada saat mereka kekurangan uang untuk biaya hidup. Selain itu, sinetron ini juga diwarnai dengan kisah cinta Aya dengan Azzam (Agus Kuncoro), teman masa kecil Aya, yang berliku-liku. Walau lamarannya sudah tiga kali ditolak, Azzam tetap pantang menyerah mengejar cinta Aya.

Mengapa saya menganggap sinetron ini adalah sinetron terbaik : Dalam sinetron ini lagi-lagi saya dibuat berdecak kagum dengan kelihaian Bang Deddy Mizwar dalam memotret persoalan sosial di kalangan bawah. Kritik-kritik sosial yang dilontarkan juga mengena dan up to date. Selain itu humor-humor yang mereka pakai tidak terkesan murahan bahkan malah sangat cerdas dan sarat pesan yang membangun.

Hal lainnya dari PPT yang mungkin tidak dimiliki oleh sinetron lain adalah soal kekayaan ceritanya. Hampir semua karakter dalam sinetron ini tidak ada satupun yang terbuang percuma. Mulai dari hansip, tukang sayur, orang miskin desa, pak rt, pak rw, sampai penggemar karambol semua diberi porsi cerita. Dan hebatnya porsi cerita dari peran pembantu tadi tidak sampai merusak inti cerita utama, justru semakin memperkaya dan melengkapi.

Dan yang jelas….. saya tetap berharap dapat melihat season 3-nya pada bulan Ramadhan nanti.

Muqodimah

April 2, 2009 Alfan F 3 komentar

Alhamdulillah… akhirnya punya waktu juga bikin blog di wodpress, setelah sekian lama pake blog friendster.

Intinya kenapa saya coba-coba nulis? Soalnya sempa disindir sama Bapak Mauludi. Beliau bilang bahwa orang Indonesia ini payah dalam dua hal. Yang pertama adalah membaca dan yang kedua adalah menulis. Nah loh… Kumplit khan?

Akibat sindiran itu saya jadi nyoba-nyoba rajin menulis. Mulai dari menulis sms sampai nulis di tembok rumah. Untuk yang terakhir jangan ditiru ya! Soalnya itu adalah contoh yang buruk. Apalagi akibat aktifitas itu saya jadi mendapat lima jitakan dari bapak saya karena bikin tembok tambah kotor… wekekekekekek

BTW, semoga tulisan yang ada di sini bisa bermanfaat. Dan mohon banget masukannya, karena juga baru belajar.

Akhir kata… mengheningkan cipta Mulai!!!! Loh… maksud saya, akhir kata Wassalamualaikum Wr.Wb.

Categories: Tentang saya Tag: