Beranda > sekitar kita > Bangga Pakai Nama Asli atau Nama Palsu?

Bangga Pakai Nama Asli atau Nama Palsu?

whats-my-nameNama adalah doa. Itu yang sering disampaikan orang tua pada saya. Sehingga sebisa mungkin saya selalu mengenalkan diri saya dengan nama asli. Namun ada sebuah fenomena menarik terkait dengan nama itu sendiri. Akhir-akhir ini seiring dengan berkembangnya zaman, orang-orang jadi lebih suka memakai nama samaran sebagai sarana mengekspresikan dirinya. Sebenarnya sih tidak masalah juga kalau mereka pakai nama palsu. Toh itu juga haknya. Tapi kejadian ini justru menunjukkan banyak dari kita yang tidak pe-de dengan diri kita.

Ada beberapa factor yang menyebabkan mereka tidak mau mengenalkan nama asli pada khalayak. Salah satunya terkait dengan semakin masifnya perkembangan teknologi informasi. Perkembangan teknologi informasi ini menyebabkan arus pertukaran budaya menjadi hal yang tak mungkin dibendung. Sehingga orang akan mudah silau dengan budaya luar yang lebih gemerlap dan under estimate dengan budaya dalam negeri.

Kembali lagi ke nama. Apalah arti sebuah nama kata William Shakesphere. Namun saya adalah rang yang berpendapat bahwa ungkapan kang William itu adalah sesuatu yang tolol. Bagi saya nama adalah doa, nama adalah jati diri, nama adalah cermin budaya, nama adalah harga diri. Namun sayang banyak dari kita tidak bangga dengan nama sendiri. Coba saja anda surfing di Friendster. Hampir semua orang selalu pakai nama palsu. Dan lucunya biasanya diimbuhi dengan kata-kata cutes, cantique, keyen, manies, atau ungkapan narsis lainnya.

Tidak hanya di dunia maya, fenomena memakai nama palsu ini juga merambah dunia nyata. Saya sering mengetahui banyak teman saya yang merubah namanya demi sebuah pengakuan status di komunitas tertentu. Hanya saja perubahan nama itu terkadang terlalu ekstrim sehingga jadinya malah aneh dan bikin geli. Berikut ini ada beberapa contoh nama yangmengalami transformasi secara mencengangkan:

  • Slamet Riyadi yang seharusnya dipanggil Slamet, tapi minta dipanggil SLAM atau bunyinya SLEM.
  • Bambang. Pacarnya orang Jakarta. Dan secara tidak sengaja saya mendengar panggilan sayangnya itu pada bambang. Tebak apa hayo? Bambang dipanggil BAMBY (bembi) oleh pacarnya.
  • Sunarto. Dia adalah serang siswa smp tetangga saya. Dari cerita ibunya, Sunarto paling marah kalo dipanggil Sun atau Narto. Dia minta dipanggil NARUTO (tokoh anime). Dapat berapa perkara tuh?
  • Sholichan (baca solikan). Ini lebih gila lagi. Solikan kalau kenalan dengan cewek di via chating, friendster, atu facebook dia selalu mengaku bernama NICHO alias NICHOLAS. Saya pun bertanya, emang dapat tuh nama dari mana? Dia dengan enteng menjawab, huruf penyusun dari SOLICHAN itu kalau dibolak-balik bisa ketemu NICHOLAS. Terserah deh…
  • Joko dipanggil Joey….. tahu deh
  • Siti Khadijah minta dipanggil FIRA (???????)
  • Siti Jamilah minta dipanggil Mulan (terinspirasi dari Mulan Jameela mungkin)
  • Dll

Itu sedikit contoh dari krisis kepercayaan diri kebanyakan generasi sekarang. Tapi tidak semua orang kok berbuat demikian. Karena saya masih menjumpai banyak orang yang tetap bangga dengan nama pemberian orang tuanya walau dianggap ndeso oleh teman-temannya. Sebagai contoh Sudirman. Dia suka dipanggil Sudirman karena menurut dia nama itu sama dengan nama Pahlawan Nasional. Juga ada yang bernama Teguh. Dia cinta mati dengan nama Teguh karena njawani (jawa banget) dan bikin dia selalu ingat nasehat orang tuanya agar jadi orang yang teguh.

Bagaimana dengan Anda? Bangga denga nama sendiri atau lebih suka memalsukan jati diri?

  1. Juni 8, 2012 pukul 4:40 pm

    I have been browsing online more than 3 hours today, yet I never found any interesting article like yours.

    It’s pretty worth enough for me. In my opinion, if all site owners and bloggers made good content as you did, the internet will be a lot more useful than ever before.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: