Archive

Archive for November, 2009

Biar Makan INDOMIE tidak membosankan

November 30, 2009 Tinggalkan komentar

Mie instan memang telah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia dalam keseharian. Bahkan kaau boleh saya menyebutnya, mie instan merupakan makanan pokok kedua setelah nasi. Sebagai orang yang punya toko, saya tahu betul bagaimana sirkulasi penjualan mie tiap harinya.

Namun ada kalanya kita merasa jenuh menyantap mie instan itu. Namun apa daya, situasi memaksa kita untuk terus menyantapnya walau dilanda kebosanan yang amat sangat. Untuk itulah diperlukan sedikit kreatifitas dan imajinasi agar mie instan yang akan kita santap memiliki penampilan dan rasa yang lain dari biasanya. Dan untuk itu anda perlu mencoba tips dibawah ini untuk me-make over Indomie yang akan anda santap.

1. Hancurkan indomie

Instruksi di bungkus indomie menyuruh kita untuk memasukkan indomie dengan utuh. Nah… kita coba cara lain dengan menghancurkan indomie kita. Kita akan dapatkan indomie matang namun kecil-kecil seperti halnya kita makan muesli. Yang kita peroleh adalah sensasi berbeda di lidah saat memakannya.

Namun, hati-hati dengan cara ini. Secara fisiologi sel, dengan menghancurkan indomie Anda sebenarnya memperbesar permukaan indomie yang bersentuhan dengan air panas. Yang terjadi adalah Indomie Anda akan cepat menyerap air panas dan lebih cepat matangnya. Oleh karena itu, para SGers harus menjaga jangan sampai Indomie tidak terlalu lembek. Cara ini cocok untuk semua rasa Indomie.

2.  Goreng dengan mentega

Indomie (baik utuh atau dihancurkan sesuai selera) bisa digoreng dulu dengan menggunakan mentega hingga berwarna kecoklatan. Lalu masukkan air dan rebus indomie hingga matang. Karbon yang dihasilkan dari penggorengan indomie dengan mentega akan memberikan rasa yang berbeda bagi indomie SGers. Perlu diperhatikan bahwa karena mentega itu rasanya asin perlu hati-hati dalam pengaturan bumbu agar rasanya tidak keasinan.

Cara ini lebih cocok untuk indomie rasa standard seperti kaldu ayam atau ayam bawang. Saya tidak menyarankan untuk mencobanya untuk Indomie yang berasa khusus seperti kari ayam, soto koya, dll.

3. Ifu-Indomie

Saya yakin SGers tahu apa itu ifu-mie. Mie yang digoreng kering yang disiram pakai kuah kental yang panas. Kalau mau sedikit repot, para SGers bisa mencoba dengan merebus sebentar indomie hingga matang, tiriskan, lalu goreng indomie tersebut dengan minyak hingga kering crispy.

Bikin kuah indomie, lalu tuangkan campuran tepung terigu/maizena dengan air ke dalamnya dan masak hingga kuah kental. Setelah itu tuangkan ke atas mie yang sudah digoreng kering tadi.

Karena agak repot saya belum tahu apakah cara ini dapat diterapkan di seluruh rasa indomie atau tidak. Tidak ada salahnya untuk bereksperimen dengan rasa yang lain, tapi nanti bagi-bagi ke saya yah bagaimana hasilnya…

4. Pizza-mie

Kayanya cara ini agak lazim dan sering dipraktekkan. Indomie direbus hingga matang, lalu tiriskan. Campur telur dan dikocok hingga rata, lalu masukkan bumbunya. Campuran ini kemudian digoreng hingga matang dan agak kering. Paling enak dimakan dengan sambel.

Ricuh Hanya Karena Antri HP Murah

November 25, 2009 18 komentar
Hp esia murah, warna-warni, bisa facebook kini tersedia di pameran besok. Dengan harga 299rb kini sudah dapat hp yang dpt facebookan gratis 1 bulan dari Esia.

Hadir hari ini di Atrium EX Plaza dengan harga promo 99rb khusus hari ini dibuka mulai pukul 11.00. Diperkirakan akan menjadi pameran peluncuran ponsel teramai dari semua pameran yang ada. Harga yang ditawarkan sungguh menggiurkan, dari harga 299rb menjadi hanya 99rb, ponsel ini sekaligus menjadi ponsel termurah sampai saat ini.

Syarat:
1 Orang maximal 1 Ponsel
Mengisi brosur/formulir dan menyerahkannya pada saat pembelian.

Brosur/formulir akan dibagikan saat mengantri.

Gambar dari Esialover (Antrian Esia Gayaku membludak !!)

 

Tweet dari EsiaLover:

Quote:
“EX Plaza menjadi Tanah Abang untuk mendapatkan Hape Esia Gayaku. Hanya dengan Rp 99ribu sudah bisa facebook-an!!”

“Maaf bagi yg blm sampai EX utk beli hape esia GayakuFM; sebaiknya tdk perlu coba kesana; antrian sdh terlalu panjang”

“Antrian luar biasa untuk mendapatkan hape Esia GayakuFM Rp 99k di EX Plaza”

 

Kabar terbaru

Quote:
Untuk menjaga kerusakan lebih parah di dalam mall, Kabarnya Penjualan sudah dipindahkan dari dalam gedung ke area parkir motor yang ada di luar mall.

Beberapa saat yang lalu kami menerima kabar pintu mall ditutup untuk umum, pintu dibuka hanya buat orang yang ingin keluar dari mal.

Untuk yang sudah berada disana mohon berhati-hati, banyak yang kehilangan barang di pameran ini.

Blackberry Melayang Gara-gara Antri HP Rp 100 Ribu

Quote:
INI bukan fiksi. Ini cerita pengakuan dari perempuan muda, yang baru saya kenal, Mbak Yanti, di Plasa Ex Jakarta. Perempuan cantik ini mengaku kehilangan Blackberry bold-nya, lantaran antri berdesak-desakan saat membeli ponsel merek Nexian dengan kartu Esia.

Ternyata, Mbak Yanti adalah salah satu ‘pengunjung dadakan’ di Plasa Ex. Pertemuaan Mbak Yanti dan saya, terjadi ketika saya sedang menyantap makanan di restoran A&W. Kebetulan saat itu saya sedang haus, dan kepingin menghilangkan dahaga dengan rootbeer. Nah, di kursi makan itu saya bertemu Mbak Yanti yang sesegukan menahan tangis.

“Kenapa Mbak?” spontan saya bertanya.

Mbak Yanti kemudian bercerita. Ia mengaku bekerja di sebuah perusahaan swasta dan tinggal di kos-kosan di kawasan Depok. Hari ini, ia terpaksa berbohong ke atasannya, dengan alasan izin keperluan keluarga. Mbak Yanti merasa tergiur dengan promo iklan di Kompas, yang menyebut adanya launching Nexian-Esia, dengan harga Rp 99 ribu. Seratus ribu? Wah, hati saya tertawa karena kepingin ikut beli. Penjualan dengan harga khusus itu hanya berlaku hari ini.

Saya terpaksa membatalkan niat saya antri, setelah melihat kerumunan orang yang tiba-tiba mendekat ke foodcourt, tempat kami santap siang. Dan tiba-tiba ada bunyi riuh di sebrang blok. Entah, itu mirip bunyi tong sampah yang terjatuh, dan diiringi suara ketakutan pengunjung wanita. Si Jose pun sempat ketakutan. Beruntung petugas keamanan dalam gedung langsung bertindak, dan membuat pagar betis.

Rootbeer saya baru habis setengah gelas. Tapi saya memutuskan pulang, karena melihat ada kemungkinan suasana yang tak beres. Saya dan Jose bergegas ke bawah ke arah parkir mobil.

Selama perjalanan melintasi lorong etalase, saya dapatati ketakutan para karyawannya. Hampir semua etalase memilih tutup, dan berjaga-jaga dibalik rolling door transparan. Sepertinya, beberapa saat yang lalu, baru saja ada kegaduhan di sini. Ratusan orang tampak hilir-mudik tak tentu arah, kemungkinan hanya mengikuti gerak arus massa yang terbanyak.

Menjelang memasuki tangga darurat, saya menemui seorang perempuan tua yang pingsan, digotong oleh 4 orang patugas keamanan. Wajahnya pucat dan keringat membasahi keningnya.

Saya dan Jose tiba di tempat parkir. Beruntung si Agus sopir saya, sudah stand by di depan mobil. “Aman kan, Pak? Saya baru aja baca beritanya, ricuh pak.” tanya Agus.

Ternyata si Agus saat itu lagi denger radio sambil baca kompas.com. Ia sempat mengontak HP saya, tapi saya tak mengangkatnya. Mungkin saat saya dan Jose sedang berupaya menerobos kerumunan massa. Saat keluar dari Plasa Ex, saya masih melihat kerumunan orang di tempat parkir luar gedung. Di sana ada 2 mobil box yang disemuti oleh ratusan manusia. Mungkin jumlahnya mencapai 1.000 orang, dan ini belum termasuk di dalam gedung, tempat saya makan siang di footcourt.

Saya jadi ingat cerita Mbak Yanti. Kasihan sekali ia harus kehilangan blackberry-nya hanya demi sebuah ponsel baru yang terbilang sangat murah. Mudah-mudahan ia sadar, bahwa taruhan nyawa lebih penting dari itu semua.

Tapi yang jelas, bukan hanya buruknya budaya antri yang saya sorot. Anggap saja satu hari ini ponsel Nexian-Esia bisa terjual 1.000 unit senilai Rp 100 juta. Faktanya, dampak negatif yang diperoleh lebih besar dari itu, yakni banyaknya pengelola etalase yang menutup gerai lebih awal. Ini belum lagi nilai kerugian korban pengantri yang pingsan atau kecopetan. Dan lebih dari itu, kejadian ini adalah preseden buruk manajemen antrian, yang tak beda jauh dengan antri bantuan langsung tunai (BLT).

Mudah-mudahan kejadian ini tak terulang lagi. Sekali lagi, tulisan ini bukan keluhan Mbak Yanti yang juga kepingin ponsel murah, tapi mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi untuk siapa pun, khususnya jika mengelola event besar yang menggunakan embel-embel budaya antri.

Nih gan fotonya!

Quote:

EX jadi TANAH ABANG

 

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2822081

Inilah Jadinya Kalo Boneka Sesame disuruh Nyanyi Bohemian Rhapsody

November 25, 2009 Tinggalkan komentar

Inilah jadinya kalau boneka Sesame (Kermit, dkk) disuruh nyanyi Bohemian Rapsody. Sebenernya agak sewot sayanya, soalnya ini adalah lagu favorit saya. Tapi berhubung cukup menghibur jadi dimaafkan lah.

Kategori:musik, unik Tag:,

Ninja Buatan Amerika Yang Mengalahkan Ninja dari Negeri Jepang

November 23, 2009 8 komentar

Bagi para penggemar budaya Jepang, Ninja merupakan salah satu hal yang paling menarik untuk diikuti. Ketertarikan sesorang pada Ninja biasanya didasarkan dari misteri yang menyelimuti merka. Ninja sendiri merupakan kumpulan pasukan elit, yang bergerak secara rahasia pada masa perang samurai. Karena itulah informasi tentang Ninja ini beitu sulit didapat dengan gamblang. Alhasil kabar tentang pasukan yang sering memakai baju hitam ini jadi klise dan absurd. Ninja dikabarkan dapat menghilang, bisa terbang, atau melakukan hal-al tidak masuk akal lainnya.

Dan setelah zaman mulai maju, rahasia-rahasia tentang Ninja perlahan-lahan terungkap. Bahkan konsep Ninja, kini dipakai oleh pasukan tentara negara-negara di dunia dalam peperangan.

Ninja menjadi semakin terkenal di kalangan publik saat Hollywood mengangkatnya ke layar lebar. Berawal dari Enter The Ninja yang dibintangi oleh master Ninja sejati Sho Kosugi, film-film sejenis pun mulai muncul kepermukaan seperti American Ninja. Dan saat itulah Ninja seperti menjadi langganan untuk muncul dalam film-film laga.

Disadari atau tidak, banjir Ninja made in Amrik ternyata alah membuat Ninja buatan negeri asalnya sendiri tenggelam. Mugkin baru akhir-akhir ini saja mereka (Jepang) bisa menampilkan lagi Ninja-nya melalui Naruto. Tapi gelombang Ninja Paman Sam itu terlalu masif. Dan mereka terlanjur menjadi icon dimana-mana.

Penasaran dengan beberapa Ninja made in Amrik yang fenomenal? Oke akan saya paparkan ulasannya :

Sho Kosugi, sang Master Ninja yang menjajal peruntungan Holywood

Yang suka nonton SCTV tahun 90-an pasti demen dengan karakter satu ini. Sho Kosiugi merupakan salah satu pelopor masuknya Ninja di ranah hiburan Hollywood. Seringnya SCTV menayangkan film-filmnya seperti Enter The Ninja, Reveange The Ninja, Ninja III, dll begitu menginfluence anak-anak di masa itu Saya masih ingat saat SD dulu dibela-belain beli samurai dan shuriken dari plasti yang dibeli dari abang penjual mainan di depan sekolah, serta tidak lupa pakai kain sarung sebagai penutup muka.

American Ninja, Ninja Penggemar Jeans Biru

Ninja tak hanya pake baju hitam-hitam dan penutup muka loh. Ninja juga bisa gaul dengan pake Blue Jeans dan kemeja. American Ninja merupakan salah satu Ninja yang ketika dielusuri ternyata ber-KTP amerika. Digambarkan dalam film itu, ninja gaul ini begitu sakti. Sehingga Ninja-ninja asal negeri sakura pun tak mampu menandingiya walau keroyokan. Film American Ninja yang dibintang oleh Michael Dudikoff ini saya rasa adalah sebuah film (lagi-lagi) propaganda dari amrik. Dengan cara menunjukkan kalau sebenarnya orang Amerika lebih baik dari orang manapun…. Fasis banget kan???

Ninja-Ninja Mortal Kombat

Mortal Kombat merupakan salah satu game duel paling populer di dunia. Menurut beberapa survey karakter favorit dari game ini ditempati oleh Ninja-ninjanya. Mereka adalah Sub Zero si ninja berkekuatan Es dan Scorpion si Ninja berkekuatan api. Konsep Ninja elemen seperti ini benar-benar menjadi penyegar diantara konsep Ninja klasik yang selalu bawa pedang dan suriken. Mereka cukup bertarung dengan tangan kosong dan mengeluarkan ilmunya seperti hawa pembeku, atau semburan api.

BATMAN sang Pahlawan Kegelapan

Christopher Nolan empunya film Batman Begin benar-benar membuat kejutan dalam pembuatan film Batman miliknya. Tidak seperti film Batman sebelumnya, dimana si manusia kalong itu digambarkan sebagai ahli senam akrobat, Nolan malah membuat bahwa Batman (Bruce Wayne) adalah seorang dengan keahlian Ninjutsu yang dipelajari dari Rash Algul. Tapi justru inilah yang membuat Batman terbaru ini mendapat tempat. Aksi-aksi Batman untuk menyusup, mengintai, mengeksekusi, serta menyerang dalam kegelapan malam seolah menjadi logis. Dan melalui film ini pula sosok Batman digambarkan sebagai perencana dan pemikir ulung. Hal ini sesuai dengan karakter Ninja yang selalu memperhitungkan tndakannya sebelum proses eksekusi.

Dalam film-film Batman besutan Nolan hampir semua perlengkapan Ninja diadaptasi oleh Batman. Sebut saja Shuriken yang kemudian dimodifikasi jadi Bat Arang. Selain itu ia juga punya parasut yang sekaligus jadi sayap saat dia melompat dari ketinggian. Namun karena eranya sudah canggih, sang Ninja kelelawar ini juga tak lupa pakai HandPhone, Bat Mobile, dan Bat Pod (motor).

Ninja Masa Depan

Saat menonton G.I.Joe lagi-lagi saya dibuat kagum dengan penampilan dua Ninja dari pasukan elit rahasia milik pemerintah dan teroris. Secara penampilan mereka mungkin masih mengadaptasi tampilan Ninja klasik yang memakai baju hitam-hitam atau putih-putih, pedang katana, shuriken, dan perlengkapan lainnya. Namun ninja-ninja ternyata juga tidak mau gaptek. Pedang boleh jadi sejata andalan, tapi mereka juga bawa pistol ha ha ha ha ha. Selain itu mereka juga rajin memakai GPS untuk memantau target. Selain itu bajunya juga terbuat dari kevlar yang anti peluru. Topeng pun diganti dengan helm biar tampak keren.

Ninja Assasin

Kalo yang ini adalah film terbaru bikinan Warner Bross. Untuk detailnya silahkan baca artikel saya di Ninja Jepang Rasa Korea.

***

Itulah beberapa Ninja buatan Amreika yang ternyata membuat Ninja dari negeri asalnya terdesak. Tapi sebenarnya ada loh, Ninja dari Indonesia yang kalau serius dibuat filmnya bakalan mengalahkan. Dan Inilah Dia :

Eits…eits…. Ninja Asli Indonesia. Perlu diketahui ini bukanlah maling TV. Tapi pasukan elit berdedikasi tinggi. Jangan dihina karena pake sarung buat topeng. Soalnya sang penulis rela korban perasaan untuk pake tuh sarung. Tuh sarung ternyata abis dibuat pijet… so harus menghirup bau Minyak Telon yang bisa bikin pingsan. He he he he

Ninja Assassin, Ninja Jepang Rasa Korea

November 22, 2009 4 komentar

Ninja adalah salah satu karakter yang tak ada matinya dalam jagad perfilman. Hampir setiap massa selalu saja ada mereka muncul dengan berbagai bentuk dan keahlian yang memukau. Begitu juga dengan film ini.

Dibawah arahan sutardara James McTeigue, yang pernah membesut V for Vendeta (2005), Ninja Assassin benar-benar menyajikan sesuatu yang berbeda dibandingkan film action pada umumnya. Disini kita akan melihat aksi-aksi yang bisa dibilang cukup sadis. Salah satunya adalah adegan fighting para ninja yang diwarnai dengan pedang yang membelah tubuh manusia layaknya sebilah pisau panas membelah mentega. Raizo (Rain/Aktor Korea) adalah anak yatim piatu yang dibesarkan oleh kelompok Ozuno, kelompok ninja yang memang mendidik anggotanya menjadi seorang pembunuh bayaran kejam. Namun karena sesuatu hal, dirinya kabur dari kelompok ini dan diburu oleh saudara-saudara seperguruannya. Mika (Naomie Harris) polisi Jerman yang menyelidiki kasus ini ternyata malah menjadi para incaran para ninja sadis ini karena membantu Raizo. Bagaimana aksi mereka dalam menghindari serbuan pasukan ninja yang datang langsung ke Jerman untuk memburu mereka?

Dari awal menonton film ini Anda akan langsung disajikan adegan sadis dan penuh dengan darah, Anda akan melihat kepala lepas dari badannya, kaki yang terputus akibat sayatan pedang. Dan semua itu hampir terjadi dari film ini dimulai sampai film habis diputar. Disini Anda juga akan melihat gerakan-gerakan ninja yang sangat cepat dan tidak terlihat oleh mata, layaknya serial kartun Naruto. Tertarik menyaksikan film ini, rencananya tanggal 24 november film ini akan tayang di bioskop-bioskop tanah air.

Kategori:Film Tag:, ,

Frau dan Mesin Penenun Hujan

November 22, 2009 54 komentar

Bagi kebanyakan musisi, bergabung dengan perusahaan rekaman besar umumnya menjadi pilihan jalan terbaik untuk mencapai puncak prestasi. Melalui major label, kemudahan meraih ketenaran yang berujung pada datangnya kemudahan finansial, menjadi pandangan mainstream. Meskipun kemudian, ada sejumlah kompromi yang harus dijalankan. Namun bagaimana dengan pemikiran para musisi indie?

Dari Jogja, seorang gadis belia mulai menggebrak panggung musik indie nasional lewat harmoni kord-kord piano elektriknya. Frau, pianis solo berdarah campuran Jogja- Jepang Hawaii telah membuat kagum banyak penikmat musik bawah tanah. Lewat sejumlah performa gabungan piano dengan teater atau seni pantomim, Frau dipuji banyak pengamat musik indie sebagai new rising star di musik indie. Frau sendiri juga tidak segan-segan menyebarluaskan karya musiknya secara gratis melalui internet. Baginya, bermusik adalah media penyaluran hobi sekaligus wujud aktualisasi diri, yang tak bisa dibatasi oleh tuntutan-tuntutan atas nama bisnis komersil.

Berikut salah satu karya-karya Frau :

 

http://yesnowave.com/?p=531

Untuk link ini dijamin legal, asli, dan kualitas suara bagus…. Ukuran fil 55MBan. Selamat mengunduh!!!

Satu lagi, salah satu performa Frau di televisi adalah pada saat Kick Andy. Setelah lama menanti akhirnya ada yang upload di youtube :

Reza Ningtyas Lindh, Satu Lagi Penyanyi Asal Indonesia Menggebrak Eropa

November 20, 2009 2 komentar

Pagi-pagi setelah menyantap nasi jagung dan teh hangat, saya langsung menyalakan komputer. Maklum hari ini libur. Seperti biasa saya langsung cek berita di detik.com, facebook, dan tweeter. Nah pada saat membuka tweeter itulah secara ujug-ujug, mata saya langsung terpancang pada sebuah tweet dari MIdotcom yang memberitakan ada penyanyi Indonesia yang menjadi perhatian publik Swedia, negara di Eropa sono.

Karena dihinggapi rasa penasaran yang sangat akhirnya saya putuskan untuk pergi ke TKP. Berikut ini saya cantumken artikel dari lokasi kejadian :

LONDON–MI: Penyanyi asal Indonesia yang menetap di Lund, kota kecil berpenduduk 100.000 jiwa di belahan selatan Swedia dalam beberapa minggu terakhir menarik perhatian publik dan berbagai media massa Swedia.

Reza Ningtyas Lindh, 28, asal Jakarta berhasil masuk sebagai salah satu dari 12 finalis Swedish Idol 2009, ujar Pensosbud KBRI Stokholm Dody Kusumonegoro, Kamis (19/11) waktu setempat.

Menurut Dody, saat ini Reza berhasil masuk dalam lima besar finalis Idol yang berlangsung setiap Jumat malam dan disiarkan langsung oleh jaringan TV4 secara nasional.

Dikatakannya suara yang indah dan dilengkapi dengan teknik vokal yang sangat baik, mendapatkan pujian dari publik maupun media masa di Swedia.

Salah satu penampilan terbaiknya adalah ketika dalam finalis delapan besar, Reza menyanyikan lagu New York New York yang dilantumkan Liza Minelli tahun 1977 mendapatkan standing ovation dari juri dan sambutan meriah dari para penonton.

Aliran suara dan musik yang menjadi favoritnya adalah jazz, R&B, soul, dan pop, namun demikian seperti ajang Idol lainnya para peseta harus siap dengan berbagai tema yang menantang termasuk salah satunya harus bisa menyanyikan lagu berirama rock.

Reza yang lahir dan dibesarkan di Jakarta dari keluarga besar dengan 7 saudara, awal mula menyanyi di publik sejak berusia sembilan tahun ketika menyanyi pada perayaan HUT RI. Reza juga pernah berpartisipasi pada Asia Bagus, suatu program pencarian bakat penyanyi Asia di era tahun 90-an.

Sejak menetap di Swedia Desember 2004, Reza hanya menyanyi pada perayaan HUT RI di wilayah Skine, Swedia tahun 2006 dengan suaranya yang mengejutkan warga Indonesia lainnya.

Penyesuaian diri dengan budaya masyarakat setempat, bahasa dan cuaca yang sangat berbeda dengan Indonesia serta bekerja di bidang F&B telah menunda keinginannya untuk kembali menyanyi.

Namun pada awal musim panas tahun ini ketika tim audition tiba di Malmo dekat kota Lund, rekan Reza secara diam-diam menjebaknya untuk ikut audisi. Dengan alasan akan mengajak Reza jalan-jalan ke Kopenhagen, teman-teman Reza langsung membawanya ke tempat Audition dimana ratusan orang lainnya juga sudah menunggu giliran.

Di sinilah awal perjalanannya di kontes Idol 2009 dimana para juri memilihnya untuk masuk dalam 20 besar di Stockholm yang kemudian disiarkan langsung secara nasional untuk memilih 12 finalis.

Melalui SMS dan telepon, publik memilih delapan finalis sementara dewan juri memilih empat peserta yang mendapatkan wild card. Reza merupakan salah satu yang mendapatkan wild card dewan juri dan saat ini satu-satunya yang masih bertahan di lima besar.

Perjalanan Reza selama ini tidaklah mudah mengingat persaingan yang sangat ketat diantara para peserta yang mempunyai ciri khas dan fans masing-masing. Selain itu penentuan siapa yang keluar dari kontes adalah melalui sms dan telefon dari para penonton sementara dewan juri hanya dapat memberikan pendapat baik yang bersifat positif maupun konstruktif.

Tidak seperti peserta lainnya dimana keluarga mereka selalu mendampingi, Reza yang jauh dari keluarga di Jakarta selalu mendapat dukungan penuh dari teman-temannya. Mereka sudah seperti keluarga sendiri serta Henrik yang selalu setia memberikan dukungan penuh terhadapnya.

Jumat (20/11) malam ini Reza akan tampil kembali dalam final lima besar dan diharapkan penampilannya akan membawanya ke babak berikutnya empat besar.

Menurut Dody, program Idol 2009 merupakan salah satu program yang memiliki rating yang cukup tinggi di Swedia. (Ant/OL-01)

Setelah baca langsung deh saya ublek-ublek yang namanya Youtube untuk melihat performance-nya yang katanya ciamik itu. Monggo sedoyo kalau mau lihat :

 

Reza Lindh “Don’t Stop Me Now” by Queen (kebetulan ini juga lagu dari band favorit saya).

jujur, ini adalah lagu cover Don’t Stip Me Now terbaik yang pernah saya dengarkan. Sebagai pembanding mungkin anda bisa cari versi original-nya yang dinyanyikan langsung oleh Queen atau versi cover-nya kepuyaan Mc Fly.

Nah kalau berikut ini adalah yang performa yang membuat juri harus standing ovation karena penampilannya :

 

Ok kawan-kawan apa yang bisa dapatkan setelah membaca dan melihat apa yang ada dalam postingan ini?? Kalau saya sendiri jadi berfikir bahwa sebenarnya orang Indonesia itu kualitasnya ciamik. Ayo coba kita ingat, kita punya Anggun, Daniel Sahuleka, Bob Tutupoli, Harvey Malayholo, Shandy Sandoro, Reza Lindh sendiri, dan mungkin masih banyak lagi bakat yang tampak di bumi pertiwi ini.

Maslahnya dengan bakat-bakat luar biasa seperti itu, kenapa produk hiburan kita masih ecek-ecek. Bahkan kalo melihat Indonesian Idol 3 kebawah, serta ajang pencarian bakat lainnya, saya malah eneg lihatnya. Ajang yang seharusnya menjadi jalan munculnya superstar baru telah mengalami pergeseran arah sehingga berubah jadi reality show yang tidak bermutu. Alhasil publik jadi terpengaruh untuk memilih kontestan dengan kisah hidup yang melo daripada melihat kualitas sang kontestan.

Pada akhirnya saya berharap, insan penghuni jagad hiburan tidak terlalu menuhankan pasar dan ratting. Ayolah…. beri kesempatan bakat yang sesungguhnya untuk mengambil alih, agar pemirsa tidak selalu dibodohi dan berubah menjadi cerdas!!!

 

%d blogger menyukai ini: