Beranda > fenomena, gaya hidup, serba-serbi, unik > Ricuh Hanya Karena Antri HP Murah

Ricuh Hanya Karena Antri HP Murah

Hp esia murah, warna-warni, bisa facebook kini tersedia di pameran besok. Dengan harga 299rb kini sudah dapat hp yang dpt facebookan gratis 1 bulan dari Esia.

Hadir hari ini di Atrium EX Plaza dengan harga promo 99rb khusus hari ini dibuka mulai pukul 11.00. Diperkirakan akan menjadi pameran peluncuran ponsel teramai dari semua pameran yang ada. Harga yang ditawarkan sungguh menggiurkan, dari harga 299rb menjadi hanya 99rb, ponsel ini sekaligus menjadi ponsel termurah sampai saat ini.

Syarat:
1 Orang maximal 1 Ponsel
Mengisi brosur/formulir dan menyerahkannya pada saat pembelian.

Brosur/formulir akan dibagikan saat mengantri.

Gambar dari Esialover (Antrian Esia Gayaku membludak !!)

 

Tweet dari EsiaLover:

Quote:
“EX Plaza menjadi Tanah Abang untuk mendapatkan Hape Esia Gayaku. Hanya dengan Rp 99ribu sudah bisa facebook-an!!”

“Maaf bagi yg blm sampai EX utk beli hape esia GayakuFM; sebaiknya tdk perlu coba kesana; antrian sdh terlalu panjang”

“Antrian luar biasa untuk mendapatkan hape Esia GayakuFM Rp 99k di EX Plaza”

 

Kabar terbaru

Quote:
Untuk menjaga kerusakan lebih parah di dalam mall, Kabarnya Penjualan sudah dipindahkan dari dalam gedung ke area parkir motor yang ada di luar mall.

Beberapa saat yang lalu kami menerima kabar pintu mall ditutup untuk umum, pintu dibuka hanya buat orang yang ingin keluar dari mal.

Untuk yang sudah berada disana mohon berhati-hati, banyak yang kehilangan barang di pameran ini.

Blackberry Melayang Gara-gara Antri HP Rp 100 Ribu

Quote:
INI bukan fiksi. Ini cerita pengakuan dari perempuan muda, yang baru saya kenal, Mbak Yanti, di Plasa Ex Jakarta. Perempuan cantik ini mengaku kehilangan Blackberry bold-nya, lantaran antri berdesak-desakan saat membeli ponsel merek Nexian dengan kartu Esia.

Ternyata, Mbak Yanti adalah salah satu ‘pengunjung dadakan’ di Plasa Ex. Pertemuaan Mbak Yanti dan saya, terjadi ketika saya sedang menyantap makanan di restoran A&W. Kebetulan saat itu saya sedang haus, dan kepingin menghilangkan dahaga dengan rootbeer. Nah, di kursi makan itu saya bertemu Mbak Yanti yang sesegukan menahan tangis.

“Kenapa Mbak?” spontan saya bertanya.

Mbak Yanti kemudian bercerita. Ia mengaku bekerja di sebuah perusahaan swasta dan tinggal di kos-kosan di kawasan Depok. Hari ini, ia terpaksa berbohong ke atasannya, dengan alasan izin keperluan keluarga. Mbak Yanti merasa tergiur dengan promo iklan di Kompas, yang menyebut adanya launching Nexian-Esia, dengan harga Rp 99 ribu. Seratus ribu? Wah, hati saya tertawa karena kepingin ikut beli. Penjualan dengan harga khusus itu hanya berlaku hari ini.

Saya terpaksa membatalkan niat saya antri, setelah melihat kerumunan orang yang tiba-tiba mendekat ke foodcourt, tempat kami santap siang. Dan tiba-tiba ada bunyi riuh di sebrang blok. Entah, itu mirip bunyi tong sampah yang terjatuh, dan diiringi suara ketakutan pengunjung wanita. Si Jose pun sempat ketakutan. Beruntung petugas keamanan dalam gedung langsung bertindak, dan membuat pagar betis.

Rootbeer saya baru habis setengah gelas. Tapi saya memutuskan pulang, karena melihat ada kemungkinan suasana yang tak beres. Saya dan Jose bergegas ke bawah ke arah parkir mobil.

Selama perjalanan melintasi lorong etalase, saya dapatati ketakutan para karyawannya. Hampir semua etalase memilih tutup, dan berjaga-jaga dibalik rolling door transparan. Sepertinya, beberapa saat yang lalu, baru saja ada kegaduhan di sini. Ratusan orang tampak hilir-mudik tak tentu arah, kemungkinan hanya mengikuti gerak arus massa yang terbanyak.

Menjelang memasuki tangga darurat, saya menemui seorang perempuan tua yang pingsan, digotong oleh 4 orang patugas keamanan. Wajahnya pucat dan keringat membasahi keningnya.

Saya dan Jose tiba di tempat parkir. Beruntung si Agus sopir saya, sudah stand by di depan mobil. “Aman kan, Pak? Saya baru aja baca beritanya, ricuh pak.” tanya Agus.

Ternyata si Agus saat itu lagi denger radio sambil baca kompas.com. Ia sempat mengontak HP saya, tapi saya tak mengangkatnya. Mungkin saat saya dan Jose sedang berupaya menerobos kerumunan massa. Saat keluar dari Plasa Ex, saya masih melihat kerumunan orang di tempat parkir luar gedung. Di sana ada 2 mobil box yang disemuti oleh ratusan manusia. Mungkin jumlahnya mencapai 1.000 orang, dan ini belum termasuk di dalam gedung, tempat saya makan siang di footcourt.

Saya jadi ingat cerita Mbak Yanti. Kasihan sekali ia harus kehilangan blackberry-nya hanya demi sebuah ponsel baru yang terbilang sangat murah. Mudah-mudahan ia sadar, bahwa taruhan nyawa lebih penting dari itu semua.

Tapi yang jelas, bukan hanya buruknya budaya antri yang saya sorot. Anggap saja satu hari ini ponsel Nexian-Esia bisa terjual 1.000 unit senilai Rp 100 juta. Faktanya, dampak negatif yang diperoleh lebih besar dari itu, yakni banyaknya pengelola etalase yang menutup gerai lebih awal. Ini belum lagi nilai kerugian korban pengantri yang pingsan atau kecopetan. Dan lebih dari itu, kejadian ini adalah preseden buruk manajemen antrian, yang tak beda jauh dengan antri bantuan langsung tunai (BLT).

Mudah-mudahan kejadian ini tak terulang lagi. Sekali lagi, tulisan ini bukan keluhan Mbak Yanti yang juga kepingin ponsel murah, tapi mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi untuk siapa pun, khususnya jika mengelola event besar yang menggunakan embel-embel budaya antri.

Nih gan fotonya!

Quote:

EX jadi TANAH ABANG

 

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2822081

  1. November 25, 2009 pukul 3:51 pm

    busetttt…rame bener…

    • Alfan F
      November 26, 2009 pukul 4:14 am

      iya bang…. pasar malem udah kala padet tuh

  2. Lukman
    November 25, 2009 pukul 10:31 pm

    Tergiur harga murah tuw…

    • Alfan F
      November 26, 2009 pukul 4:15 am

      dimana-mana murah selalu jadi pilihan….

  3. November 26, 2009 pukul 12:25 am

    begitulah saat orang2 yang tamak dan rakus berkumpul!

    • Alfan F
      November 26, 2009 pukul 4:15 am

      semoga kita tidak termasuk dalam orang-orang seperti itu

  4. peter kumara
    November 26, 2009 pukul 3:36 am

    Gak lagi-lagi ikut deh..kapok gw.. badan ancur sakit semua.Dapet juga kagak Rusuh yg ada

    • Alfan F
      November 26, 2009 pukul 4:16 am

      loh kemaren ikut antri toh????

  5. rina
    November 26, 2009 pukul 7:32 am

    ya ampun….klo ada yang 100rban ky begini ngapain juga ada blackberry,btw….kpn di adain lagi ni….yang 50rb sxn…..gratisan 6 bulan…ada yang barani????

    • Alfan F
      November 26, 2009 pukul 1:08 pm

      wew… yang 100ribuan antrinya sudah seperti ini. Begimana yang 50 ribuan…??? Wah saya ga berani membayangkan.

  6. Sadewa
    November 26, 2009 pukul 7:51 am

    Mudah2an Ponsel blackberrynya bisa ditemukan lg dg adanya teknologi gPs.

    • Alfan F
      November 26, 2009 pukul 1:09 pm

      Amin…. dan ga pake antri

  7. sof
    November 26, 2009 pukul 8:23 am

    mendingan gue bayar 299 rb tapi kagak usah ngantri kayak gitu dech…ampun2

    • Alfan F
      November 26, 2009 pukul 1:09 pm

      setuju kang…!!!!

  8. November 26, 2009 pukul 3:22 pm

    dasar penyalur esianya aj yg goblok dan yg beli juga bodoh orang buatan cina aj…uang 100rb bakalan sebulan jg bakalan rusak…seperti double card aj nexian cpt rusak ,pd doboongin lo! produck gagal aj dibeli…biar 50rb juga ogah!

  9. Mr.Fransz
    Desember 1, 2009 pukul 4:28 am

    hahahahahahhaha

    yang penting bukan murah, tapi kuylitas n layanan.

    kalu gratisnya dah abis piye?

    smart tarif internet Rp 0.275 Kb/s, sekarang Rp 0.5 Kb/s. Berarti naik 100% gile bener……………. kecepatan? parah…………. juga

    hati2 trik pengusaha. banyak yang licik

  10. Desember 4, 2009 pukul 4:12 pm

    Hmmm, tulisan yang menarik. Terima kasih telah berbagi, karena jujur saja saya merasa jarang ada yang menuliskannya dalam perspektif seperti ini. Kesuksesan memang harus dimulai dari dalam, serta dilakukan dengan penuh komitmen.

    Saya pikir kita memang perlu saling mengingatkan satu sama lain tentang teori dan proses pengembangan diri. Dan sebagai referensi silang, Anda juga pasti bisa menemukan cerminan lainnya dalam tulisan saya yang berjudul Racun Pengembangan Diri. Sekedar untuk semakin menambah wawasan saja, semoga bisa membantu.

    Salam kenal, sobat, senang bertemu dengan sahabat baru yang juga memiliki semangat untuk menginspirasi orang lain.

    Lex dePraxis
    Unlocked!

  11. Desember 5, 2009 pukul 8:07 am

    begini nih kalo hp murah…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: