Beranda > fenomena, Indonesia, kabar dunia, selebritis > Indonesia, Kita Ini Kenapa?

Indonesia, Kita Ini Kenapa?

“Nak kalo pipis jangan di jalan! Malu dilihat banyak orang!”

“Le, ojo ngintip! Ngko timbilen!” (Nak Jangan ngintip nanti bintitan!)

“Jangan dua-duaan! Nenek bilang itu berbahaya!”

Saya kira sudah banyak nasehat soal moral yang sering dilontarkan oleh pinisepuh jaman doeloe kala. Baik itu bapak, ibu, nenek, kakek, pak Kyai, guru sekolah, dll. Dan gara-gara nasehat itu kita jadi mengartikan kalo lihat sesuatu yang tidak pada tempatnya maka sudah sepantasnya kita malu dan menundukkan pandangan. Sebagai contoh kalau tiba-tiba lewat cewek cantik, pakaian pating mecotot, ketat gak karuan, sampai bagian tubuhnya pada menonjol maka tindakan kita  adalah mengalihkan pandangan. Bukan malah menikmati tiap centi dan kemudian memasukkan dalam otak dan kemudian turun entah kemana.

Namun jaman sekarang sepertinya beda ya? Ato saya memang yang ketinggalan jaman? Organ vital yang saat saya menempuh pendidikan itu diajarkan untuk dijaga dari khalayak ramai, ternyata saat ini boleh diumbar kemana-mana. Anak smp dan sma main cinta sampai ke ranjang malah sudah biasa. Bahkan lebih afdol kalo direkam dan disebar di internet. Lumayan….. bisa tenar mendadak he he he he.

Lah, ngomong-ngmong soal merekam adegan kompor saat ini, kebetulan lagi anget-angetnya berita Ariel Peterporn eh Peter Pan. Maklum si Don Juan itu tersandung kasus video porno mirip dirinya dengan dua presenter papan atas sekaligus. Tak pelak, dunia maya (maya disini internet maksudnya, bukan mantannya si Ahmad Dhani) pun merespon dengan luar biasa. Nyang namanya di twitter, Ariel melejit jadi trending topic. Namanya pun berubah dikit jadi Ariel Peterporn (plesetan dari PeterPan). Sampe-sampe Justin Bieber, Paris Hilton dan Lady Gaga artis tersohor dari amrik sono tanya di twitter-nya : Who or what is Ariel Peterporn? Tau yang nanya artis nomor wahid dari luar negeri, pada keranjingan deh orang-orang kita kalau ariel itu artis yang tengah kesandung video tak senonoh.

Uniknya di twitter juga ada beberapa tanggapan dari anak usia remaja baik cewek maupun cowok, yang asik memperbincangkan itu video itu. Ada sih yang mengecam tapi tak sedikit yang saling bertukar link download. Bahkan beberapa juga dengan santai bilang kalau mereka sudah nonton.

Tak berhenti disitu saja, pas tadi saya makan Bakso bakar ada seorang cowok yang sempat kirim file itu ke temen ceweknya. Nah loh…..

Pertanyaannya sekarang, kita sebenernya kenapa ya??? Walaupun bukan termasuk orang alim dan beriman bak ustadz tapi saya kok kurang sepakat kalo urusan “beginian” dibawa ke ranah publik. Ato dengan kata lain dosa ya kita pelihara sendiri lah! Gak usah ikut-ikutan ngajak yang laen.

Perilaku pemeran video mesum itu boleh jadi telah dikutuk dan dihujat habis-habisan. Tapi kok bagi saya pribadi, perilaku para penghujat tidak kalah menjijikkan. Coba bayangkan, di salah satu berita, diperlihatkan sekelompok pelajar, pegawai negeri, dan mahasiswa dengan enjoy menikmati video ini beramai-ramai (laki perempuan).

Nah mas-mas dan mbak-mbak yang terhormat…. Itu yang ditonton barang pribadi loh. Dimana bentuknya bisa jadi mirip dengan yang kita punya. Gimana kalo pas nonton bareng Om Iblis mbisikin kita bwt berangan-angan kalo pelaku itu adalah orang yang ikut nonton di sebelah kita?

Kalo memang kita masih memandang Pancasila sebagai falsafah kehidupan berbangsa, mbok ya mari kita iling (ingat)! Sila pertama kita itu Ketuhanan. Apapun agama kita, pasti diajarkan untuk tidak menyebar aib orang lain khan?

Setelahnya, sila kedua itu Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab loh. Bukan kemanusiaan yang Labil dan Biadab. Jadi masa sih kita tega terus-terusan mengangkat Skandal jepit ini sampai berlarut-larut. Khan katanya beradab? Ayolah kita cari topik yang lebih manfaat. Soal tips cari duit kek, link kerja kek, atau soal wisata kuliner setempat (sambil bantu UKM ceritanya).

Masa sih kita mau terkenal gara-gara jadi negara dengan pengakses situs basah terbesar, ato gara-gara Ariel peterporn jadi Trending Topics nomor wahid….? Saya kira nggak toh… Ayo angkat sesuatu yang positif dari negara ini! Indonesia masih punya banyak hal baik dan luar biasa yang bisa dibanggakan.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: