Beranda > olahraga, piala dunia, sepak bola > Jerman Bertemu Argentina di Perempat Final

Jerman Bertemu Argentina di Perempat Final

Diwarnai Kontroversi, Jerman Gulung Inggris

VIVAnews – Jerman benar-benar menjadi mimpi buruk Inggris. Pada pertandingan babak 16 besar, Minggu 27 Juni 2010, Der Panzer berhasil menggulung The Three Lions 4-1. Namun kemenangan Jerman ini diwarnai kontroversi.

Jerman memang langsung menebar ancaman di awal-awal pertandingan. Pertandinga baru berjalan lima menit Mesut Ozil sempat mengancam gawang Inggris yang dikawal David James. Sayang sepakan penyerang muda Jerman ini masih digagalkan James.

Gol Jerman justru datang dari assists sang kiper Manuel Neuer pada menit 20. Tendangan gawang Neuer berhasil menjangkau pertahanan Inggris yang langsung dimanfaatkan Miroslav Klose dengan merangsek ke kotak penalti. Striker jangkung Jerman ini mampu menang adu cepat dengan John Terry sebelum akhirnya menaklukkan James.

Alih-alih ingin menyamakan kedudukan setelah tertinggal 0-1 dari Jerman, John Terry cs justru kembali kebobolan di menit 32. Kali ini giliran Lukas Podolski yang berhasil menjebol gawang David James. Jerman sementara unggul 2-0.

Inggris mencoba bangkit. Skuat Fabio Capello berhasil memperkecil ketinggalan menjadi 2-1 di menit 37 lewat gol Matthew Upson. Bek West Ham United ini mampu memanfaatkan bola hasil tendangan bebas Steven Gerrard dengan tandukan terukurnya.

Cerita kontroversi pun dimulai. Inggris harusnya bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit 38, andai wasit Jorge Larrionda asal Uruguay lebih jeli melihat bola tendangan Frank Lampard yang setidaknya sudah 60cm melewati garis gawang Neur.

Nyatanya, wasit terlihat yakin benar kalau bola belum masuk. Tayangan ulang yang dengan jelas memperlihatkan bola tendangan Lampard sudah melewati garis gawang tetap tak bisa mengubah keputusan Larrionda. Alhasil skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Inggris awalnya tampil langsung agresif. Bahkan beberapa percobaan dari Frank Lampard sempat membentur mistar gawang Jerman. 

Namun terlalu asik menyerang membuat Inggris justru kecolongan. Pada menit 67, penyerang Thomas Muller berhasil menjadi petaka setelah mampu memanfaatkan umpan Bastian Schweinsteiger.

Bahkan tiga menit berselang, lagi-lagi Muller berhasil mencetak gol keduanya di pertandingan itu. Muller berhasil memaksa James memungut bola dari gawangnya untuk kali keempat sekaligus merubah kedudukan sementara menjadi 4-1.  Skor ini tak berubah hingga pertandingan usai.

Susunan Pemain

Jerman: 1-Manuel Neuer; 16-Philipp Lahm, 3-Arne Friedrich, 17-Per Mertesacker, 20-Jerome Boateng, 13-Thomas Mueller (15- Piotr Trochowski 72′), 6-Sami Khedira, 7-Bastian Schweinsteiger, 10-Lukas Podolski, 8-Mesut Ozil (9-Stefan Kiessling 83′), 11-Miroslav Klose (23-Mario Gomez 73′).

Inggris:
1-David James; 2-Glen Johnson (17-Shaun Wright Philips 87′), 15-Matthew Upson, 6-John Terry, 3-Ashley Cole; 16-James Milner (11-Joe Cole 64′), 4-Steven Gerrard, 8-Fank Lampard, 14-Gareth Barry; 19-Jermain Defoe (21-Emile Heskey 71′), 10-Wayne Rooney.


Tekuk Meksiko, Argentina Jumpa Jerman

VIVAnews – Argentina akhirnya melaju ke babak perempat final setelah mengalahkan Meksiko dalam babak 16 besar di Soccer City Stadium, Johannesburg, 27 Juni 2010. Argentina menang dengan skor 3-1.

Di perempat final, Argentina akan bertemu dengan salah satu tim favorit lainnya, Jerman. Tim Panzer sebelumnya juga menang atas Inggris dengan skor 4-1.

Sementara Meksiko harus mengikuti Inggris, Korea Selatan dan Amerika Serikat yang tersingkir di babak 16 besar.

Argentina sejak menit awal tampil penuh percaya diri. Bahkan skuat Diego Maradona sudah unggul terlebih dahulu saat pertandingan memasuki menit ke-26 lewat tandukan Carlos Tevez.

Argentina tidak membutuhkan waktu lama untuk menggandakan keunggulan. Kali ini gol kedua Tim Tango disumbang oleh Gonzalo Higuain. Penyerang Real Madrid itu berhasil melesakkan bola ke gawang Meksiko setelah melewati dua pemain Meksiko. Dengan demikian, skor sementara 2-0 untuk keunggulan Argentina.

Argentina sejak menit awal melakukan tekanan lewat dua pemain kuncinya, Lionel Messi dan Carlos Tevez. Namun, serangan yang dibangun oleh kedua pemain tersebut selalu terbentur pertahanan Meksiko.

Sedangkan Meksiko, membuka peluang pertama lewat tendangan Andres Guardado pada menit 9. Tapi tendangan Guardado hanya melebar ke sisi kanan gawang Argentina.

Lima menit kemudian, Meksiko kembali membuka peluang lewat kerjasama Javier Hernandez dengan Giovani Dos Santos. Namun, tendangan jarak jauhnya hanya juga kembali melebar.

Memasuki babak kedua, Argentina kembali menambah keunggulan lewat gol Tevez pada menit 52. Sedangkan Meksiko baru bisa memperkecil ketertinggalan lewat Javier Hernandez pada menit 71.

Tertinggal dua gol, pasukan Javier Aguirre Onaindía mencoba keberuntungan untuk mencoba menyamakan skor. Namun, tekanan demi tekanan yang dibangun selalu kandas. Hingga pertandingan berakhir, skor 3-1 tetap bertahan.

Susunan pemain

Argentina: 22-Sergio Romero; 15-Nicolas Otamendi, 2-Martin Demichelis, 4-Nicolas Burdisso, 6-Gabriel Heinze, 14-Javier Mascherano, 20-Maxi Rodriguez (23-Javier Pastore 86′), 7-Angel Di Maria (17-Jonas Gutierrez 76′), 10-Lionel Messi, 11-Carlos Tevez (8-Juan Veron 68′), 9-Gonzalo Higuain.

Meksiko: 1-Oscar Perez; 16-Efrain Juarez, 2-Francisco Rodriguez, 4-Rafael Marquez, 3-Carlos Salcido, 5-Ricardo Osorio, 18-Andres Guardado (9-Guilermo Franco 62′), 6-Gerardo Torrado, 21-Adolfo Bautista (7-Pablo Barrera 45′), 17-Giovani Dos Santos, 14-Javier Hernandez.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: