Beranda > Tentang saya > Ketika Hidup Terencana dan Tepat Waktu Menjadi Salah

Ketika Hidup Terencana dan Tepat Waktu Menjadi Salah

Dulu saya adalah orang yang serampangan dalam menentukan schedule. Bahkan urusan molor janjian itu sudah biasa. Namun gaya hidup seperti itu mulai saya tinggalkan saat masuk dalam dunia kerja.

Dalam dunia kerja kita memang dituntut untuk selalu terencana. Karena kalau tidak, job anda akan berantakan. Dan saat job berantakan yang merasakan kerugian dan efek buruknya bukan kita saja. Melainkan perusahaan dan klien tentu saja.

Gaya hidup dalam pekerjaan mulai saya coba bawa dalam kehidupan sehari-hari. Time schedule benar-benar saya jalankan. Tiap janji baik itu yang berhubungan dengan pekerjaan maupun dengan urusan pribadi selalu saya catat. Tujuannya agar semua terukur dan tidak bentrok jadwalnya. Selain itu saya juga menjalankan manajemen prioritas. Hal-hal yang sekiranya tidak urgent saya eliminir.

Namun gaya hidup teratur ini tidak selamanya mendapat respon positif dari pergaulan dan lingkungan kita. Terkadang kita malah dianggap kaku dan grasa-grusu. Aneh… Tapi itulah yang memang saya rasakan. Apalagi dengan adanya teknologi informasi yang berkembang pesat. Merubah rencana, telat, atau bahkan mangkir dari janji tinggal kirim pesan pendek, bbm, watsapp, atau apalah. Dan itu jadi hal yang lumrah atau “dibenarkan” tanpa melihat efek sampingnya.

Pada akhirnya saya mempertanyakan, apa saya sebaiknya merubah diri dan menyesuaikan dengan lingkungan? Atau saya sebaiknya tetap walau resikonya harus terasing.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: