Arsip

Archive for Desember, 2012

Theme Song Iklan Windows 8 (versi lagu India)

Desember 31, 2012 4 komentar

Tahu iklannya Windows 8 yang baru. Yang pake lagu India dan bikin badan pengen goyang? Kalau belum tahu nih :

Asik khan? Nah, sebagian besar orang yang lihat iklan ini pasti bertanya-tanya, judul lagunya apa sih?

Setelah memicing-micingkan mata selama 15 menit akhirnya saya nemu judulnya dari sebuah akun yang komen di postingan video iklan ini. Judulnya DAAV LAGA.

Kalau mau denger full langsung saja di 4shared.com :

http://www.4shared.com/mp3/GxcvIKkA/02_-_Daav_Laga_wwwDJMazaCom.html

Iklan

Habibie & Ainun : Kisah Cinta sang Jenius

Desember 21, 2012 Tinggalkan komentar

Ini adalah kisah tentang cinta pertama dan cinta terakhir. Kisah cinta yang menginspirasi jutaan orang yang mendengar ceritanya. Dan salah satu kisah cinta paling romantis di Indoneisa. Inilah kisah cinta Habibie (Presiden ketiga Indonesia) dan Ainun.

Kisah cinta ini bermula saat keduanya duduk di bangku smp tahun 1962. Dua jawaban yang sama persis tentang kenapa langit berwarna biru, seolah menjadi pertanda bahwa mereka kelak akan berjodoh. Tetapi sang Jenius, Habibie belum pernah berani mengungkapkan rasa cintanya pada Ainun. Jelek, tembem, hitam, dan mirip gula jawa adalah sebutan yang pernah dilontarkan oleh Habibie pada Ainun.

Waktu pun telah merubah segalanya. Habibie bertemu kembali dengan Ainun saat dewasa. Dan kali ini Habibie secara jujur menunjukkan ketertarikannya pada sang dokter cantik tersebut. Perasaan Habibie tidaklah bertepuk sebelah tangan. Ainun bersedia menerima Habibie sekaligus ikut mendampingi suaminya di Jerman demi menuntut ilmu.

Perjalanan hidup Habibie sebagai jenius dalam membuat pesawat tidaklah semudah yang dibayangkan. Di Jerman seringkali dia diremehkan. Namun Habibie bisa merubah pandangan minir orang-orang Jerman tentang kualitas kecerdasan bangsa Asia. Tak butuh waktu lama, Jerman pun jatuh hati pada sang Profesor Doktor.

Dihargai di negeri orang tidak menyurutkan tekad Habibie untuk kembali ke tanah air. Sejak awal cita-citanya memang ingin membangun Indonesia dengan kepandaian yang dimilikinya. Dan lagi-lagi, Habibie menemui banyak tantangan. Suap, permainan politik yang kotor, serta fitnah untuk menjatuhkan reputasinya acapkali terjadi. Beruntung Habibie punya Ainun yang senantiasa mendampinginya walaupun kondisi kesehatan Ainun terus memburuk.

Bagi Habibie Ainun adalah separuh jiwanya, begitu pula Ainun. Tapi pada akhirnya setiap kisah cinta selalu memiliki akhir sedih. Ainun harus pergi untuk selama-lamanya setelah menemani Habibie dalam pernikahan yang berusia 48 tahun.

Dua jempol bagi Reza Rahardian yang mampu menghidupkan peran Habibie. Mungkin awalnya banyak yang meragukan aktor tampan ini dikarenakan bentuk fisiknya yang kurang menyerupai Habibie. Namun Reza berhasil membalikkan anggapan itu. Aktor 25 tahun ini sukses besar dalam menirukan gaya bicara dan gestur tubuh Habibie. Bahkan beberapa kali saya sempat merasa bahwa yang tengah bermain adalah Habibie asli.

Tak jauh berbeda, Bunga Citra Lestar (BCL) juga mampu memberikan hasil yang maksimal dalam menjalankan perannya sebagai Ainun. Meski hanya mendapat referensi, BCL bisa menampilkan aura Ainun. Tak heran bila kakak Almarhum Ainun usai syuting mengatakan pada BCL, bahwa dia sangat mirip adiknya.

Film ini cukup detail dalam menampilkan setting Indoensia dari masa ke masa. Sinematografi yang diatas rata-rata membuat tiap adegan terasa sedap dipandang. Faozan Rizal juga berhasil membuat film ini cukup berimbang. Dimana adegan romantis dan dramatis tetap disisipi joke-joke yang segar. Sehingga emosi penonton tidak terlalu terkuras dalam beratnya perjalanan cinta Habibie dan Ainun.

Ada beberapa hal yang menurut saya yang sangat menganggu. Film ini seolah ingin bercerita sangat banyak tentang hidup Habibie. Celakanya hal itu malah membuat proses penceritaan terlalu dangkal dan plot ceritanya kurang memiliki arah. Saya sih kepikiran film ini akan lebih enak diikuti kalau alurnya dibuat flashback. Contoh nih ya ada orang mewancarai Pak Habibie, kemudian tiap pertanyaan oleh Pak Habibie diceritakan dengan mengingat-ingat masa lalunya.

Hal lainnya adalah iklan yang “maksa” pengen nongol di film. Seharusnya sponsor bisa bijak agar tidak menampilkan produknya di film. Esensi cerita jadi terganggu. Terlebih Habibie dan Ainun ini bisa dimasukkan dalam film bergenre sejarah.

Bagaimanapun juga Ainun Habibie adalah film yang sangat layak tonton. Apalagi kalau kita ingin meneladani salah satu bapak bangsa ini.

Prof.Dr.-Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie adalah orang yang menginspirasi kita dengan kecerdasannya, kesetiannya pada negara, serta cinta tulusnya pada sang istri, Ainun.

Habibie telah membuka mata kita bahwa seorang Indonesia adalah sama kualitasnya dengan bangsa barat, bahkan lebih. Asal kita mau berusaha dan total dengan apa yang kita kerjakan. Dan tentu saja dibalik lelaki yang hebat seperti Habibie, selalu ada wanita yang luar biasa seperti Ainun.

Nilai : 7,3/10

Daftar Nama Robot Transformers Prime

Desember 19, 2012 3 komentar

Yang suka sama Transformers pasti juga gak ketinggalan dengan serial animasi Transformes Prime (TP) kan? Kalau di Indonesia serial ini ditayangkan di Global TV tiap 17.30.

TP tetap mempertahankan karakter ikonik sebagaimana di Transformers versi lainnya. Sebut saja Optimus Prime dan Bumble Bee di Autobots serta Megatron dan Star Scream di Decepticon.

Untuk alur cerita TP sedikit berbeda. Ceritanya masih berputar antara keinginan kaum Decepticons untuk mengeruk sumber energon yang ada di bumi. Dimana, keinginan Decepticons ini mendapat perlawanan dari kaum Autobots. Dalam perjuangannya, Autobots dibantu tiga orang remaja yang masih duduk di bangku sekolah. Mereka adalah Jack Darby, Miko Nakadai, dan Raf Esquivel. Walau sahabat dari ras manusia ini bergabung karena tidak sengaja, namun pada akhirnya mereka mempunyai peran yang penting dalam pertempuran para kaum Transformers.

Berikut ini adalah para karakter Robot di Transformers Prime :

Autobots:

 

1.Optimus Prime / Orion Pax

Nama aslinya adalah Orion Pax. Awalnya di Cybertron dulu Orion hanyalah petugas biasa dewan Cybertron. Orion kemudian tertarik dengan sepak terjang seorang Gladiator bernama Megatronus. Megatronus ini vokal menyuarakan kesamaan dan penghapusan kasta di Cybertron

Merasa visi Megatronus sama dengan suara hatinya, Orian akhirnya bergabung dengan Megatron dan bersama-sama mengobarkan idealisme mereka.

Alpha Trion sebagai petinggi Dewan diam-diam mengetahui potensi besar yang dimiliki Orion Pax. Dia kemudian mereferensikan pada Dewan untuk memberikan matrix kepemimpinan pada Orion. Ternyata Matrix Kepemimpinan pun memilih Orion untuk menjadi Prime yang baru. Dan lahirlah sosok baru Orion bernama Optimus Prime.

Apa yang terjadi pada Optimus tidak bisa diterima oleh Megatronus yang kemudian merubah namanya menjadi Megatron. Walah sebelumnya sahabat baik, Megatron akhirnya mengambil jalan radikal dengan mengobarkan peperangan. Cybertron akhirnya didera perang saudara. Mereka terpecah menjadi dua. Decepticons yang dipimpin oleh Megatron dan Autobots yang dipimpin oleh Optimus Prime.

2. Bumble Bee

Bee adalah robot termuda. Dia adalah salah satu generasi terakhir Transformers yang lahir sebelum hilangnya All Spark. Sama seperti halnya remaja, robot kuning ini memiliki banyak energi dan semangat. Bee sering berposisi sebagai pembawa pesan dan guardian bagi manusia sahabat Autobots. Sayang, Bee tidak bisa bicara. Komponen suaranya rusak saat bertarung.

3. Archee

 

Archee adalah personel wanita Autobots dan merupakan salah satu Autobots dengan ukuran fisik paling kecil dan ramping. Pun demikian Archee adalah salah satu petarung terbaik Autobots.

4. Bulkhead

 

Lupakan bentuknya yang sangar dan terlihat menakutkan. Bulkhead sejatinya adalah robot yang lembut. Namun dia sangat tidak mentolelir “kekurangajaran”. Tangannya siap berubah menjai gada yang meremukkan robot manapun.

5. Ratchet

 

Ratchet adalah petugas kesehatan Autobots. Dia adalah salah satu robot terpenting dari Autobots. Karena tiap ada autobots yang terluka, maka Ratchetlah yang menanganinya. Ratchet juga adalah penjaga pos komando di markas Autobots.

Decepticons:

 

1. Megatron

Mentor sekaligus sahabat Orion/Optimus di Cybertron dulu. Namun sifatnya yang ambisius malah menjadikannya salah satu diktator terkejam yang pernah ada. Kedengkiannya pada keputusan Dewan Cybertron yang memberikan matrix kepemimpinan pada Optimus, menyebabkan dirinya mengambil jalan radikal. Megatron kemudian membentuk Decepticons demi melawan Prime. Perang Saudara pun melanda Cybertron.

 

Saat energon di Cybertron habis, Megatron memerintahkan kaum Cons untuk menjelajahi semesta demi mendapat sumber energon baru. Dan mereka menemukan Bumi, planet yang dihuni ras manusia. Tanpa peduli, Megatron terus melancarkan aksinya untuk menyedot habis-habisan energon di bumi.

2. StarScream

 

StarScream adalah komanda angkatan udara Decepticon. Dia juga wakil dari Megatron. Namun karakter dari decepticon ini sangat licik. Dia sering mengambil kesempatan dalam kesempitan saat Megatron terpuruk. Diam-diam Starscream ingin menyingkirkan Megatron dan menjadi pemimpin Decepticon.

3. Soundwave

Soundwave adalah kepala intelejen di Decepticon. Sangat setia pada Megatron, tidak banyak bicara, tindakannya terukur, dan selalu menjadi pengendali wakil-wakil Megatron yang justru sering menggerogoti kepemimpinan Megatron.

4. Knock Out

 

Berbeda dengan kebanyakan Decepticon kebanyakan yang vehicle modenya berupa kendaraan tempur, Knock Out PD dengan model mobil sport-nya. Sama seperti Bumble Bee di Autobots sifatnya sangat meledak-ledak dan penuh semangat.

5. Breakdown

Dibalik penampilannya yang sangar, Breakdown adalah robot penderita paranoid akut. Dia selalu canggung saat bertempur di keramaian. Dia lebih menikmati bekerja sendirian. Breakdown ibarat Bulkhead-nya Decepticon. Senjata mereka hampir mirip. Kalau Bulkhead memiliki Gada, sedangkan Bulkhead memiliki Martil raksasa.

6. Airachnid

Airachnid merupakan salah satu Decepticon wanita. Dia terkenal kejam dalam menghabisi mangsa-mangsanya. Pasca exodus dari Cybertron, Airachnid memilih untuk bekerja sendiri dan menikmati hobi barunya. Hobi barunya adalah memburu spesies yang hampir punah.

7. Dreadwing

Ahli bahan peledak di Decepticon dan komandan tim pencari. Dia sangat tenang dalam bertindak dan memiliki perhitungan yang matang. Dreadwing bahkan tidak segan bekerja sama dengan Autobots asal hasinya menguntungkan tuannya, Megatron

Untuk tim tambahannya menyusul. Tangan saya pegel 😀

 

Shawshank Redemption : Jangan Pernah Berhenti Berharap

Desember 16, 2012 Tinggalkan komentar

Tertarik dengan salah satu pembahasan dari akun @MoviegoersMLG tentang film-film bagus yang salah satunya Shawshank Redemption, akhirnya saya putuskan minjem vcd film ini di rental. Sebenarnya sempat khawatir sih karena dari hasil googling di yahoo, film Frank Darabont ini tergolong film lama. Tahun 1994 cing. Saya pas masih SD tuh. Beruntung di rental DVD Atlantis Borobudur, film ini masih tersedia.

Begitu lihat covernya saya langsung ingat kalau penjaga rentalnya waktu itu (2009) sempat menawarkan film ini pada saya. Tapi berhubung saya males lihat film yang settingannya penjara jadi gak kepinjem deh.

Menyesal, karena setelah baca-baca di berbagai website dan blo ternyata film ini film yang super duper bagus. Bahkan konon di IMDB film ini film dengan nilai terbaik. Yah gak apa-apa lah lebih baik terlambat.

Shawshank Redemption bercerita tentang seorang bankir bernama Andy Dufrasne (Tom Robbin), yang dipenjara karena didakwa membunuh istri dan selingkuhan istrinya. Hukumannya gak tanggung-tanggung, dua kali seumur hidup. Nah loh padahal hidup cuma sekali.

Andy ini kemudian dikirim ke penjara Shawsank. Tahu sendiri lah kehidupan penjara, kekerasan, saling sikut, dan yang paling serem….perilaku homoseksual dari napi yang gak bisa menahan gejolak sahwatnya. Dan Andy yang terhitung nabi baru akhirnya jadi “korban” salah satu kelompok napi di Shawshank.

Walau demikian, Andy punya teman baik. Dia adalah Red (Morgan Freeman). Red merupakan salah satu pemasok barang kebutuhan napi terbaik. Dan dari dialah, Andy banyak menapatkan bantuan.

Salah satu Quotes di fim berkata, Get busy living, or get busy dying, Andy pun meniybukkan dirinya dengan kegiatan-kegiatan yang sangat anti mainstream untuk seorang napi. Mulai dari memahat, menjadi konsultan keuangan warga penjara beserta sipirnya, sampai mengembangkan perpus penjara yang awalnya tidak terurus hingga menjadi perpustakaan terbaik di negara bagian.

Kegiatan yang dilakukan Andy tentu bukan untuk sekedar mengisi waktu luang. Walau akhirnya bisa beradaptasi bahkan menikmati kehidupan penjara, Andy tetap mengharapkan dia akan bisa menghirup udara bebas.

Suatu saat Andy mendapat informasi dari napi bernama Tommy bahwa pembunuh Istri dan selingkuhan istrinya bukanlah dia. Namun seorang psikopat yang pernah satu penjara dengannya. Mendengar hal itu Andy meminta kepala penjara Warden Norton untuk membantu membuka ulang kasusnya. Kepala penjara yang selama ini memanfaatkan Andy untuk membantunya menggelapkan pajak tentu tidak ingin kehilangan Andy sebagai akuntan gratisnya. Maka dengan segala cara kepala penjara berusaha agar Andy tetap di Shawshank. Kepala sipir membunuh Tommy dan mengancam memberikan Andy pada para Sodomis (yaiks).

Melihat peluangnya untuk bebas melalui jalan legal dihambat, Andy pun kabur dengan cara pelarian yang diluar dugaan. Pelariannya ini telah membuat kepala penjara dan antek-anteknya kalang kabut. Karena pemerintah mulai mengendus ketidak beresan di Shawshank. Terciumnya kebusukan kepala penjara dan kawan-kawan ini tentu tidak lepas dari kecerdiakan Andy.

Walaupun genrenya Drama, saya sangat menikmati Shawshank Redemption. Karakter Andy dalam “menaklukkan” dunia penjara benar-benar mengagumkan. Tindakannya untuk mengatasi masalah yang membelitnya selalu diluar dugaan. Bagaimana dia membuat para sodomis tidak berani menyentuhnya dengan cara membangun hubungan dengan sipir, dimana Andy menjadi konsultan keuangan para sipir tersebut. Atau saat Andy mengembangkan perpustakaan penjara agar teman-teman baiknya termasuk Red punya kegiatan yang lebih “layak”. Dan tentu saja yang paling mebuat saya menganga lebar karena bilang “woaaaaaah” adalah saat Andy melarikan diri. Pelarian diri Andy ini ternyata sudah direncanakan 19 tahun sebelumnya. Ini berarti Andy sudah berencana melarikan diri mulai awal dia masuk. Dia hanya menunggu saat dan alasan yang tepat.

Shawshank Redemtion mengajarkan tentang perlunya memiliki harapan dan jangan pernah berputus asa dari harapan itu. Walaupun kadang dunia tidak adil, tetaplah berbuat yang terbaik dalam kondisi yang ada. Dan tentu saja ingatlah bahwa kesulitan saat ini adalah jalan untuk mencapai kebahagiaan di kemudian hari.

[Review] The Hobbit: An Unexpected Journey

Desember 15, 2012 Tinggalkan komentar

Pertama-tama perlu saya jelaskan bahwa saya bukan penggemar The Hobbit dan Trilogi Lord of The Rings baik film ataupun novelnya. Bukannya antis nih ya, tp memang pada dasarnya saya kurang tertarik sama film-film kolosal. Tapi gak ada salahnya juga saya mencoba mengomentari film yang merenggut 169 menit waktu saya di gedung bioskop ini.

The Hobbit : AnUnexpected Journey adalah film garapan Peter Jackson yang juga merupakan prequel dari Trilogi Lord of The Rings. Ceritanya bermula dari Erebor tempat para Dwarf / Kurcaci pimpinan Raja Thror tinggal. Erebor yang mulanya gemah ripah loh jinawi jadi luluh lantak karena serangan Naga Smaug. Kaum Dwarf pun terpaksa angkat kaki dari negeri Erebor dan menjadi bangsa nomaden.

Para Dwarf tidak ingin selamanya nasib mereka diombang-ambing seperti itu. Mereka berusaha merebut kembali tanah air mereka dari Naga Smaug. Dibawah pimpinan Thorin dan bantuan Gandalf sang penyihir, pada 12 pejuang Dwarf pun melakukan petualangan menuju negeri asalnya.

Perjalanan Dwarf ini kemudian melibatkan seorang Hobbit bernama Bilbo Baggins karena “terpaksa”. Bilbo sendiri merupakan seorang anti sosial dan tidak senang melakukan hal-hal yang berbau petualangan apalagi sampai mengorbankan nyawa. Tapi panggilan hati-lah yang kemudian membuat Bilbo ikut dalam an unexpected journey bersama 13 Dwarf dan Gandalf.

Dalam petualangannya mereka banyak menemui rintangan terutama dari kaum Orc. Kaum Orc ini adalah musuh bebuyutan para Dwarf. Malah raja kaum Dwarf mati di tangan pimpinan Orc.

The Hobbit : AnUnexpected Journey benar-benar memanjakan kita dengan efek fisual yang ciamik. Karakter rekaan terlihat begitu hidup dan nyata. Sementara lokasi pengambilan gambar yang memanfaatkan alam New Zeland turut memperkuat keindahan sinematografi film ini.

Jujur saya agak kecewa di bagian cerita. Sayang juga karakter Bilbo yang sedang berproses move on dari zona nyamannya kurang digali lebih dalam. Dan entah kenapa film ini terkesan seperti kejar target untuk menjelaskan tiap karakter “kunci”. Alhasil saya agak bingung juga fokus ceritanya mau ditaruh dimana.

Padahal dengan kalau dikaitkan dengan isu di dunia nyata, kisah karakter Bilbo ini bisa jadi nilai jual yang lebih kuat. From Zero to Hero.

Score dari saya : 6,5/10

Trailer Man Of Steel (Superman) – 2013

Desember 14, 2012 2 komentar

Akhirnya trailer dari reboot Superman, Man of  Steel muncul juga. Film yang dibintangin Henry Cavill ini akan diluncurkan pertengahan 2013 nanti. Dan rupanya trailer dengan penampakan sang manusia baja secara jelas juga sudah muncul. Berikut ini cuplikannya :

 

Bagaimana semakin bikin gemes untuk melihatnya bukan? 😉

5 cm : Menjelajah Impian di Puncak Semeru

Desember 13, 2012 10 komentar

PROLOG

12-12-12 alias Dua belas desember dua ribu dua belas. Tanggal cantik, dimana banyak orang nembak gebetan, menikah, bahkan operasi caesar demi mendapatkan sebuah momen berharga di tanggal cantik. Namun saya, seorang pemuda lajang berusia matang malah sibuk antri tiket 5cm. Sebuah film Indonesia besutan Rizal Mantofani.

Tapi kali ini takdir tak berpihak pada saya. Julukan saya sebagai mr. Premiere ternoda. Gara-garanya saya tidak berhasil mendapatkan bangku untuk nonton film ini di hari pemutaran perdananya. Peminatnya buanyak buanget. Antriannya saja hampir sama kaya antri minyak tanah tempo hari sebelum negara kita konversi ke gas elpiji.

Sebenernya ada sih sisa 3 bangku. Yang satu di barisan paling depan, dan paling ujung pula. Saya mah ogah, bisa jereng leher saya. Sementara dua sisanya saya dilarang beli sama mbak penjaga loketnya. Soalnya sisa bangku dua itu hanya boleh dibeli dua sekaligus. Wah ini sih diskriminatif pada kaum tuna asmara. Gimana Indonesia bisa maju? Terpaksa dengan hati yang luka saya, memutuskan untuk nonton keesokan harinya.

Film 5 cm ini diadaptasi dari novel berjudul sama. Saya sendiri belum pernah membaca novelnya. Namun salah seorang teman pernah memberikan sinopsisnya pada saya. Dan saat itu saya langsung tertarik.

Pernah saya berniat akan membeli novelnya. Namun begitu dengar kabar kalau bakal diangkat ke layar lebar saya mengurungkan niat saya. Saya lebih menikmati menonton film soalnya daripada baca novel.

Sebulan menjelang peluncuran film ini saya mulai goyah, mau liat apa nggak? Yang pertama karena euforia publik yang terlalu antusias (dan saya kurang suka euforia), yang kedua karena film ini banyak mengulas tentang pendakian. Masalahnya saya gak jago tuh soal mendaki (walau daki saya banyak banget).

Tapi semua berubah… saat negara api menyerang (halah). Saya akhirnya memutuskan melihat. Seorang kawan memberi nasehat bahwa dalam film ini saya akan menemukan sedikit jawaban tentang masalah yang saya alami saat ini. Tentang persahabatan, tentang cinta, dan tentang pencarian jati diri.

SINOPSIS

Genta (Fedi Nuril), Arial (Denny Sumargo), Zafran (Herjunot Ali), Riani (Raline Shah) dan Ian (Igor Saykoji) telah menjalani hari-hari mereka sebagai sahabat dekat selama hampir belasan tahun. Tak ada satu weekend pun yang tak mereka lewati bersama (sounds familiar). Namun kebersamaan mereka malah mebuat sebuah situasi “jenuh” (again….sounds familiar). Karena dengan kondisi seperti itu seolah mereka tidak memiliki lingkugan pertemanan lain di luar sana. Genta kemudian mengusulkan agar mereka break selama tiga bulan. Dan selama tiga bulan itu mereka tidak boleh berkomunikasi dengan cara apapun.

Selama tiga bulan masa break, banyak hal yang terjadi dalam kehidupan mereka. Mereka mulai memperbaiki kekurangan masing-masing dan fokus pada hal-hal yang selama ini sering mereka abaikan. Rasa rindu mereka jadikan pelecut untuk melakukan pekerjaan yang belum usai. Sehingga saat bertemu nanti mereka datang dengan membawa sebuah kabar gembira bagi teman-temannya.

Tiga bulan kemudian tibalah saatnya untuk bertemu kembali. Genta mengajak keempat sahabatnya plus Dinda (adik Arial) untuk merayakan pertemuan dengan cara yang tak biasa. Mereka pergi kesebuah tempat yang akan memberikan kesan mendalam bagi mereka. Dan tempat itu adalah MAHAMERU.

Petualangan mereka ini terbilang gila. Karena mereka sendiri hampir tidak pernah melakukan perjalanan di medan pegunungan. Dan ini adalah pegunungan semeru. Dimana medannya terkenal berat. Namun banyak hal menakjubkan yang terjadi dalam perjalanan mereka menuju puncak tertinggi di pulau Jawa itu.

PENDAPAT SAYA

Semula saya agak khawatir film ini bakalan gak menarik. Karena di bagian awal film, tipikal film Indonesia banget. Dimana kalau temanya persahabatan bakalan ada narasi dari salah satu pemerannya yang menjelaskan satu per satu sahabatnya dengan karakter unik masing-masing. Coba deh tonton lagi film Indonesia dengan tema sahabat, pasti rata-rata awalnya dibikin seperti itu.

Beruntung awal yang menurut saya agak mengkhawatirkan, mulai bisa dilupakan begitu narasi oleh Zafran selesai dibawakan. Film ini langsung konsen di alur ceritanya. Adegan demi adegan terasa begitu menarik dan tidak membosankan. Banyak sekali dialog cerdas, puitis, namun tidak melupakan joke-joke yang punch line-nya nampol banget. Dan nih film bisa banget bawa kita masuk dalam suasana syahdu trus ke suasana gokil dan masuk lagi ke suasana syahdu, tanpa mengorbankan ceritanya.

Selain itu kisah romatis di 5 cm juga menjadi point plus. Topik “Jatuh Cinta Pada Sahabat Sendiri” (lagi dan lagi…. sounds familiar) benar-benar jadi salah salah satu daya tarik. Terbukti banyak banget penonton di sekitar saya yang kaya #makjleb ha ha ha ha. Banyak yang ngalamin tuuuh :D.

Sinematografi 5cm juga terbilang sukses mengeksploitasi keindahan alam semeru. Saya sampai kepikiran kalau sampai film ini gak bisa dijual ke luar negeri maka rugi besar. Karena bisa saja film ini jadi promosi wisata Gunung Semeru.

Hanya saja saya agak kecewa di score-nya. Kura melibatkan unsur etnik. Padahal kalau music directornya berani memasukkan unsur instrumen jawa kesannya bakal makin kuat lagi. Yah tapi semua tu tertolong dengan lagunya Nidji he he he he.

Over all saya menilai 8 dari 10 deh. Dan saran saya lihatlah film ini dengan sahabat anda bukan dengan pacar anda. Karena rasanya akan berbeda.

Taruh Cita-Citamu 5CM di Depan Keningmu

%d blogger menyukai ini: