Beranda > Film > Rurouni Kenshin The Movie : Hidup Baru Sang Battousai

Rurouni Kenshin The Movie : Hidup Baru Sang Battousai

Rurouni Kenshin the Movie ini menceritakan masa “pertobatan” seorang samurai pembunuh bernama Kenshin Himura. Di masa lalunya pria bercodet X di pipi kirinya ini telah membunuh ratusan nyawa. Dan itu semua dialkukannya demi sebuah revolusi agar Jepang menuju era baru.

Sebuah pertarungan dengan seorang samurai muda telah mengubah pemikiran Kenshin saat itu. Lawan yang seharusnya mudah dia kalahkan ternyata memberikan perlawanan yang sengit. Walau dalam kondisi yang musatahil untuk menang sang samurai muda berhasil membuat luka di pipi kiri Kenshin. Perjuangan keras samurai muda ini ternyata karena dia tidak ingin mati karena ditunggu oleh orang yang dicintainya.

Pasca kejadian itu, Kenshin mulai merenungi hidupnya yang seolah hampa. Akhirnya dia memutuskan untuk pergi dari hiruk pikuk dunia samurai.

Setelah sekian lama menghilang, Kenshin mencoba kembali ke peradaban. Namun kali ini di Jepang dengan era yang berbeda. Tidak ada lagi shogun atau samurai. Era mereka kini telah habis.

Tetapi justru disinilah Kenshin menemukan kembali alasannya untuk mengangkat senjata. Dia ingin melindungi sahabat-sahabat barunya, termasuk Kaoru wanita yang dicintainya. Dengan Sakabatou (pedang bermata terbalik) miliknya, Kenshin menegakkan keadilan bagi kaum tertindas, dan memerangi para penjahat. Hanya bedanya Kenshin hanya mencederai tanpa membunuh mereka.

Banyak yang menyangsikan saat Rurouni Kenshin akan diangkat ke layar lebar. Pasalnya versi manga dan animenya terlalu ikonik. Sehingga para fans Battousai khawatir kalau versi live action-nya bakal merusak image karakter pujaan mereka. Mungkin mereka mengaca dari khasus Avatar The Legend of Aang dan Dragon Ball. Dimana adaptasi layar lebarnya bisa dibilang hancur total.

Dan ternyata begitu saya melihat langsung filmnya, hmm bagus kok. Cast-nya cukup pas kalau dilihat dari sisi akting. Tentu saja saya lihatnya dari akting. Karena gak mungkin kalau lihatnya dari segi kemiripan wajah. Kalau nyarinya kemiripan wajah ya lihat saja cosplay, jangan lihat film (kenapa jadi emosi bgini?). Dua jempol perlu saya sematkan pada Takeru Sato dan Emi Takei yang berhasil menghidupkan Kenshin dan Kaouru. Chemistry keduanya benar-benar manis dan sedap dilihat. Sementara Koji Kikkawa tidak cukup hanya dua jempol, tapi empat. Karakter Jine Udo justru terasa lebih “sakit” daripada versi anmienya di sini.

Untuk jalan cerita pun saya nilai sangat OK. Gak terlalu mencontoh anime-nya. Karena bagi saya film adaptasi yang terlalu mencontoh sumbernya gak akan menarik karena mengabaikan sisi kejutan. Rurouni Kenshin versi Live Action ini juga memperhatikan betul detail settingnya. Keishi Ohtomo sebagai sautradara benar-benar mampu menghidupkan Jepang di era 1870.

Film ini sayang tidak ditayangkan di bioskop Indonesia. Padahal kalau dibandingkan dengan beberapa film Hollywood yang tayang di bioskop Indo, Rurouni Kenshin jauh lebih ciamik. Penilaian dari saya 8,5 dari 10.

Iklan
  1. jtxtop
    Januari 3, 2013 pukul 1:57 pm

    Terima kasih atas konten dan info yg menarik dan menginspirasi….thk u

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: