Arsip

Archive for the ‘musik’ Category

Inilah Cara Jaman Dulu Kalo Mau Dapet Lagu Gratis…!!!

Mei 18, 2011 6 komentar

Asik ngublek-ngublek file mp3 di kompie sembari menunggu download-an selesai. Maklum brur, quota Sapidol sudah over limit, jd downloadnya lumayan lemot. Nah sedang asik-asiknya melototin mp3 tembang nostalgia, mata indah saya langsung tertuju pada dua buah lagu yaitu How Do I Live (Trisha Yearwood) dan My Heart Will Go On (Celine Dion). Dua lagu yang booming di era 96-97.

Dan hebatnya dua lagu ini berhasil menguak masa lampau saya. Bahwa sesungguhnya saya adalah Putra Yang di Tukar dengan Sandal Jepit hayaaaaaah…. Bukan om, dua lagu ini mengingatkan saya akan aktivitas saya pada masa itu. Karena saking kepinginnya ndengerin dua lagu ini setiap saat, saya terpaksa merampok salah satu kaset bekas milik kakak untuk dibuat merekam lagu. Maklum lah buat mendapatkan lagu di jaman segitu tidak seperti sekarang. Kalo sekarang tinggal ngopy di warnet, beli mp3 bajakan, ato download via internet. Nah dulu, nemu rentalan komputer yang ada game dos-nya saja sudah untung (gak nyambung kan…?).

Aktivikas rekam merekam ini tidaklah semudah yang dikira. Memang sih teknisnya cuman tinggal mencet tombol rec dan play di Tape bersamaan. Namun masalahnya, kita kudu betah nunggu lagu yang diincer diputar di radio lebih dahulu. So…. disini kita olang pake filosofinya orang mancing. Sabar.. sabar.. dan sabar.

Beberapa hal yang bikin jengkel saat mau merekam lagu di radio adalah sebagai berikut :

Kelewatan

Ini merupakan masalah umum yang dihadapi orang yang gemar rekam merekam seperti saya. Lagu yang diputar jadi kepotong di awal. Padahal intro sebuah lagu biasanya justru jadi daya tarik lagu tersebut. Pada kasus kelewatan yang sering saya alami, saya sering kelewatan gara-gara pas asik di depan radio, tiba-tiba saya disuruh Ibu beli micin dan terasi di warung sebelah. Nah pas saya beli micin dan terasi tadi, ternyata tuh lagu malah diputer.

Penyiar Terlalu Cerewet

Lagu belum rampung (bahkan masih di reff pertama) si penyiar sudah terlanjur ngoceh. Alunan nada yang indah jadi terkontaminasi suara lebay penyiar. (Sori yang profesinya penyiar… bukan maksudku melukai hatimu)

Pitanya Habis

Kalo ini sih lebih ke faktor perekamnya saja. Kadang-kadang saya sering lupa ngecek posisi pitanya. Pas sudah dapat timing yang pas… eh lah dalah… kasetnya habis. Jadilah kucing-kucing di kasur jadi pelampiasan. Saya gigiti ekornya, sampe nyathek-nyathek (nyakar-nyakar)….

Salah Saluran

Misalnya menunggu lagu barat, eh kitanya malah nungguin di siarang lagu dangdut ato karawitan. Itu masih mending, saya malah pernah nungguin lagu “Hard To Say I’m Sorry” yg dinyanyikan AZ YET di program siaran Sanggar Cerita Anak-Anak….. Slamat berjumpa dengan sangar cerita…tutuw tutuw

Tidak Ada Yang Request

Bukannya tidak mau request sendiri sih… tapi saat itu umur saya masih 10 tahun. Masih lucu dan lugu… imut lagi. Jadi tidak mungkin donk telpon ke kakak-kakak penyiar supaya diputerin lagu-lagu barat yang notabene konsumsi 17 tahun ke atas itu. Ntar saya malah disuruh ndengerin lagunya Joshua ato Trio Kwek-Kwek lagi.

Sialnya…. selama 60 menit ternyata tidak ada satu orang pun yang merequest lagi itu.

Kaset Sudah Tidak Layak Pakai

Berubung kaset yang dipakai itu-itu saja, kualitas pita doi jadi menurun drastis. Lagu yang direkam pun jadi mendengung dan tidak jelas. Solusinya, bajak kaset lain…… Tapi kadang-kadang saya tetap bertahan dengan kaset lama. Karena kalo pake kaset sembarangan bisa dimarahi kakak saya yang saat itu terkenal cukup kejam dengan seorang adik.

Njegleg (Trip) ato Mati Lampu di Tengah Merekam

Listrik padam di tengah aktivitas merekam. Yang pertama gara-gara listrik di rumah saya njegleg (trip). Pasalnya saat itu daya di rumah saya memang tidak besar. Bahkan untuk menyalakan tv Dijitak… Digitec ding, listrik bisa padam.

Namun kedongkolan itu bisa tambah menjadi-jadi bila PLN tiba-tiba memadamkan listrik di area tempat tinggal saya tanpa peringatan di radio KDS 8 dulu.

Walaupun tampak ribet dan tidak praktis, tapi tetap saja aktivitas merekam lagu-lagu di radio dengan kaset menjadi kegiatan yang menyenangkan. Kenangan tentang kebiasaan saya di masa lampau ini menjadikan saya hamba yang bersyukur. Bayangkan dulu pengen dapat satu lagu saja susahnya minta ampun. Sedangkan sekarang cukup butuh sesaat dan lagu favorit pun telah tersedia. Fiuh fiuh fiuh….

Iklan

Lagu Andai Aku Jadi Gayus Tambunan (Sebuah Tamparan Bagi Penegak Hukum)

Januari 15, 2011 1 komentar

Kasus Gayus memang benar-benar membuat banyak pihak jengah. Bagaimana tidak, penegak hukum kita seolah dipecundangi oleh terdakwa kasus penggelapan pajak ini. Dengan uang yang dimilikinya, Gayus dapat dengan bebas nonton tenis di Bali atau plesiran sampai ke luar negeri. Padahal statusnya adalah sebagai tahanan. Caranya tentu saja dengan menyuap pihak-pihak terkait.

Fenomena gayus dan ilmu SUAP yang dimilikinya ini, menggelitik seorang seniman bernama Bona untuk membuat lagu sentilan. Berangkat dari pengalamannya sebagai seorang napi, dia berusaha menyampaikan betapa tidak adilnya perlakuan hukum di negeri ini bagi si kaya dan si miskin.

Lagu ini sangat menarik karena iramanya yang dibuat easy listening dan mengikuti tren masa kini. Terlebih lagi suara Bang bone menurut saya mirip dengan suara vokalis ST12 atau D’Bagindaz he he he.

Tertarik untuk menyanyikannya, monggo kerso masdab ini klip dan liriknya :

Andai Aku Jadi Gayus Tambunan

Sebelas Maret
Diriku masuk penjara
Awalku menjalani

Proses masa tahanan
Hidup di penjara
Sangat berat kurasakan
Badanku kurus
Karena beban pikiran

Kita orang yang lemah
Tak punya daya apa-apa
Tak bisa berbuat banyak

Seperti para koruptor
Andai ku Gayus Tambunan
Yang bisa pergi ke bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi
Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan

Tujuh Oktober
Ku bebas dari penjara
Menghirup udara segar
Lepaskan penderitaan
Wahai Saudara
Dan para sahabatku
Lakukan yang terbaik
Jangan Engkau salah arah

Andai ku Gayus Tambunan
Yang bisa pergi ke bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi
Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan

Biarlah semua menjadi kenangan
Kenangan pahit
Dalam hidup ini

Andai ku Gayus Tambunan
Yang bisa pergi ke bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi

Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah

Pasrah akan keadaan

 

Kisah Grup Musik Queen Akan Difilmkan

September 26, 2010 Tinggalkan komentar

Bisa jadi ini adalah kabar menggembirakan bagi seorang fnas Queen seperti saya. Pernah suatu saat saya rela menyatroni beberapa rental VCD/DVD di kota Malang demi mendapat film ato dokumenter berkenaan dengan Band asal Inggris ini. Namun saya harus pulang dengan tangan hampa karena tidak ada satupun film-film yang berkaitan dengan film ini.

Dan akhirnya berita yang tidak disangka-sangka muncul. Kisah pelantun Bohemian Rhapsody ini akan diangkat ke layar lebar. Berikut beritanya saya dapatkan dari vivanews.com :

VIVAnews – Kisah tentang grup musik legendaris The Queen akan segera dibuat ke layar lebar. Film ini akan menceritakan perjalanan grup band tersebut dan juga tentang kematian sang vokalis, Freddie Mercury yang meninggal karena AIDS tahun 1991 lalu.

Aktor Sacha Baron Cohen disebut-sebut sebagai calon kuat untuk memerankan tokoh Freddie Mercury. Cohen sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti casting film tersebut. Informasi ini diungkapkan oleh produser film itu pada Jumat lalu. Demikian seperti dikutip dari RealBollywood, Selasa 21 September 2010.

Peter Morgan sedang mempersiapkan sebuah naskah untuk film tersebut. Ia ingin mengangkat kisah hidup Freddie Mercury yang menjadi pusat perhatian dari grup asal Inggris ini. Film ini belum memiliki judul. Yang pasti film ini akan dibuat oleh rumah produksi Gk Film dan menggandeng Tribeca Production.

Film ini juga akan menampilkan aktor Robert De Niro dan akan mulai diproduksi pada tahun 2011 mendatang. Gitaris Queen, Brian May telah mengatakan akan berpartisipasi dalam film yang belum memiliki sutradara ini.

Grup band Queen berdiri pada tahun 1971 silam terdiri dari Brian May sebagai gitaris, John Deacon bermain pada basis, Roger Taylor memegang drum dan Freddie Mercury sebagai vokalis. Grup band ini menjadi terkenal dan papan atas. lagu-lagu mereka menjadi hits di dunia seperti ‘We Are The Champions’, Bohemian Rhapsody’ dan ‘We Will Rock You’.

Karaoke Gratis Di Rumah Hanya Dengan Modal PC

September 22, 2010 3 komentar

Bernyanyi, adalah salah satu cara bagi seseorang untuk melepas ketegangan. Namun kalo demi melepas ketegangan kita jadi sering-sering ke tempat karaokean, itu malah akan membuat kita makin stress di akhir bulan, dikarenakan biaya untuk sewa karaoke tidak murah.

Sedangkan kalau mau karaoke sedniri di rumah juga susah, dikarenakan banyak dari kita yang tidak punya perangkatnya. Nah bagi anda yang punya PC lengkap dengan speaker-nya, tidak perlu repot-repot. Cukup download software KARAFUN secara gratis tis.

Kalo anda biasa menggunakan WINAMP, maka KaraFun bukanlah software yang sulit untuk digunakan. Mengenai format file yang digunakan, KaraFun bisa memutar banyak format file, diantaranya adalah MIDI, MP3, MPG serta format file audio lainnya. Namun format file yang biasa digunakan adalah format MIDI, karena ukuran filenya lebih ringan serta kualitas suaranya cukup baik. Sobat bisa juga menggunakan file MP3 yang sobat punya untuk berkaraoke, cara menghilangkan suaranya cukup dengan menaikkan ‘VOCAL REDUCER’ pada bagian ‘CONTROL’. Namun cara ini kurang efektif, karena suaranya gak serta merta hilang gitu aja. Jadi solusi terbaik adalah dengan menggunakan file format MIDI, apalagi beberapa file MIDI sudah ada yang include dengan lirik. Artinya lirik lagu akan keluar ketika file MIDI dijalankan. Jadi bagi sobat yang gak hafal liriknya, jangan khawatir. Sobat bisa berkaraoke sambil membaca lirik pada layar tampilan KaraFun.

Download KaraFun

Lagu Wali Band Dibuat Versi Eropa

Agustus 4, 2010 5 komentar

Liputan6.com, Jakarta: Lagu Cari Jodoh yang dinyanyikan grup musik Wali tengah populer di Eropa. Lagu mereka dibawakan oleh Fabrizio Faniello, seorang musisi asal Republik Malta dalam bahasa Inggris. Cari Jodoh pun berubah menjadi I No Can Do.

Lirik I No Can Do ditulis oleh Mary Susan Applegate, musisi pencipta tembang The Power of Love yang dipopulerkan Celine Dion. Selain Cari Jodoh, rupanya Fabrizio juga menyadur ulang Baik-Baik Sayang milik Wali. Dan kali ini judulnya berubah menjadi My Heart is Asking You.

Vokalis Wali, Faank, tidak pernah menyangka lagunya bakal dinyanyikan Fabrizio. “Kita nggak pernah nyangka yah. Hanya saja kita coba bikin lagu yang jujur dan apa adanya. Dinyanyiin pengamen aja seneng kok. Apalagi sama orang luar negeri,” katanya dalam tayangan Halo Selebritis, Rabu (4/8).

Sementara itu, produser Fabrizio yakin kedua lagu Wali yang diaransemen ulang versi Inggris bakal menjadi raja di tangga lagu Eropa. “Saya pernah ke indonesia sebelumnya dan saya tahu jika lagu Wali dinyanyikan di Eropa bakal meledak. Wali termasuk grup musik yang lagunya paling banyak diunduh,” ucapnya.

Video I No Can Do (Cari Jodoh)

(video lainnya menyusul kalo nemu)

TIPS KARAOKE INSTAN PASTI TOKCER

Juli 3, 2010 3 komentar

Setelah menghabiskan malam berkaroke dengan dearest friends. Asli prihatin banget dengan kualiti penyanyi2 karbitan jebolan Inulvista dan NAV ini. Menyanyi itu ibarat maen catur. Perlu taktik dan persiapan yang matang. Klo hanya mikir buat ngelepas stress aja..Well…gpp sih…Tapi pada ga mau kan klo dicap “Pekak Nada” oleh temen2. Padahal Pitch Control dan penguasaan lagu itu adalah suatu proses panjang, berulang dan menyita waktu. Akhirnya dengan sangat terpaksa gw harus menurunkan ilmu menyanyi gw.. ilmu yang walau sedikit tapi sampe detik ini sudah banyak menyelamatkan muka orang2. En here they goes :

1. Perbanyak makan gorengan dan es batu sebelum konser. Dengan begini suara anda yang pas-pasan akan tertutupi dengan suatu suara yang seksi dan mendesah. Ketika loop2 nada tinggi tak mampu anda capai, lakukan deheman agak keras..pada titik ini orang-orang akan paham bahwa anda lagi terserang radang tenggorokan.

2. Kesulitan penyanyi-penyanyi amatuer yang sering dijummpai adalah “How to start the song ?”
Nie maen di kunci apa sih ?
Suara rendah, tinggi, apa kepala ??
Tenang-tenang..Gampang sekali untuk mengatasi hal tersebut. Yang anda lakukan pertama adalah, pada saat intro lagu. Tutuplah satu telinga dengan tangan yang bersesuaian. *HATI-HATI dengan pemilihan tangan ! Menutup kuping kanan dengan tangan kiri adalah a BIG NO NO !!..Anda malah semakin terlihat amateur-red* Pejamkan mata dan posisi kepala agak menunduk. Pastikan muka tidak dalam posisi mengernyit.
Secara perlahan ayunkan kepala kearah atas, sambil mengikuti musik yang masih mengalun.Berhenti Pada kondisi mike yang sudah rata-rata air dengan tepi atas Monitor teks. *anda boleh mengintip sedikit-red*. Jika anda masih juga belum menemukan lokasi masuk tersebut, ayunkan kepala anda dengan saaaangat perlahan ke kiri dan ke kanan *sebagian orang menganggap ini sama dengan menggelengkan kepala..NO!..itu adalah contoh klasik yang salah. Sekali lagi, Mengayun, bukan menggeleng..-red*.
Jika anda sudah mengikuti semua anjuran diatas dengan semestinya, seharusnya posisi lagu sudah ditengah, dan orang-orang sekitar sudah dipastikan ikut menyanyi. Jadi anda tidak akan kesulitan lagi untuk meneruskan lagu tersebut bukaaan…

3. Bagi anda yang kesulitan mencapai nada tinggi.. Well..jangan khawatir. Even penyanyi kaliber dunia sekalipun mempunyai keterbatasan itu juga. Tapi mengapa mereka terlihat lihai menyambut 2 oktaf maupun Mariah Carey yang katanya bisa ampe 7 oktaf ??? Sebenernya simple aja..Mereka menggunakan jari2 mereka dalam menyanyi. This is Called “Dancing Finger Distraction”. .Ingat, jangan gunakan semua jari, karena anda malah akan terlihat seperti penari kecak. Bukan itu target anda.-red* Paling jamak digunakan adalah jari telunjuk. Yang anda lakukan adalah melakukan posisi seperti menekan tuts ATM *atau seperti menekan2 jerawat bagi anda yang tidak memiliki ATM*. Semakin tinggi nada yang anda capai, penekanan dilakukan semakin cepat dan random. Maka ketika nada-nada tinggi itu banyak dan lamaaa..jari2 anda terlihat seperti menari2 diudara. Moral dari kegiatan ini adalah, diharapkan perhatian dari orang2 akan beralih kepada kegiatan tersebut. Ingat looh..ini dilakukan penyanyi kaliber dunia..

Catatan kaki :
Untuk point 3 : Trick ini sebenarnya sudah di BAN oleh IPSSA(International Pure Singing and Sportivity Assotiation, Asosiasi Internasional untuk sportivitas dan menyanyi galur murni). Dibeberapa panggung Opera seperti di Milan, Trinidad&Tobago, serta Rhodesia mengakalinya dengan menggunakan jari kaki. Akan tetapi hal ini tidak menjadi domain pembahasan dalam topik kita, karena dirasa sudah terlalu melebar. *Silakan cari sendiri infonya di internet-red*

FAQ

Tanya : Kak, saya susah mencapai nada tinggi. Temen saya menganjurkan untuk diimprove aja. Itu bagaimana kak ? Terima kasih atas jawabannya ya kak. Salam jauh dari Surabaya.

Jawab : Ada sebagian orang yang berusaha melakukan improvisasi lagu untuk menyiasati suara mereka. Itu adalah ajaran yang SALAH. Improve itu membutuhkan teknik skill yang tinggi. Banyak penyanyi2 karbitan yang terjerumus untuk improve dulu sebelum mempelajari nada dengan benar. Yang terjadi adalah mereka sukses membuat lagu “Against all Odds” berirama “Rayuan Pulau kepala”. Memang tidak dapat dipungkiri ketika improve berhasil dilakukan, kredibilitas penyanyi akan naik setengah dari grade asal. Tapi terlalu risky. Karena ketika gagal, akan turun 2 grade. Probabilitas keberhasilan pun 10:90. Well..semua berpulang ke temen2 semua. Karena kan bisa dibilang pada udah gede. Udah ngertilah mana yang dilarang mana yang dianjurkan.

Tanya : Sehubungan dengan perjalanan saudara dalam dunia musik, berkaitan dengan hal tersebut kami ingin mengkonfirmasikan hal dibawah ini :
Dari mana saudara mendapatkan pengetahuan musik ? Apakah saudara otodidak ? -Mohon Opininya-
Jawab : Pada dasarnya tidak ada sekolah musik resmi yang saya ikuti. Namun demikian, kakek dari buyut saya adalah pemain rebana terkenal sewaktu zaman penjajahan Belanda. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan beribu-ribu terima kasih.

Ask : Hi, this is Steve from Ukraine. I want to ask you about when is the perfect age to start music. -Kindly wait for your reply, TQ-
Answer : My suggestion is when you are still in your mama stomach.
*terjemahan : saat masih dalam kandungan -red*

sumber

Harmoni SCTV Juni : Vina Panduwinata Membuat Kejutan dengan Lagu C.I.N.T.A

Juni 21, 2010 1 komentar

Walaupun secara pribadi saya menilai harmoni bulan lalu (mei) lebih baik, namun bukan berarti harmoni edisi Juni tidak layak tonton. Kali ini sang maestro Andi Riyanto menghadirkan musisi dari berbagai generasi dan dari berbagai genre. Mulai 3 Diva sampai Saikoji.

Kejutan paling bagus disuguhkan oleh Vina Panduwinata. Dia membawakan sebuah lagu yang pada awal dibawakan banyak penonton yang bingung lagu apa ini. Begitu masuk Reff para audience pun langsung bersorak sembari memberikan standing applause pada Vina. Itulah Lagu C.I..N.T.A dari d’Bagindaz yang di pencinta musik banyak menjadi perdebatan. Namun lagi-lagi Andi Riyanto menunjukkan kejeniusannya sehingga lagu ini jadi nyaman didengar oleh yang pro maupun yang kontra.

3 Diva :

Mengertilah Kasih (Ruth Sahanaya Only)

Adilkah Ini

Gita Cinta

 

Vina Panduwinata :

Maaf

C.I.N.T.A (Penampilan Favorit pasti)

 

Joeniar:

Rapuh :

Cinta Terlarang (feat Angga) :

 

IWA K. feat Lela

Malam Ini Indah :

 

Adrian feat Zanetha

Ajari Aku :

 

Inna Kamarie (ex Dewi-Dewi)

Satu Yang Tak Bisa Lepas :

 

Dewi Sandra :

Tak Ingin Lagi :

Kapan Lagi Kau Bilang I Love You

 

Ipank & David :

Pelangi :

 

Wawan Teamlo

Medley :

 

Selamat Menikmati !!!!

%d blogger menyukai ini: