Archive

Archive for the ‘serba-serbi’ Category

Penakluk Calon Mertua Sejak Jaman Kompeni

November 5, 2012 Tinggalkan komentar

image

Salah satu hal yang selalu diingat orang saat mau ketemu calon mertua adalah “Martabak”. Saya sendiri heran kenapa harus Martabak. Apa karena bentuknya kotak kaya muka bapak-bapak yang galau karena anaknya belum laku? Entahlah.

Pun demikian Martabak ini konon adalah makanan paling ampuh untuk meluluhkan hati mertua. Bahkan sejak jaman kompeni, dimana jaman itu Si Pitung masih doyan futsal (halah). Coba liat deh, begitu martabak berpindah tangan maka izin jalan dengan pacar pun di acc. Ibarat kata sinetron, ini judulnya Putri yang ditukar…….. dengan Martabak. Tega……tegaaaaaaahnya kau papaaaah.

Namun perlu diingat sodarah-sodarah, gak selamanya Martabak bisa jadi senjata yang ampuh untuk meluluhkan hati mertua. Apalagi kalau mertuanya juga juragan martabak. Trus kita ngasihnya martabak buatan kompetitornya. Wah bisa dilempar codet kepala kita. Mending cari alternatif lain deh! Martabak Itali (Pizza) atau Maicih level 10 juga boleh dicoba.

Ingatlah kata para pendiri bangsa, harkat dan martabak harus tetap dijaga…… Nngggg….. Itu martabat ya? Ya terserahlah. Tapi jangan kaget kalau suatu saat nanti akan ada outlet “Jajanan Penakluk Calon Mertua”. Karena itu saya yang punya. Itu sebagai bentuk kepedulian saya bagi yang kesusahan dapat restu dari Camer.

Btw….. Kamu wanita cantik yang lagi baca, Boleh gak aku bawain martabak untuk bapak kamu….. :p

Makanan Paling Diburu Sehabis Lebaran

September 13, 2010 2 komentar

Krupuk Salah Satu Makanan Pokok Di Indonesia 🙂

Apa makanan yang paling diburu sehabis lebaran? Opor ayam? Bukan… Ketupat sayur? Bukan… Soto Ayam? Bukan juga. Makanan yang paling diburu setelah lebaran adalah…. “KRUPUK”. Jreng-jreng…..

Yap… memang tampak remeh. Tapi berdasarkan pengamatan saya yang kebetulan punya toko keluarga ini, krupuk merupakan makanan paing diburu selama satu minggu setelah lebaran.

Kerupuk bagaimanapun juga merupakan makanan pelengkap dari sekian banyak jenis makanan yang ada di bumi pertiwi ini. Mulai soto, rawon, lalapan, nasi goreng, sate ayam, masakan padang, semuanya akan tampak lebih nendang kalo ada krupuknya. Dan karena itu pula sepertinya krupuk telah mendapat tempat tersendiri di hati hampir sebagian besar masyarakat Republik Indonesia.

Saat momen lebaran seperti ini, kebutuhan akan krupuk tiba-tiba meningkat. Namun masalahnya tiba-tiba stok barang telah menghilang. Hilangnya krupuk dari pasaran ini bukan karena ada pihak-pihak tertentu yang meniumbun untuk memainkan harga krupuk di pasaran. Bukan pula karena ditimbun oleh pihak-pihak yang ingin memperkeruh suasana jagad perpolitikan Indonesia. Krupuk menghilang dari peredaran selama libur lebaran karena pengusaha krupuk sedang pada mudik.

Patut disayangkan pula memang. Libur lebaran tukang krupuk terlalu lama. Padahal kalau mereka bisa sedikit mengorbankan waktu mereka, momen seperti bisa mereka dapatkan untuk mengeruk rupiah lebih banyak. Apakah ini buruk…??? Saya dengan tegas akan bilang tidak. Karena kalo menurut analisis saya…. desiuuuung… (niru gaya sentilun), Tukang Krupuk selalu mati-maian mengeruk rupiah saat bulan puasa. Dan tak jarang mereka mengorbankan puasa mereka demi kejar setoran untuk belanja lebaran. Kemudian saat lebaran mereka menghambur-hamburkan uang untuk beli baju, rekreasi, dll. Setelah itu uang akan menipis pada H+7 lebaran. Karena uang menipis maka mereka kudu kejar setoran lagi demi menutupi kekurangan disana-sini.

Namun apa mau dikata. Setelah H+7 kebanyakan orang, kantongnya sudah menipis lagi. Pak penjual krupuk pun tak bisa menjual krupuknya dengan target berlebih. Alhasil pendapatan pun tak seperti yang diinginkan.

Ayolah Bapak-bapak penjual krupuk….!!! Anda harus sadar bahwa krupuk telah menjadi makanan pokok di Indonesia ini. Dobraklah arus tradisionil yang justru merugikan kalian. Krupuk harus bisa didistribusikan dengan baik kapanpun dan dimanapun… krupuk harus jadi komoditi kebanggaan negeri ini… Krupuk harus Go Internasional…!!!!

We Want Krupuk…. We Want Krupuk…

Mana Duluan, Ayam atau Telur? (Mungkin) Ini Jawabnya!

Juli 15, 2010 3 komentar

Saat sarapan telur, Anda sedang menyaksikan salah satu material luar biasa di dunia.

Para ilmuwan berhasil menjawab  salah satu tebak-tebakan tertua di dunia, mana yang lebih dulu, ayam, atau telur?

Melalui komputer super, tim dari Universitas Sheffield dan Warwick, Inggris  menemukan jawabannya. Apakah itu? Ayam.

Kepada laman Harian The Sun, ketua tim peneliti menjelaskan bagaimana mereka berhasil memecahkan teka-teki tersebut.

“Apa yang kami temukan adalah ‘kecelakaan’ yang menyenangkan. Awalnya, tujuan penelitian kami adalah menemukan bagaimana binatang membuat cangkang telur.”

Menurutnya,  selama ini, masyarakat telah menganggap remeh ayam. Kami tidak menyadari proses luar biasa yang ditunjukan para ayam dalam proses pembuatan telur.

“Sadarkah Anda, ketika memecahkan kulit telur rebus di pagi hari, Anda sedang menyaksikan salah satu material luar biasa di dunia.”

Cangkang telur memiliki kekuatan sangat luar biasa, meski beratnya sangat ringan. Manusia tak bisa membuat benda seperti itu, bahkan yang mendekatinya.

“Masalahnya, kita tak tahu bagaimana ayam membuat cangkangnya.”

Tim peneliti lalu menggunakan komputer super milik Dewan Riset Sains Inggris (UK Science Research Council) yang berbasis di Edinburgh. Komputer itu dinamakan HECToR (High End Computing Terascale Resource).

“Kami ingin menelusuri bagaimana telur terbentuk, dengan melihat proses detail telur secara mikroskopis.”

Yang pertama dicari adalah, mengetahui ‘resep’ yang digunakan ayam untuk membuat cangkang telur.

“Dengan bantuan komputer canggih, Kami memecahkan masalah ini selama berminggu-minggu. Sementara, ayam bisa menyusun cangkang itu hanya dalam semalam.”

Lucunya, pemilihan cangkang telur ayam sebagai fokus penelitian benar-benar tak disengaja. Para peneliti memilih telur ayam karena proteinnya sederhana untuk ditelaah.

Namun hasilnya ternyata sangat mengejutkan. “Kami memecahkan teka-teki sepanjang masa. Ini mengagumkan.”

Hasilnya, ditemukan protein khusus yang ada di tubuh ayam. Protein itu adalah adalah ‘tukang bangunan’ tanpa lelah, menyusun bagian-bagian cangkang mikroskopis membentuk cangkang telur.

Protein itu menginisiasi proses pembentukan cangkang sebelum menyusun bagian telur yang lain.

Tanpa protein pembangun tersebut, telur tak mungkin terbentuk. Dan, protein itu hanya ditemukan di rahim ayam. “Itu berati ayam ada duluan sebelum telur.”

Tapi, dari mana ayam berasal?

Beberapa teori mengatakan, nenek moyang ayam menciptakan telur zaman Dinosaurus.

“Penemuan kami sangat potensial. Sebab, cangkang telur dibentuk dari banyak kristal kecil. Kita bisa menggunakan informasi ini untuk mengetahui cara membuat dan menghancurkan struktur kristal lainnya.”

Sebagai contoh, untuk menghilangkan kerak di ceret maupun pipa.  Penelitian ini juga berimplikasi medis.

“Karena tubuh kita menggunakan metode yang sama untuk membuat gigi dan tulang, kita  bisa belajar lebih banyak tentang bagaimana membangun kembali tulang manusia.”


Lagu-Lagu Karaoke Penghilang Stress

Berteriak dan menjerit bisa jadi merupakan metode yang tepat untuk menghilangkan uneg-uneg alias stress. Namun bukan berarti kita bisa melakukannya di sembarang tempat. Jangan sampai mobil RSJ menjemput kita gara-gara kita melakukannya di pinggir jalan. Salah satu opsi yang tepat untk berteriak-teriak adalah dengan berkaraoke ria.

Hanya saja dalam berkaraoke juga harus diperhatikan lagunya. Mengapa demikian…? Kalo kita salah memilih lagu, bisa jadi stress kita akan menghilang. Malah akan tambah parah. Sebagai contoh saat kita  putus cinta, lalu saat berkaraoke kita memilih lagu “Pupus”-nya Dewa, atau “Cinta Ini Membunuhku”-nya D’Nasib. Nah loh…. itu ibarat menyiram minyak ke dalam bara api.

Untuk itulah saya membagi beberapa lagu yang berdasarkan pengamatan secara mendalam dan menyeluruh, tidak hanya menghilangkan stress. Tapi juga menumbuhkan rasa optimis dan aura positif.

1.Lagu Untuk Penderita Stress Akibat Kerjaan

Ini adalah jenis stress yang biasanya dialami oleh orang-orang usia dewasa. Rutinitas yang menjemukan, pekerjaan yang menumpuk, bos yang bawel, atau rekan kantor yang rese. Lagu yang tepat untuk orang yang mengalami hal ini, tentu harus beraroma olahraga. Karena dalam olahraga kita dituntut untuk menang, ataupun kalau kalah maka kita harus kalah dengan terhormat dan berjuang samapi titik darah penghabisan.

Beberapa lagu yang saya sarankan adalah:

2. Lagu Buat Yang Putus Cinta

Nah kasus yang satu ini banyak banget penderitanya. Bolehlah kalau kita awal-awal nyanyikan lagu2 patah hati saat berkaraoke,. Tapi jangan dihajar dari awal sampai akhir brur. Bukannya lega malah akan tambah bergejolak nantinya.

Satu lagu yang benar-benar saya sarankan adalah :

Jangan memandang sebelah lagu ini karena lagu lawas atau dangdut. Tapi perhatikan penggalan lyricnya berikut:

Aku bukan pengemis cinta
Yang slalu harus mengalah
Bila diputuskan cinta
Dari sang kekasih

Wanita bukan engkau saja
Yang ada dalam dunia
Cantik bukanlah utama
Menghiasi jiwa

Persetan dengan cinta
Persetan dengan janji
Kalau harus menyakiti
Persetan dengan sumpah
Persetan dengan wajah
Kalau harus menderita

Bagaimana..??? Luar biasa bukan. Selain enerjik juga tidak cemen seperti kebanyakan lagu-lagu jaman sekarang.

3. Lagu Buat Orang Yang Merasa Sendirian

Biasanya perasaan ini juga sering dijumpai oleh mahasiswa, kaum jomblo-ers dan para pekeja yang belum menikah. Seolah-olah tidak ada satu orang pun yang memperhatikan dan perduli dengan kita. Walaupun dalam keseharian sebenarnya kita punya banyak teman. Namun teman disini hanya sebatas tempat berinteraksi, bukan berbagi. Biasanya sharing atau curhat dalam tinggkat yang mendalam sudah sulit dilakukan pada manusia yang berumur 19 tahunan keatas pada teman-temannya. Bisa jadi karena gengsi.

Perilaku seperti ini perlu pengingat. Pengingat dalam arti bahwa ada banyak pihak lain yang sebenarnya jauh lebih tidak beruntung daripada kita. Pada khasus ini disarankan lagu-lagu yang berkaitan dengan kemanusiaan atau sosial sangat disarankan.

Beberapa yang bisa mewakili adalah :

Itulah tadi beberapa lagu karaoke penghilang stress versi saya. Mungkin belum mengakomodir secara keseluruhan. Namun bisa jadi referensi yang cukup tepat saat anda berkaraoke ria. Ingat jangan jadikan karaoke hanya untuk sekedar berteria. Tapi hayati lagu yang anda bawakan! Karena ketika anda bertemu dengan lagu dan lirik yang tepat, maka bisa jadi anda bisa menemukan sebuah semangat baru yang tidak akan bisa kita duga.

Jangan lupa pula untuk sekspresif mungkin dalam menyanyikan lagu trsebut. Gunakan bahasa tubuh anda juga agar lebih dapat feel-nya. Sebagai contoh saat lagu my Way saya selalu berusaha menirukan cara Robbie Williams saat membawakannya (walaupun anda bisa membawakan dengan gaya anda sendiri). Pembawaan Robbie William dalam lagu ini seolah menggambarkan bagaimana lagu itu seharusnya. Untuk itulah saya tidak malu menirunya… Agar lebih jelas tidak ada salahnya kita saksikan klip-nya:

Selamat Mencoba.

NB:

Thx to : Dhanie, Pepenk, Ajeng, Ka2, Destria untuk karaoke yang heboh dan luar biasa.

Bila Dunia Tanpa Internet Dan Gadget Canggih

Mei 27, 2010 13 komentar

Internet mungkin baru booming di Indonesia sekitar tahun 2000-an. Namun jangan ditanya soal perkembangannya. Saat ini teknologi internet sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat di negeri seribu pulau ini. Hal ini disebabkan karena Internet menawarkan begitu banyak kemudahan. Dia antaranya kemudahan informasi, kemudahan berkomunikasi, kemudahan berbisnis, serta kemudahan dalam mengakses hiburan. Perkembangan ini pun akhirnya menunjang perkembangan gadget sebagai sarana untuk mengakses teknologi internet. Internet tak hanya bisa diakses lewat komputer tapi juga lewat barang ukuran saku seperti ponsel atau PSP.

Nah suatu saat,  sebelum masuk kelas di perkuliahan teman saya memberikan pertanyaan, “Kira-kira apa yang terjadi kalau saat ini Internet dan gadget belum berkembang di sini (Indonesia)?”.

Bagi saya itu adalah pertanyaan yang menarik. Dalam arti saya jadi mereka-reka apa kira-kira yang harus saya lakukan bila internet memang benar-benar tak ada. Pertanyaan dalam pikiran pun silih berganti timbul. Apa yang menggantikan situs jejaring sosial? Apa pengganti game online? Apa pengganti Google? Bagaimana caranya mengakses hiburan seperti film Hollywood (bahkan Bollywood) yang terbaru? Hingga, Bagaimana saya bisa menyalurkan hobby dalam mengumpulkan artikel dan membuat tulisan?

Nah daripada hanya membayangkan saja, saya coba untk menuliskan apa saja gaya hidup kita yang terkait dengan internet lalu apa alternatifnya kalau tidak ada. Monggo cekibrot :

1. Facebook, Twitter, Friendster, atau My Space. Percados punopo mboten, percaya atau tidak jenis situs yang satu ini begitu fenomenal. Bahkan dikalangan remaja, tidak punya jejaring sosial yang dianggap booming maka dia akan dianggap cupu.

Alternatif : Saat situs jejaring sosial belum setenar sekarang, seinget saya paling kita mencantumkan profil pribadi ato foto-foto narsis di majalah-majalah yang ada. Kalo masih anak-anak yang kirim profilnya di tabloid Fantasi, Mentari Putra Harapan, atau BOBO. Sedang pada usia remaja dikirim ke KAWANKU, HAI, ANEKA (Satwa) ha ha ha ha ha. Nah yang rada unik kalo udah bapak-bapak atau emak-emak. Dikirimnya sesuai dengan bidang pekerjaan. Kalo yang demen usaha ya di tabloid usaha, kalo demen pelihara binatang di majalah Trubus, kalo suka gokil-gokilan (padahal udah tua) dikirim aja di majalah HUMOR.

2. Komik online. Saya yakin bagi penggemnar Naruto, Bleach, atau One Piece pasti tak asing dengan komik online. Selain lebih up date, juga tak perlu keluar biaya banyak untuk mengaksesnya.

Altenatif : tanpa komik online, satu-satunya jalan yang bisa dilakukan oleh para penggemarnya adalah dengan menyewa di persewaan komik setempat. Namun bagi yang ora bondo (tidak mau keluar biaya) serperti saya, alternatifnya adalah dengan nongkrong di toko buku seperti Gramedia, Toga Mas, atau Siswa (kalo di kota Malang). Biasanya sehabis pulang sekolah sambil jogkok di rak komik sampai berjam-jam. Paling apes kalau komiknya masih disegel. Pulanglah kita dengan tangan hampa dan sesak didada.

3. E-Banking. Ini mah jangan ditanya. Sekarang kebanyakan orang butuh dengan hal yang satu ini. Apalagi para mahasiswa yang kuliah di luar kota. Pas kehabisan duit tinggal sms ortu dan dalam tempo tak beberapa lama terkirimlah sejumlah uang ke dalam rekening.

Alternatif : Lalu apa yang terjadi kalau E-Banking tidak seperti sekarang? Di mana orang masih mengira ATM adalah tempat untuk nonton TV (aaaargh saya pikir dulu mesin ATM bisa dibuat nonton video). Biasanya orang dulu menggunakan jasa wesel. Namun perlu diketahui, wesel membutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk nyampai ke tempat tujuan. Belum lagi kalau misalnya teknologi ponsel masih menjadi milik kalangan borju. Maka anda membutuhkan waktu lebih lama lagi dalam proses pnungguan. Satu minggu untuk mengirim surat, satu minggu untuk menunggu kiriman wesel datang. Dan dalam rentang waktu dua minggu itu (menurut cerita bapak saya), ada yang puasa karena gak sanggup beli nasi. Bahkan tak jarang celana yang cuma dua helai digadaikan demi memenuhi hasrat cacing dalam perut yang mulai meronta.

4. Messeging. Janjian tinggal SMS, kangen-kangenan tinggal BB-an, kirim foto tinggal MMS-an. Ngobrol semalam suntuk tinggal telpon (scara tarif sekarang kan murah choy).

Alternatif : Misalnya teknologi itu belum ditemukan maka untuk janjian anda harus bertemu dulu dengan orangnya secara langsung. Setelah itu baru menentukan tempat dan tujuan. Ato minimal buat memo ke temen yang dituju.

Kalo mau kangen-kangenan, biasanya nulis surat cinta. Ditulis pake kertas merah muda, amplopnya merah jambu dengan gambar hati dan bunga. Bisa dititipin langsung ke yang bersangkutan, bisa melalu temen yang bersangkutan, atau selipin di buku yang dipinjem dari yang bersangkutan. Bagi yang tidak bisa nulis surat cinta bisa minta tolong temen yang suka baca novel roman picisan.Biasanya buruannya bakso satu mangkok.

Yang agak ribet ini kalo soal telepon. Jaman sekarang ponsel bukanlah jaman mewah. Namun semisal benda ini masih tidak setenar sekarang, bisa jadi telepon koin adalah alternatif paling dicari. Sebelum telepon tuker uang dulu di warung setempat. Setelah itu segera pergi ke bilik telepon umum terdekat. Paling apes kalo ternyata banyak yang antri.

5. Game Console. PS, XBOX, Nintendo Wii, dll. Game sekarang canggih abis cui. Gambarnya bikin mata betah. Apalagi dengan kemasan gambar dan suara 3D sehingga mendekati nyata. Ditambah dengan variasi game yang begitu banyak mulai dari sepak bola, fighting, shooting, RPG, racing, dll. Dan semuanya dikemas dengan apik dan menarik. Malahan akhir-akhir ini teknologi game virtual sudah mulai diperkenalkan. Pemain game sendirilah yang masuk dalam game tersebut.

Alternatif : Bila teknologi game console tidak berkembang secepat ini, mungkin game masih akan berkutat di petualangan ala Mario Bross, atau Sonic saja. Suaranya pun pake suara 8-bit dengan dominasi bunyi “tut-tut” dan “tuling-tuling”. Kalo dirasa dimahal dalam beli mesin game-nya, maka yang jadi tempat tujuan adalah mall/plasa/atau tempat permainan yang menyediakan mesin Arcade alias Ding Dong. Bisa jadi game favorit masih street fighter. Paling eeengngngggaaak enyaak (kaya di iklan Mie Sedap) kalo tempat permainan itu banyak tukang palaknya. Jadi dah street fighter beneran….

6. MP3 dan iPod. Saat ini saya yakin banyak dari kita yang lebih milih download lagu di internet daripada membeli kasetnya. Dengan format file mp3 kita bisa menyimpan ribuan lagu (bahkan jutaan tergantung kapasitas) di mp3 player atau yang sekarang palingetrend iPod. Selain suaranya yang kempring (nyaring), batrenya pun tinggal colok ke listrik kalau habis. Sangat mudah dibawah karena besarnya lebih kecil dari bungkus rokok.

Alternatif : Bila tak ada mp3 (atau tipe file audio lainnya) dan mesin pembaca format file ini, memakai kaset adalah hal yang logis. Dan untuk memutar itu kita membutuhkan walkman. Agar tidak boros karena harus berkali-kali beli baterai, sebaiknya beli baterai yang bisa di charge. Memang sih agak nyekik pas pertama beli. Tapi setelah itu ongkosnya lumayan ringan.

Ada yang lebih sadis selain walkman, yaitu bawa tape componya langsung he he he he he he

7. http://www.google.com/ . Aneh rasanya kalau orang berinternet tapi tak mengenal search engine yang satu ini. Apalagi buat mahasiswa. Situs ini merupaka penolong di saat kesulitan mencari bahan makalah atau artikel untuk perkuliahan.

Alternatif : Google bisa jadi adalah situs paling berdosa karena menjadikan perpustakaan kampus tidak lagi menjadi primadona. Dulu kalau sudah ada tugas, namanya perpustakaan akan diserbu oleh para pencari ilmu. Yup perpustakaan adalah google dalam bentuk riil.

8. Rapidshare, Mediafire, 4Share, Torrent, Indowebster. Yang suka download movie pasti tak asing dengan nama-nama itu. Di sana kita bisa menemui film terbaru sampai jaman baheulah. Film kualitas oscar hingga film jahanam hampir semuanya tersedia.

Alternatif : alternatif bila tidak bisa download movie ya nonton langsung di bioskop atau nyewa di rental. Namun untuk mendapatkan film terbaru kita harus menunggu kurang lebih 3-5 bulan terlebih dahulu. Bagi yang sakunya bermasalah, harus pasrah untuk menonton film ala kadarnya. Tunggu aja di layar kaca. Ato kalau mencari suasana yang meriah, bisa nonton layar tancep di MISBAR (Kalo gerimis bubar). Layar tancep sering ditampilkan saat ada sosialisasi program pemerintah (kalo jaman Pak Harto biasanya program KB). Karena mahalnya biaya pemutaran film asing, maka yang diputar pun adalah film-film dalam negeri. Kalo ndak WARKOP DKI ya FILM horor erotis-nya SUZANA.

9. Blogging. Ibaratnya saat ini tiap individu bisa membuat karyanya sedniri dan dilihat banyak orang. Blogging adalah salah satunya. Bahkan saat ini para blogger telah menapat tempat tersendiri karena bisa membawa sebuah pengaruh besar pada kondisi sosial masyarakat. Tak jarang para blogger ditangkap oleh pemerintah negaranya karena dianggap menyebarkan tulisan provokatif. Dengan Blogging kita juga bisa merau rupiah atau bahkan dollar dari sponsor yang masuk.

Alternatif : Bila blog tiadk ada, maka untuk menyebarkan tulisan yang telah kita buat kita boleh jadi harus mengirimnya ke media surat kabar agar bisa dimuat. Namun kemungkinan dimuat pun tidak setinggi yang diharapkan. Hal ini dikarenakan kita harus bersaing dengan penulis lainnya.

Bagi para remaja untuk menyalurkan hobi menulis mereka wujudkan dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler MADING. Karena dengan cara seperti itu mereka punya kesempatan untuk mempublikasikan tulisannya dan karya-karyanya.

10. PSP, Nintendo DS, dll. Memainkan game canggih dan kompleks tak perlu lagi harus diam di suatu tempat. Tinggal mainkan di PSP atau Nintendo DS.

Alternatif : Kalo soal game portabel sebenarnya ada alternatif yang serupa. Sama-sama portabel dan sama-sama menghibur. Hanya yang membedakan tingkat kerumitan. Apa yang terjadi pada PSP dan Nintendo DS adalah buah dari perkembangan gadget yang begitu luar biasa. Di masa sebelum teknologi seperti saat ini, mungkin kita mengenal game portable bernama Game Watch. Namun kalau soal tingkat kerumitan ya jangan ditanya. Game Watch selain Cuma dua warna game-gamenya pun masih sederhana Paling tembak-tembakan, balapan, atau tetris. Kalau naik level paling kecepatannya doank yang ditambah.

Sebelum Game Watch game portabel juga sudah ada. Bahkan tidak menggunakan elektronik. Sebut saja puzzle, Game Watch air, atau kotak labirin. Kotak labirin ini saya lupa nama aslinya. Intinya permainan ini ada kotak labirin berukuran saku. Lalu ada bola kecil. Dan tugas kita adalah memindahkan bola itu dari satu tanda ke tanda lain.

Itulah sedikit banyak hal yang akan terjadi bila teknologi internet tidak seperti saat ini. Sebenarnya masih banyak lagi. Dan Insya Allah akan diupdate kalo sempat. Misalkan ada saran silahkan beritahu saya…..

60 Persen Facebooker Ingin Berhenti

Mei 23, 2010 2 komentar

VIVAnews – Sophos, perusahaan spesialis keamanan IT mengungkapkan hasil penelitian terbaru mereka. Meski metode pengumpulan data mereka tidak dijelaskan, hasilnya, tercatat bahwa 60 persen pengguna Facebook mempertimbangkan untuk berhenti.

Sophos sendiri melakukan survey terhadap 1.588 pengguna Facebook. Meski jumlah responden tersebut tidaklah mewakili lebih dari 400 juta pengguna situs jejaring sosial Facebook, akan tetapi 60 persen pengguna yang ingin berhenti tentunya merupakan kabar yang mengejutkan.

Seperti dikutip dari AllFacebook, 23 Mei 2010, jumlah pengguna yang melakukan pencarian dengan keyword ‘delete Facebook account’ di Google melonjak dalam beberapa pekan terakhir akibat masalah privasi, jumlah pengguna yang benar-benar menghapus akun mereka tak sampai 60 persen.

Bahkan sejumlah pengguna yang diwawancara AllFacebook menyatakan bahwa meski Facebook bermasalah, mereka tidak akan meninggalkan situs jejaring sosial tersebut.

Disebutkan, alasan utama mereka masih ada di Facebook adalah karena teman-teman mereka masih aktif di sana. Pengguna bahkan cenderung tidak mempermasalahkan seputar privasi.

Meski banyak juga pengguna yang khawatir akan keselamatan informasi mereka, tetapi setting pilihan privasi yang diberikan Facebook terlalu rumit untuk pengguna kebanyakan. Untuk itu Facebook berusaha membuat opsi yang lebih sederhana.

Selain itu, meski jumlah pengguna yang benar-benar berhenti dari Facebook meningkat dalam beberapa pekan terakhir, kemungkinan 60 persen pengguna berhenti berinteraksi di sana dalam waktu dekat relatif kecil. Bagaimana dengan Anda? Ada rencana berhenti Facebook-an akibat masalah privasi? (jn)

Sumber : vivanews

Tambahan dari saya:

Kalau saya sendiri berhenti dari facebook bisa jadi karena alasan yang telah dijelaskan di atas. Namun ada beberapa hal juga yang bikin saya sangat boring dengan facebook, diantaranya:

1. Masalah privasi. Bayangkan di facebook kita bisa mencantumkan mulai nama asli, alamat, nomor hp, kegemaran, foto narsis, dll. Hal ini menimbulkan potensi kejahatan bagi pihak-pihak tertentu. Tul gak…?

2. Masalah status. Gara-gara status di FB saya bahkan mungkin anda pernah terpacu untuk selalu update status. Dan bahkan agar status yang kita pajang itu banyak mendapat respon tak jarang kita pasang status selebai mungkin. Okelah beberapa teman kita mungkin suka, tapi jangan lupa banyak juga yang eneg melihat status kita yang kadang aneh.

3. Facebook jadi ajang penulisan diary. Apalagi yang isinya mengeluh soal pacar, bos, pekerjaan, dan seabreg masalah tak penting lainnya. Kalau orang lain yang tidak seberapa kita kenal mungkin kita tinggal remove agar “diary” tidak membuat pedes mata. Tapi kalau temen..??? Ini yang susah. Di remove bermasalah, ga diremove bikin mual.

4. Tag-tagan gak penting. Ada kalanya kita ingin tenang dalam bermain fb. Tapi tiba-tiba pas buka seabrek notification masuk. dan hebatnya notification itu hanya memberitahu soal note curhatan, foto narsis (biasanya dengan pose mirip alay, diupload tiap hari, gayanya serupa pula).

5. Ajakan bergabung dengan group2 gak jelas. Group mendukung si A, group anti isu bla bla bla, group kehilangan sandal jepit, group ingin jadi superstar, dll. Saking banyaknya ajakan group (dan banyak yang sejenis), akhirnya saya tahu jawabannya kenapa di Indonesia banyak sekali partai dan aliran keagamaan.

6. Gift-gift yang bikin rusuh wall.

7. Di Facebook teman sampe ratusan, tapi kadang kita cuma interaksi dengan beberapa orang saja. Trus buat apa yang lainnya…???

8. Serbuan ababil (ABG labil) dengan bahasa aneh (b$h@S4 m0D3l 136iNi), nama pemilik akun yang panjang bukan main ez: Namakupankangsekalihampirmiripkeretaapigandeng99, dll.

9. Sbagian orang yang punya akun FB dikombinasikan dengan punya HP support GPRS/BlackBerry/Android, bakal bikin bete kalo diajak jalan. Ingat, saya bilang sebagian besar, tidak semuanya. Alasannya, pas kita jalan bareng entah itu nonton, makan, ato tamsya, semuanya pada sibuk pegang gadget-nya masing-masing. Foto-foto bentar…. eh selancar lagi lagi di dunia maya. Nah kita yang bentuk manusia asli ini dianggep apa…? Usahakan saat kita berinteraksi dengan orang lain secara nyata (kopdar), singkirkan itu yang namanya gadget. Nikmati interaksi itu, karena bisa jadi itu kesempatan langka.

10. FB jadi Social NOTworking bukan Social NETworking. Kalo pas ngerjain tugas dan harus buka internet, bukan google-nya dulu yg dibuka (buat nyari bahan), tapi facebooknya. Kadang saking asik FB-an lupa deh sama tugas.

11. Munculnya game-game facebook yang tidak jelas dasar hukumnya (khusus muslim). Saya sebagai seorang muslim, masih belum mengerti apa hukum bermain permainan seperti poker. Apalagi seringkali chip-nya bisa diperjual belikan. Mungkin anda bisa menjelaskan???

12. Berhubungan sosial secara langsung ternyata jauh lebih baik daripada interaksi di dunia maya. Di dunia maya orang bisa berubah sifatnya. Hal ini mungkin dupengaruhi karena kita tidak bertatap muka langsung dengan objek bicara. Sehingga tak jarang kita mengumbar kata-kata yang tidak sepantasnya. Hal ini berbeda saat kita berbicara secara langsung. DI saat lawan bicara kita tidak nyaman dengan pembicaraan kita, maka kia pun akan merespon langsung, entah itu dengan meminta maaf atau mengalihkan topik pembicaraan.

Itulah beberapa alasan kenapa saya menutup akun facebook. Dan keputusan untuk mengakhiri penggunaan ini pun juga butuh proses yang panjang. Sempat ada ketakutan akan susah berkomunikasi. Tapi toh ternyata komunikasi tetap lancar terjaga. Taupun pernah juga takut akan memutus tali silaturahmi. Namun kalo dipikir-pikir, masa sih tali silaturahmi cuman bisa kehubung pake facebook doank??? Intinya pinter-pinternya kita  deh.

BTW, bisa jadi paparan saya tidak semuanya anda setujui. Dan saya tidak memaksa anda semua untuk mengikuti jalan pikiran saya. Ini semua tidak lebih dari sharing dan tukar pendapat yang semoga bisa kita jadikan bahan perenungan. Dan semuanya tergantung pada diri kita masing-masing dalam menyikapinya.

%d blogger menyukai ini: