Arsip

Archive for the ‘Wisata’ Category

My Picnic Story (Chapter 01) : Bajulmati Beach

November 18, 2012 8 komentar

“Bayangin! Bayangin! Pasti keren kalau kalian yang cewe ke Pantai pakai gaun warna putih dengan topi kaya punya Ajeng…. berjalan di sepanjang pantai dan dihempas angin laut yang menggoda…. wiuuuuh kaya di film Korea.” ujarku pada Rijal, Lita dan Nora di hadapanku.

“Yah kalau mau putih pakai mukenah aja mas.” tiba-tiba Fila dari dalam kamar nyletuk seenaknya. Jujur banget ya, nih anak selalu bikin momen sentimentil jadi kacau gara-gara omongannya yang absurd ~__~”. Sekarang bayangin ke pantai pakai mukenah itu kaya apa jadinya?

“Ih mbak ajeng pake topi itu jadi kaya tukang ngamen.” Cletukan Fila makin semena-mena. Sontak Ajeng yang dari tadi sibuk memadankan sudut topi pantainya di depan kaca jadi uring-uringan.

Tapi walau suasana pagi yang cerah sedikit ternoda dengan omongan Fila, tetap saja ini hari yang menyenangkan bagi kelompok arisan kami. Karena hari ini Piknik ke pantai. Yuhuuuuuuu….

Sudah lama juga sih gup arisanku tidak bertamasya. Terakhir saat mas Maharf masih di Malang. Kalau gak salah itu sebelum puasa. Itulah kenapa begitu ada momen tanggal merah di kalender, kami kalap merencanakan piknik yang murah meriah.

Tak beberapa lama, Pepenk sebagai driver proffesional (pengen nyebut supir gak tega) datang membawa mobil rental yang sudah kami sewa sebelumnya. Berangkat dari rumah Ajeng, tujuh orang. Aku, Rijal, Pepeng, Lita, Ajeng, Fila dan Nora. Sementara Destria dijemput langsung di rumahnya dikarenakan alamatnya berada di City Side (Pinggiran he he he he).

Tujuan piknik kami kali ini adalah ke pantai Bajulmati. Salah satu pantai yang terletak wilayah Malang Selatan (kurang lebih 60 km dari Kota). Untuk mencampainya dibutuhkan sekitar 2 – 3 jam perjalanan dengan mobil atau 1,5 – 2 jam kalau pakai motor. Kondisi jalan yang ditempuh pun terbilang sangat baik. Hanya saja perlu sedikit kewaspadaan ekstra karena tikungannya meliuk-liuk kaya jogednya Inul Daratista….Bukak sithik joosssss (Oh please…..). Tapi ciyusss loh! Beruntung aku duduk di jok depan dan menguasai tape/radio mobil. Sehingga lagu yang diputar semuanya adalah seleraku ho ho ho ho. No Koplo, No Underground, No Women…. Nemeeeen. Yang lainnya sih sempat bete karena kebiasaanku yang suka mengganti-ganti musik seenaknya. Sori Guuuuyssss.

Sekitar 5 km (kalau gak salah….. ya bener) dari tujuan, terbentanglah jembatan Bajulmati. Jembatan seharga 35 Milliar lebih ini terbilang sangat keren. Yakin deh, siapapun yang lewat bakalan tergoda untuk foto-foto. Buktinya begitu sampai di jembatan ini, kami pun kalap jepret sana-sini dengan pose yang amat sangat unyu cetar membahana badai…. U la la.

Tak beberapa lama setelah puas mempermalukan diri di depan kamera, akhirnya kami sampai di Pantai Bajulmati. Ongkos masuk per orang Rp. 5000,- dan parkir mobil Rp. 5000,- juga. Termasuk murah untuk pemandangan pantai yang luar biasa indahnya.

Semilir angin pantai ini benar-benar membuat jantungku berdegup kencang. Entah darimana datangnya, tiba-tiba soundtrack serial drama Jepang Beach Boys serasa mengalun. Kubayangkan diriku bak Takeshi Sorimachi. Bedanya Takeshi Sorimachi punya perut sixpack, sementara sixpack-ku tertutup timbunan lemak…. #bedatipis.

Kulihat teman-temanku yang dalam perjalanan tadi sedikit ngantuk jadi kembali bergairah. Semua perlengkapan piknik kami keluarkan. Kami pilih spot paling asik untuk menggelar tikar biru milikku yang biasa dipakai ibuku untuk pengajian. Sementara itu Nora sibuk dengan kompor mini milik karang taruna Pandanwangi (Damn….. I love this Kelurahan) yang dia pinjam.

“Wooohooooooooo………….” si Lita teriak-teriak mirip Wiro Sableng. Mumpung gak ada mahasiswanya jadi dia gak perlu jaim, katanya. Karena profesinya sebagai Dosen menuntutnya untuk jaim, apalagi saat bangku perkuliahan. Saya sih mikir akan lucu juga kalau gak sengaja ada mahasiswa Lita tiba-tiba nongol dan menjumpai dosennya lagi heboh kaya gitu ha ha ha ha ha.

Perlu diakui Pantai Bajulmati ini punya pemandangan yang sangat indah. Suasananya gak terlalu ramai sehingga pantainya bisa terbilang bersih. Warna pasir yang coklat keemasan dikombinasikan dengan warna biru laut dan langit semakin mempercantik suasana. Karang-karang yang berdiri kokoh bak gerbang antar dimensi jadi satu panorama yang jarang ditemui di tempat lain. Walau ombak terbilang deras, tapi ada salah satu spot di bagian barat pantai yang nyaman untuk di buat berbincang. Dan disinilah aku dan teman-temanku saling berbicara dari hati ke hati. Biarlah masalah yang ada ikut tersapu ombak. Dan momen di Pantai Bajulmati ini akan masuk dalam salah satu cerita kami. Dimana anak cucu kami bisa menikmati betapa indahnya pertemanan kami.

Bentar…… di awal menulis agak gokil tapi akhir-akhir agak syahdu ya? Ha ha ha ha. Namanya juga hidup, harus ada variasi. Ini adalah piknik pertama kami. Mungkin belum sesempurna yang kubayangkan, tapi tetap jadi salah satu momen paling menyenangkan. Walau Nora dan Lita sewot dengan wajah mereka yang berubah belang, dan aku juga protes kenapa antara sesudah dan sebelum berjemur tetep saja hitam. I love this moment so much

Visit Indonesia 2010 (Iklan Pariwasata Indonesia)

Soal urusan iklan pariwisata, boleh jadi kita kalah dengan negara tetangga. Bahkan saking rajinnya ngejar target wisatawan, si negara tetangga itu meng-klaim beberapa kebudayaan Indonesia.

BTW, saya kira tak perlu panjang lebar bahas soal kali mengklaim itu. Alangkah jauh lebih baik, kalo negara kita bikin Iklan pariwisata untuk mengenalkanpotensi wisata kita yang seabrek banyaknya. Namun, perlu diingat, bahwa jangan samapi iklan yang dibuat justru tidak menampilkan Indonesia sebagai bangsa yang kaya budaya, adat, dan panorama alam. Percuma donk kalo yang kita liatain mall, atau lapangan golf yang mungkin di negara lainnya udah pada banyak.

Tampilkan saja keunikan Indonesia dengan jujur. Bahkan bis bagong atau kopaja yang terkenal parah pun bisa kita jadikan sarana penarik wisatawan karena nilai petualangannya. Coba kita pikir, kalo bisa nyaman mah udah kebanyakan. Namun di mana lagi kita bisa naik bis yang campur ayam, kambing, bahkan sapi, ditambah live performance dari artis jalanan, serta uji nyali bila ada copet atau jambret (yg terakhir sebaiknya jangan deh). Jarang-jarang kan orang negara maju ngerasain hal-hal model begitu.

Nah kebetulan di youtube kemaren diluncurkan iklan pariwisata Indonesia yang keren banget. Iklan ini betul-betul membuat saya tak henti-hentinya tersenyum. Bukan karena lucu, tapi karena saya seolah melihat Indonesia yang begitu menarik di iklan ini. Walaupun kenyataannya saya tinggal di negeri ini.

Dalam iklan ini juga digambarkan bahwa dari kalangan borju sampai pengembara pun bisa mencari jenis wisata yang mereka idamkan di Indonesia. Dengan kata lain, Indonesia welcome untuk semua. So bagi anda turis asing….. please visit Indonesia…!!!!!

Video Visit Indonesia 2010

Indonesia OUR HOMELAND..
Indonesia OUR INSPIRATION..

BE READY TO HAVE A JOURNEY TO THE BEAUTY OF EQUATORIAL EMERALD..

ITS TIME TO VISIT INDONESIA

\(^_^)/

——————————————-

sight seeing di video ini :

Bali : terminal ubung, bandara ngurah rai, dreamland, balongan beach, ubud, kuta, pasar sukawati, tanah lot

Jabar : green canyon (pangandaran), atv (lembang bandung), parasailing (puncak)

Jatim : bromo, suku tengger, reoq ponorogo

Jogja : malioboro, paris (parangtritis beach), keraton

Jakarta : monas, kota tua, bundaran HI, museum fatahillah, mille (duh)

NTT : pulau komodo

Sulawesi : bunaken / wakatobi (not sure)

Lagu Sakti Bagi yang Pengen Tahu Malang

April 11, 2010 2 komentar

Malang merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur. Walau bisa dikatakan bukan kota yang luas, tapi Kota ini menyimpan sejuta tempat eksotis dan menarik yang layak disinggahi oleh siapapun. Dijamin kalo sudah kenal dengan kota Malang, akan punya keinginan untuk kembali atau bahkan menetap di bumi Arema ini.

Bicara soal kota Malang memang tak lengkap kalo tidak membicarakan tempat-tempat wisatanya. Kalo saya jelaskan satu-persatu bakalan panjang. Beruntung kemaren saya nemu lagu di KDS 8, yang cukup menggambarkan kota ini dengan baik. Judulnya “Malang Pancen Rame” yang dinyanyikan oleh Hendika. Bahkan kalo saya menilai lagu ini wajib didengar oleh pencinta Malang.

Liriknya :

Malang Pancen Rame

Malam minggu mlaku-mlaku sak kancane
Alun-alun wayah sore pancen rame
Mudo-mudi gegojekan sak kancane
Sing dho pacaran gandhengan tangan cek mesrane

Kutho malang kuthone pancen rame
Pasar Induk Gadang panggonane
Kulon lun alun ngeglok Masjid Jami’e
Ojo lali Arjosari terminale

Tahu tempe Sanan panggonane
jalan Lombok terkenal soto ayame
nyami’ane kripik singkong jik nyamplenge
Aremania wis kondang sepakbolae

(*) Pantai wisata ora ketinggalan
Papan kang edi ugo tempat pemandian
Balekambang kesuwur neng Kutho Bathur
Sendang Biru ning Sumber Manjing ojo kliru

Songgoriti manggon ning kutho Batu
Coban Rondho ning Pujon pancen ono
Bajul Mati mas pancen ndundut ati
Ojo bingung kowe kari pilih ngendi

Yen ora ngandel ceritaku iki
Bukteake kutho malang pancen asri
Wus kondang kaloko kuto malang iki
Yen tindak mriko kulo jamin pengen kari

back to (*)

Terjemahan Bahasa Indonesia

Malang Memang Ramai

Malam minggu jalan-jalan bersama teman-temannya
Alun-alun di kala sore memang ramai
Muda-mudi bersenda gurau bersama teman-temannya
Yang sedang pacaran berpegangan tangan dengan mesranya

Kota Malang kotannya memang ramai
Pasar Induk Gandang tempatnya (belanja)
Barat Alun-Alun ada Masjid Jami’
Jangan lupa Arjosari terminalnya

Tahu tempe, Sanan tempatnya
Jalan lombok terkenal soto ayamnya
Kudapannya kripik singkong sangat enaknya (maknyusnya)
Aremania sudah terkenal sepakbolanya

Pantai wisata tidak ketinggalan
Tempat yang bagus juga pemandian
Balekambang termasyur di kota Bathur
Sendang Biru di Sumber Manjing jangan keliru

Songgoriti bertempat di kota Batu
Coban Rondo di Pujon memang ada
Bajul mati..mas, memang menyentuh hati
Jangan bingung anda tinggal pilih mana

Jika tidak percaya ceritaku ini
Buktikan kota Malang memang asri
Sudah terkenal sejak dulu kala kota Malang ini
Bila pergi ke sini saya jamin ingin tinggal

Malang Pancen Rame

Malam minggu mlaku-mlaku sak kancane
Alun-alun wayah sore pancen rame
Mudo-mudi gegojekan sak kancane
Sing dho pacaran gandhengan tangan cek mesrane

Kutho malang kuthone pancen rame
Pasar Induk Gadang panggonane
Kulon lun alun menggok Masjid Jami’e
Ojo lali Arjosari terminale

Tahu tempe Sanan panggonane
jalan Lombok terkenal soto ayame
nyami’ane kripik singkong jik nyamplenge
Aremania wis kondang sepakbolae

(*) Pantai wisata ora ketinggalan
Papan kang edi ugo tempat pemandian
Balekambang kesuwur neng Kutho Bathur
Sendang Biru ning Sumber Manjing ojo kliru

Songgoriti manggon ning kutho Batu
Coban Rondho ning Pujon pancen ono
Bajul Mati mas pancen ndundut ati
Ojo bingung kowe kari pilih ngendi

Yen ora ngandel ceritaku iki
Bukteake kutho malang pancen asri
Wus kondang kaloko kuto malang iki
Yen tindak mriko kulo jamin pengen kari

back to (*)

Terjemahan Bahasa Indonesia

Malang Memang Ramai

Malam minggu jalan-jalan bersama teman-temannya
Alun-alun di kala sore memang ramai
Muda-mudi bersenda gurau bersama teman-temannya
Yang sedang pacaran berpegangan tangan dengan mesranya

Kota Malang kotannya memang ramai
Pasar Induk Gandang tempatnya (belanja)
Barat Alun-Alun belok (ada) Masjid Jami’
Jangan lupa Arjosari terminalnya

Tahu tempe, Sanan tempatnya
Jalan lombok terkenal soto ayamnya
Kudapannya kripik singkong sangat enaknya (maknyusnya)
Aremania sudah terkenal sepakbolanya

Pantai wisata tidak ketinggalan
Tempat yang bagus juga pemandian
Balekambang termasyur di kota Bathur
Sendang Biru di Sumber Manjing jangan keliru

Songgoriti bertempat di kota Batu
Coban Rondo di Pujon memang ada
Bajul mati..mas, memang menyentuh hati
Jangan bingung anda tinggal pilih mana

Jika tidak percaya ceritaku ini
Buktikan kota Malang memang asri
Sudah terkenal sejak dulu kala kota Malang ini
Bila pergi ke sini saya jamin ingin tinggal

%d blogger menyukai ini: